Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Generation Z Muslim Consumers And The Fomo Trend Of Non-Halal Korean Food In Indonesia: A Sharia Perspective Study

View through CrossRef
Abstract This research examines the problematic of fomo in consuming Korean food. This research also examines how Islam views the fomo trend of non-halal Korean food among Indonesian Muslims, as well as the essence of halal food for sharia compliance by a Muslim, how the role of importers in distributing Korean food to Indonesia. The benefit obtained from the results of this study is that it can provide an in-depth understanding based on a sharia perspective regarding the fomo trend among Indonesian Muslims in consuming Korean food. This research uses qualitative methods and is described descriptively with data sources based on library research or literature studies from various literatures, which aim to review and evaluate relevant research so as to provide a point of view that can answer research problems. The FOMO trend has an unfavorable impact on individual social activities on social media, with various types of food entering Indonesia whose halalness is unclear. As a devout Muslim, it is necessary to be aware of the importance of the halalness of the food consumed. Based on the analysis and findings of the researchers, several findings can be concluded, namely: The importance of Sharia compliance for a Muslim; Consumer awareness of halal food; The role of Importers and Halal Certification Organizing Bodies for non-halal products circulating in the market.   Keywords: halal sertification, fomo trend, muslim consumers, korean food, importir.                   Abstrak Penelitian ini mengkaji problematika tren fomo dalam mengkonsumsi makanan Korea. Penelitian ini mengkaji bagaimana pandangan Islam terhadap tren fomo makanan Korea non halal di kalangan muslim Indonesia, serta esensi makanan halal bagi kepatuhan syariah oleh seorang muslim, dan peran importir dalam mendistribusikan makanan Korea ke Indonesia. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsumsi seorang muslim dalam menghadapi tren fomo makanan Korea berdasarkan perspektiv syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan diuraikan secara deskriptif dengan sumber data dari dari berbagai literatur dengan tujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi penelitian yang relevan sehingga memberikan sudut pandang dalam menjawab permasalahan penelitian. Tren FOMO memberikan dampak yang kurang baik bagi aktivitas sosial individu di media sosial, dengan adanya berbagai macam jenis makanan yang masuk ke Indonesia yang belum jelas kehalalannya. Sebagai konsumen muslim, perlu adanya kesadar akan pentingnya kehalalan makanan yang dikonsumsi. Berdasarkan analisis dan temuan peneliti, maka dapat disimpulkan beberapa temuan yaitu: Pentingnya kepatuhan Syariah bagi seorang muslim; Kesadaran Konsumen akan makanan halal; Peran Importir dan Badan Penyelenggara Sertifikasi Halal atas produk-produk non halal yang beredar di pasar.   Kata Kunci: sertifikasi halal, tren fomo, konsumen muslim, makanan korea, importir
Title: Generation Z Muslim Consumers And The Fomo Trend Of Non-Halal Korean Food In Indonesia: A Sharia Perspective Study
Description:
Abstract This research examines the problematic of fomo in consuming Korean food.
This research also examines how Islam views the fomo trend of non-halal Korean food among Indonesian Muslims, as well as the essence of halal food for sharia compliance by a Muslim, how the role of importers in distributing Korean food to Indonesia.
The benefit obtained from the results of this study is that it can provide an in-depth understanding based on a sharia perspective regarding the fomo trend among Indonesian Muslims in consuming Korean food.
This research uses qualitative methods and is described descriptively with data sources based on library research or literature studies from various literatures, which aim to review and evaluate relevant research so as to provide a point of view that can answer research problems.
The FOMO trend has an unfavorable impact on individual social activities on social media, with various types of food entering Indonesia whose halalness is unclear.
As a devout Muslim, it is necessary to be aware of the importance of the halalness of the food consumed.
Based on the analysis and findings of the researchers, several findings can be concluded, namely: The importance of Sharia compliance for a Muslim; Consumer awareness of halal food; The role of Importers and Halal Certification Organizing Bodies for non-halal products circulating in the market.
  Keywords: halal sertification, fomo trend, muslim consumers, korean food, importir.
                  Abstrak Penelitian ini mengkaji problematika tren fomo dalam mengkonsumsi makanan Korea.
Penelitian ini mengkaji bagaimana pandangan Islam terhadap tren fomo makanan Korea non halal di kalangan muslim Indonesia, serta esensi makanan halal bagi kepatuhan syariah oleh seorang muslim, dan peran importir dalam mendistribusikan makanan Korea ke Indonesia.
Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsumsi seorang muslim dalam menghadapi tren fomo makanan Korea berdasarkan perspektiv syariah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan diuraikan secara deskriptif dengan sumber data dari dari berbagai literatur dengan tujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi penelitian yang relevan sehingga memberikan sudut pandang dalam menjawab permasalahan penelitian.
Tren FOMO memberikan dampak yang kurang baik bagi aktivitas sosial individu di media sosial, dengan adanya berbagai macam jenis makanan yang masuk ke Indonesia yang belum jelas kehalalannya.
Sebagai konsumen muslim, perlu adanya kesadar akan pentingnya kehalalan makanan yang dikonsumsi.
Berdasarkan analisis dan temuan peneliti, maka dapat disimpulkan beberapa temuan yaitu: Pentingnya kepatuhan Syariah bagi seorang muslim; Kesadaran Konsumen akan makanan halal; Peran Importir dan Badan Penyelenggara Sertifikasi Halal atas produk-produk non halal yang beredar di pasar.
  Kata Kunci: sertifikasi halal, tren fomo, konsumen muslim, makanan korea, importir.

Related Results

Analisis Dampak Kesadaran Halal dan Label Halal terhadap Niat Beli Mie Instan Korea Pada Remaja di Sumenep Melalui Sikap
Analisis Dampak Kesadaran Halal dan Label Halal terhadap Niat Beli Mie Instan Korea Pada Remaja di Sumenep Melalui Sikap
ABSTRAK Tujuan dilangsungkannya sebuah penelitian ini ialah untuk mengkaji pengaruh kesadaran halal dan label halal terhadap niat beli mie instan Korea pada remaja di Sumenep melal...
Consumers and Halal cosmetic products: knowledge, religiosity, attitude and intention
Consumers and Halal cosmetic products: knowledge, religiosity, attitude and intention
Purpose – The purpose of this paper is to add to the body of knowledge about attitude and intention to choose a Halal product. Despite the importance of the Hal...
The Role of Halal Center in Increasing Sustainable Economy in the Halal Industry Sector
The Role of Halal Center in Increasing Sustainable Economy in the Halal Industry Sector
The role of the Indonesian Ulama Council (MUI) in halal labeling is still considered ineffective. So, the government enacted Law Number 3 of 2014 concerning Halal Product Guarantee...
PERAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA
PERAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA
<p>Negara menerbitkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pasal 4 Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UUJPH) jo Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor...
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Abstract. This research aims to analyze the effect of MSME halal certification on halal tourism in the Al Jabar Mosque area in Bandung City, where many MSMEs in the Al Jabbar Grand...
Analisis Peluang, Tantangan, dan Strategi Industri Halal di Indonesia
Analisis Peluang, Tantangan, dan Strategi Industri Halal di Indonesia
Indonesia as a country with the largest Muslim population in the world, has great potential in the halal industry. The term "halal" refers to products and services that comply with...

Back to Top