Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBASIS HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORIES TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF SISWA
View through CrossRef
Berpikir reflektif memiliki peran penting bagi siswa pada pembelajaran matematika yang melibatkan pemecahan masalah. Namun, siswa seringkali memiliki kemampuan berpikir reflektif yang cenderung rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan berpikir reflektif siswa yang mendapat pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbasis Hypothetical Learning Trajectories (HLT) dan siswa yang menerima pembelajaran konvensional. Penelitian ini bersifat kuantitatif quasi-eksperimental menggunakan desain non-equivalent pretest-posttest. Sebanyak 72 siswa kelas XII dari SMA Negeri 1 Boyolali menjadi subjek penelitian. Mereka dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kemampuan berpikir reflektif siswa dianalisis menggunakan tes berpikir reflektif berupa soal matematika non-rutin yang telah divalidasi sebagai bagian dari alat pengumpulan data. Uji statistika inferensial dan deskriptif diterapkan dalam menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran RME berbasis HLT dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memiliki kemampuan berpikir reflektif yang berbeda secara signifikan. Hasil lain menunjukkan bahwa siswa yang menerima pembelajaran RME berbasis HLT mengungguli siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dalam hal berpikir reflektif.
Universitas PGRI Semarang
Title: EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBASIS HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORIES TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF SISWA
Description:
Berpikir reflektif memiliki peran penting bagi siswa pada pembelajaran matematika yang melibatkan pemecahan masalah.
Namun, siswa seringkali memiliki kemampuan berpikir reflektif yang cenderung rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan berpikir reflektif siswa yang mendapat pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbasis Hypothetical Learning Trajectories (HLT) dan siswa yang menerima pembelajaran konvensional.
Penelitian ini bersifat kuantitatif quasi-eksperimental menggunakan desain non-equivalent pretest-posttest.
Sebanyak 72 siswa kelas XII dari SMA Negeri 1 Boyolali menjadi subjek penelitian.
Mereka dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol.
Kemampuan berpikir reflektif siswa dianalisis menggunakan tes berpikir reflektif berupa soal matematika non-rutin yang telah divalidasi sebagai bagian dari alat pengumpulan data.
Uji statistika inferensial dan deskriptif diterapkan dalam menganalisis data.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran RME berbasis HLT dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memiliki kemampuan berpikir reflektif yang berbeda secara signifikan.
Hasil lain menunjukkan bahwa siswa yang menerima pembelajaran RME berbasis HLT mengungguli siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dalam hal berpikir reflektif.
Related Results
Reflections Of Zoltan P. Dienes On Mathematics Education
Reflections Of Zoltan P. Dienes On Mathematics Education
The name of Zoltan P. Dienes (1916- ) stands with those ofJean Piaget, Jerome Bruner, Edward Begle, and Robert Davis as legendary figures whose work left a lasting impression on th...
An Exploratory Study of Mathematics Anxiety in Caribbean Preservice Teachers
An Exploratory Study of Mathematics Anxiety in Caribbean Preservice Teachers
The Problem Correlational studies suggest that gender, attitudes to mathematics, mathematics performance, the number of college mathematics courses taken, and mathematics teacher ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi logaritma dan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penga...
Proses Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Program Linear
Proses Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Program Linear
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal program linear. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif....
MODEL PROJECT BASED LEARNING TERINTEGRASI STEAM TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA BERBASIS SOAL NUMERASI
MODEL PROJECT BASED LEARNING TERINTEGRASI STEAM TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA BERBASIS SOAL NUMERASI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa berbasis soal numerasi dan kecerdasan emosional antara siswa yang ...
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Dan Efikasi Diri Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Dan Efikasi Diri Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa
Pemerintah tidak menyadari bahwa mengubah kurikulum saja tidak cukup, sebab perubahan kurikulum tidak dengan sendirinya dapat merubah pola berpikir siswa terutama dalam pelajaran m...
Integrasi Realistic Mathematics Education dan Multiple Intelligences pada Siswa Sekolah Dasar
Integrasi Realistic Mathematics Education dan Multiple Intelligences pada Siswa Sekolah Dasar
Abstrak: Riset ini ditujukan untuk mengetahui efektifitas bahan ajar matematika sekolah dasar dengan mengintegrasikan Realistic Mathematics Education dan Multiple Intelligences. Ku...

