Javascript must be enabled to continue!
Sejenak Memikirkan Seyyed Hossein Nasr
View through CrossRef
Nasr adalah salah satu filosof muslim terbesar yang masih hidup, beberapa sarjana filsafat barat menyandingkan namanya sebagai penerus filosof abad pertengahan seperti Al Farabi, Ibnu Sina, Ibn Rusyd. Otensitas pemikirannya tidak diragukan, ekstensi wawasannya begitu luas dalam melihat spektrum masalah yang beragam. Seyyed Hossein Nasr dilahirkan pada tanggal 7 april 1933 di Teheran, lahir dari keluarga dokter terkenal di Teheran. Ayah dan ibunya mewakili untaian budaya Persia yang beragam dan kaya keunikan (Hans, 2001:3). Nasr adalah anak pertama dari Seyyed Valiallah yang menikah di usia 60 tahun, merupakan tokoh transformasi pendidikan modern di Teheran, seorang professor kedokteran yang khusus mempelajari tradisi pengobatan Islam kuno dari Ibnu Sina (Avicena). Salah satu leluhurnya, Mulla Seyyed Mohammad Taqi Posht-Mashhadi, adalah orang suci Kashan yang terkenal, dan mausoleumnya terletak di sebelah makam raja Safawi Shah 'Abbas, masih dikunjungi peziarah sampai dengan hari ini. Selama beberapa generasi secara turun temurun keluarganya terlibat dalam sufisme (Islamic mysticism) (Hans, 2001:4). Seperti pada umumnya keluarga muslim kelas menengah di Teheran, Nasr dilahirkan dari gabungan modernitas barat dengan tradisionalisme budaya Teheran yang beragam, dikemudian hari Nasr menulis tentang Knowledge and Sacred dilatarbelakangi oleh keadaan keluarga nya yang mengadopsi dua pandangan antara tradisionalisme sufisme (Islamic mysticism) dan modernitas pendidikan Barat (western well-educated).
Title: Sejenak Memikirkan Seyyed Hossein Nasr
Description:
Nasr adalah salah satu filosof muslim terbesar yang masih hidup, beberapa sarjana filsafat barat menyandingkan namanya sebagai penerus filosof abad pertengahan seperti Al Farabi, Ibnu Sina, Ibn Rusyd.
Otensitas pemikirannya tidak diragukan, ekstensi wawasannya begitu luas dalam melihat spektrum masalah yang beragam.
Seyyed Hossein Nasr dilahirkan pada tanggal 7 april 1933 di Teheran, lahir dari keluarga dokter terkenal di Teheran.
Ayah dan ibunya mewakili untaian budaya Persia yang beragam dan kaya keunikan (Hans, 2001:3).
Nasr adalah anak pertama dari Seyyed Valiallah yang menikah di usia 60 tahun, merupakan tokoh transformasi pendidikan modern di Teheran, seorang professor kedokteran yang khusus mempelajari tradisi pengobatan Islam kuno dari Ibnu Sina (Avicena).
Salah satu leluhurnya, Mulla Seyyed Mohammad Taqi Posht-Mashhadi, adalah orang suci Kashan yang terkenal, dan mausoleumnya terletak di sebelah makam raja Safawi Shah 'Abbas, masih dikunjungi peziarah sampai dengan hari ini.
Selama beberapa generasi secara turun temurun keluarganya terlibat dalam sufisme (Islamic mysticism) (Hans, 2001:4).
Seperti pada umumnya keluarga muslim kelas menengah di Teheran, Nasr dilahirkan dari gabungan modernitas barat dengan tradisionalisme budaya Teheran yang beragam, dikemudian hari Nasr menulis tentang Knowledge and Sacred dilatarbelakangi oleh keadaan keluarga nya yang mengadopsi dua pandangan antara tradisionalisme sufisme (Islamic mysticism) dan modernitas pendidikan Barat (western well-educated).
Related Results
Hakikat Pemikiran Seyyed Hossein Nasr
Hakikat Pemikiran Seyyed Hossein Nasr
This study wants to provide insight into the importance of thinking Seyyed Hossein Nasr in the Islamic world. The rise of various thoughts that deviate from the teachings of Islam ...
Bridging Sacred Traditions: Seyyed Hossein Nasr’s Hermeneutics and the Application of Biblical References in “The Study Quran”
Bridging Sacred Traditions: Seyyed Hossein Nasr’s Hermeneutics and the Application of Biblical References in “The Study Quran”
The application of biblical references in the field of interpretation is not a new phenomenon, but it does not make it a common practice. This study examines Seyyed Hossein Nasr's ...
Seyyed Hossein Nasr’s Perennialism Perspective for the Development of Religious Studies in Indonesia
Seyyed Hossein Nasr’s Perennialism Perspective for the Development of Religious Studies in Indonesia
One of phenomena that can be analyzed in modern life of human being nowadays is the dysfunction of religion in the social sphere and the development of science and technology. In t...
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM: REKONSTRUKSI PEMIKIRAN SEYYED HOSSEIN NASR TENTANG PENDIDIKAN DAN FITRAH MANUSIA
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM: REKONSTRUKSI PEMIKIRAN SEYYED HOSSEIN NASR TENTANG PENDIDIKAN DAN FITRAH MANUSIA
Human morality is an extended reflection to which the educational process influences daily behavior. Islamic education aims to produce output that is intelligent and moral. Impleme...
A Survey Study of Recent Works on Nasr’s Eco-Religious Thought and Approach (Satu Tinjauan Terhadap Karya-Karya Terbaru Tentang Pemikiran dan Pendekatan Eco-Agama Nasr)
A Survey Study of Recent Works on Nasr’s Eco-Religious Thought and Approach (Satu Tinjauan Terhadap Karya-Karya Terbaru Tentang Pemikiran dan Pendekatan Eco-Agama Nasr)
The current paper presents a brief survey study on recent works on Nasr's eco-religious thought and approach. The paper aims to analyse these works critically to focus how and up t...
Sacred sustainability as a post-development ethos: Recontextualizing Seyyed Hossein Nasr's metaphysics for Indonesia’s ecological crisis
Sacred sustainability as a post-development ethos: Recontextualizing Seyyed Hossein Nasr's metaphysics for Indonesia’s ecological crisis
Background: The contemporary ecological crisis in Indonesia reflects not only a failure of governance but a deeper metaphysical rupture caused by the dominance of anthropocentric a...
KONSEP ETIKA LINGKUNGAN DALAM BUKU MAN AND NATURE KARYA SEYYED HOSSEIN NASR
KONSEP ETIKA LINGKUNGAN DALAM BUKU MAN AND NATURE KARYA SEYYED HOSSEIN NASR
Krisis lingkungan global menunjukkan bahwa permasalahan ekologis tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan krisis sudut pandang manusia terhadap lingkungan yang cen...
Seyyed Hossein Nasr with Ramin Jahanbegloo, In Search of the Sacred
Seyyed Hossein Nasr with Ramin Jahanbegloo, In Search of the Sacred
In Search of the Sacred, as the subtitle indicates, lets readers in on a widerangingconversation between Seyyed Hossein Nasr, one of the world’smost prolific Muslim intellectuals, ...

