Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Tebal Core Komposit Sandwich Berpenguat Serat Rami dengan Material Core Kayu Balsa

View through CrossRef
Komposit dapat didefinisikan sebagai suatu material yang terbentuk dari dua atau lebih dan dikombinasikan untuk menghasilkan sifat mekanik yang unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ketebalan inti kayu balsa terhadap impak dan bending pada komposit sandwich yang dipenguat serat rami menggunakan matriks epoksi. Komposit disusun dengan dua lapis serat rami pada sisi atas dua dan sisi bawah dua, sedangkan variasi tebal core kayu balsa 2 mm, 4 mm, 6 mm. Komposit dibuat dengan metode hand lay-up arah serat rami (0°/90°) dan serat rami diberi perlakuan alkali dengan merendam menggunakan NaOH 5% selama 3 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tertinggi dari uji impak 0,0198 J/mm 2 pada variasi tebal core 6 mm, sedangkan nilai terendah dari uji impak 0,0119 J/mm 2 pada variasi tebal core 2 mm. Hasil uji nilai bending tertinggi ada pada variasi tebal core 2 mm memperoleh nilai 289,5 N/mm 2 , sedangkan nilai terendah ada pada variasi tebal core 6 mm yaitu 146,1 N/mm 2 . Hasil foto makro menunjukkan terjadinya kegagalan pada matriks rich , delaminasi dan kegagalan matriks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tebal inti kayu balsa pada komposit sandwich berpengaruh terhadap turunnya nilai kekuatan lentur. Sementara itu, semakin tebal inti kayu balsa pada komposit sandwich berpengaruh terhadap peningkatan nilai ketangguhan impak. Hasil dari foto makro terjadi matriks rich , delaminasi dan kegagalan matriks .     Kata kunci:  komposit, serat rami, epoksi.
Title: Pengaruh Tebal Core Komposit Sandwich Berpenguat Serat Rami dengan Material Core Kayu Balsa
Description:
Komposit dapat didefinisikan sebagai suatu material yang terbentuk dari dua atau lebih dan dikombinasikan untuk menghasilkan sifat mekanik yang unggul.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ketebalan inti kayu balsa terhadap impak dan bending pada komposit sandwich yang dipenguat serat rami menggunakan matriks epoksi.
Komposit disusun dengan dua lapis serat rami pada sisi atas dua dan sisi bawah dua, sedangkan variasi tebal core kayu balsa 2 mm, 4 mm, 6 mm.
Komposit dibuat dengan metode hand lay-up arah serat rami (0°/90°) dan serat rami diberi perlakuan alkali dengan merendam menggunakan NaOH 5% selama 3 jam.
Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tertinggi dari uji impak 0,0198 J/mm 2 pada variasi tebal core 6 mm, sedangkan nilai terendah dari uji impak 0,0119 J/mm 2 pada variasi tebal core 2 mm.
Hasil uji nilai bending tertinggi ada pada variasi tebal core 2 mm memperoleh nilai 289,5 N/mm 2 , sedangkan nilai terendah ada pada variasi tebal core 6 mm yaitu 146,1 N/mm 2 .
Hasil foto makro menunjukkan terjadinya kegagalan pada matriks rich , delaminasi dan kegagalan matriks.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tebal inti kayu balsa pada komposit sandwich berpengaruh terhadap turunnya nilai kekuatan lentur.
Sementara itu, semakin tebal inti kayu balsa pada komposit sandwich berpengaruh terhadap peningkatan nilai ketangguhan impak.
Hasil dari foto makro terjadi matriks rich , delaminasi dan kegagalan matriks .
     Kata kunci:  komposit, serat rami, epoksi.

Related Results

O nasljedstvu Balše III. Balšića
O nasljedstvu Balše III. Balšića
The inheritance of Balša III has been the subject of intense interest by Serbian and Montenegrin historians. Since the latter half of the 19th century, most of the relevant sources...
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Saat ini penggunaan polimer di dunia industri semakin berkembang, salah satunya dengan dibentuk menjadi komposit polimer. Matriks yang dapat digunakan dalam pembuatan komposit sala...
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Serat hayati merupakan bahan yang saat ini sedang banyak dikembangkan sebagai penguat material komposit bermatriks polimer. Penggunaan serat hayati sebagai penguat pada suatu kompo...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
Penggunaan bambu dibidang konstruksi sampai saat ini masih sangat terbatas dan hanya digunakan pada struktur ringan. Pengembangan penggunaan bambu dibidang struktur, khususnya dibi...
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Komposit didesain untuk menjadi material alternatif pengganti logam. Unsur utama dari komposit adalah serat dan matriks, serat adalah sumber dari kekuatan dan kekakuan pada komposi...
ANALISIS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA DENGAN VARIASI WAKTU CURING PADA PENGUJIAN IMPAK
ANALISIS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA DENGAN VARIASI WAKTU CURING PADA PENGUJIAN IMPAK
Kemajuan dalam bidang industri sudah sangat mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satu bidang yang mengalami perkembangan itu adalah bahan Komposit sebagai bahan material. Ha...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...

Back to Top