Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAYUMBA PROVINSI SULAWESI TENGAH
View through CrossRef
Abstract: Malaria is a re-emerging disease (can spread back by the large number) and still being a problem in Indonesia. This disease is caused by Plasmodium. This study aimed to analyze the risk factors towards malaria in This was an analytical observational study with a case control approach (retrospectively) in the working area of Mayumba Community Health Center, Morowali, Middle Celebes Province. Samples were 94 respondents and the ratio of cases and controls was 1:1, therefore, there were a total of 188 peoples obtained by using the simple random sampling. From the results it can be concluded that there was a significant relationship between behavioral factors (knowledge, attitude, be out of the house at night, and hanging clothes in the house) and the incidence of malaria in Mayumba Health Center. It is advisable to the District Health Department and Community Health Center Morowali Mayumba to conduct a survey aiming to determine entomology vector bionomic which will be useful against malaria.Keywords: behavior, malaria incidenceAbstrak: Malaria merupakan penyakit yang re-emerging (menular kembali secara massal) dan masih merupakan masalah di Indonesia. Penyakit menular ini disebabkan oleh Plasmodium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terhadap kejadian malariadi wilayah kerja Puskesmas Mayumba Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan pendekatan case control (retrospektif). Besar sampel penelitian ini sebanyak 94 responden, dengan perbandingan antara kelompok kasus dan kontrol 1:1 sehingga total sampel sebanyak 188 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara faktor perilaku (pengetahuan, sikap, keluar rumah pada malam hari, dan menggantung pakaian di dalam rumah) dengan kejadian malaria di Puskesmas Mayumba. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali dan Puskesmas Mayumba agar melakukan survei entomologi yang bertujuan untuk mengetahui bionomik vektor yang akan berguna dalam upaya penanggulangan malaria.Kata kunci: perilaku, kejadian malaria
Title: ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAYUMBA PROVINSI SULAWESI TENGAH
Description:
Abstract: Malaria is a re-emerging disease (can spread back by the large number) and still being a problem in Indonesia.
This disease is caused by Plasmodium.
This study aimed to analyze the risk factors towards malaria in This was an analytical observational study with a case control approach (retrospectively) in the working area of Mayumba Community Health Center, Morowali, Middle Celebes Province.
Samples were 94 respondents and the ratio of cases and controls was 1:1, therefore, there were a total of 188 peoples obtained by using the simple random sampling.
From the results it can be concluded that there was a significant relationship between behavioral factors (knowledge, attitude, be out of the house at night, and hanging clothes in the house) and the incidence of malaria in Mayumba Health Center.
It is advisable to the District Health Department and Community Health Center Morowali Mayumba to conduct a survey aiming to determine entomology vector bionomic which will be useful against malaria.
Keywords: behavior, malaria incidenceAbstrak: Malaria merupakan penyakit yang re-emerging (menular kembali secara massal) dan masih merupakan masalah di Indonesia.
Penyakit menular ini disebabkan oleh Plasmodium.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terhadap kejadian malariadi wilayah kerja Puskesmas Mayumba Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah.
Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan pendekatan case control (retrospektif).
Besar sampel penelitian ini sebanyak 94 responden, dengan perbandingan antara kelompok kasus dan kontrol 1:1 sehingga total sampel sebanyak 188 orang.
Cara pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling.
Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara faktor perilaku (pengetahuan, sikap, keluar rumah pada malam hari, dan menggantung pakaian di dalam rumah) dengan kejadian malaria di Puskesmas Mayumba.
Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali dan Puskesmas Mayumba agar melakukan survei entomologi yang bertujuan untuk mengetahui bionomik vektor yang akan berguna dalam upaya penanggulangan malaria.
Kata kunci: perilaku, kejadian malaria.
Related Results
FAKTOR RISIKO KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULAU HINAKO KECAMATAN SIROMBU KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2024
FAKTOR RISIKO KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULAU HINAKO KECAMATAN SIROMBU KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2024
Penyakit malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Genus Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina dan masih menjadi komitmen pemerintah yang ditua...
RISIKO LINGKUNGAN FISIK TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH DANAU SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA, PROVINSI PAPUA (Physical Environment Risk to The Incidence of Malaria in The Region of Sentani Lake, Jayapura District, Papua Province)
RISIKO LINGKUNGAN FISIK TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH DANAU SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA, PROVINSI PAPUA (Physical Environment Risk to The Incidence of Malaria in The Region of Sentani Lake, Jayapura District, Papua Province)
Abstrak Kejadian malaria di Indonesia merupakan persoalan kesehatan yang utama. Di Provinsi Papua, khususnya di wilayah Danau Sentani, prevalensi kejadian malaria masih menunjukkan...
Musta mere ranniku eesti asunikud malaaria meelevallas
Musta mere ranniku eesti asunikud malaaria meelevallas
At the end of the 19th century, Estonian settlers encountered malaria in the Volga region and Siberia, but outbreaks with the most serious consequences hit Estonians in the Black S...
Malaria epidemiological characteristics and control in Guangzhou, China, 1950–2022
Malaria epidemiological characteristics and control in Guangzhou, China, 1950–2022
Abstract
Background
Malaria was once widespread in Guangzhou, China. However, a series of control measures have succeeded in eliminating local malar...
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Terjadinya Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Sewon II Bantul
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Terjadinya Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Sewon II Bantul
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabutapten Bantul, data demam Berdarah Dengue dari seluruh Puskesmas di kabupaten Bantul Tahun 2017 menunjukan Puskesmas Sewon II menempati urutan ...
Komunikasi Organisasi Dinas Kesehatan dalam Program Eliminasi Malaria
Komunikasi Organisasi Dinas Kesehatan dalam Program Eliminasi Malaria
AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah kesuksesan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dalam program eliminasi malaria sehingga pada tahun 2015 Provinsi Jawa Timur mendapatkan ...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Data dari ILO menyebutkan hampir setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Penelitian tersebut menyataka...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi pada Ibu Hamil
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi pada Ibu Hamil
Latar belakang: Di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) masih tergolong tinggi. Hipertensi dalam kehamilan sering terjadi dan merupakan salah satu penyebab kematian ibu. Di Indonesia...

