Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL KARAGENAN DALAM PEMBUATAN SIRUP Mangrove ROSELLA

View through CrossRef
Tanaman mangrove pedada (Sonneratia caseolaris) merupakan komoditas sektor perikanan dan kelautan yang dinilai kaya akan nilai pemanfaatan mulai dari bagian batang hingga buahnya. Adapun keunggulan dari buah ini dapat langsung dimakan serta memiliki berbagai kandungan gizi, vitamin, dan metabolit sekunder. Salah satu diversifikasi produk buah pedada yaitu sirup. Larutan sirup perlu penstabil guna bahan utama mampu terperangkap dalam struktur gel sehingga tidak terjadi endapan serta menghasilkan nilai kekentalan yang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat menguji pengaruh karagenan terhadap karakteristik sirup serta nilai kesukaan terhadap kualitas sirup mangrove rosella yang dihasilkan. Sirup mangrove rosella dibuat dari buah mangrove jenis Sonneratia caseolaris dengan ditambah dengan pewarna alami dari kelopak bunga rosella. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pengulangan sebanyak tiga kali pada lima perlakuan yang diterapkan. Perlakuan yang dilakukan yaitu penambahan konsentrasi karagenan diantaranya Kontrol (0%), P1 (0,50%), P2 (0,75%), P3 (1%), dan P4 (1,25%). Parameter utama dalam penelitian ini yaitu gula reduksi, total asam, viskositas dan aktivitas antioksidan sedangkan parameter pendukungnya yaitu uji hedonik. Analisis data menggunakan analisis varians (ANOVA) dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf tingkat kepercayaan 95%. Hasil sidik ragam menunjukkan penambahan karagenan dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap gula reduksi, total asam, viskositas, aktivitas antioksidan dan kenampakan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan rasa sirup mangrove rosella yang dihasilkan. Berdasarkan uji hedonik, sirup mangrove rosella terbaik pada penambahan karagenan 0,75% yang berpengaruh terhadap rata–rata skor 3,69 yang menunjukkan tingkat kesukaan.
Title: STUDI PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL KARAGENAN DALAM PEMBUATAN SIRUP Mangrove ROSELLA
Description:
Tanaman mangrove pedada (Sonneratia caseolaris) merupakan komoditas sektor perikanan dan kelautan yang dinilai kaya akan nilai pemanfaatan mulai dari bagian batang hingga buahnya.
Adapun keunggulan dari buah ini dapat langsung dimakan serta memiliki berbagai kandungan gizi, vitamin, dan metabolit sekunder.
Salah satu diversifikasi produk buah pedada yaitu sirup.
Larutan sirup perlu penstabil guna bahan utama mampu terperangkap dalam struktur gel sehingga tidak terjadi endapan serta menghasilkan nilai kekentalan yang tepat.
Penelitian ini diharapkan dapat menguji pengaruh karagenan terhadap karakteristik sirup serta nilai kesukaan terhadap kualitas sirup mangrove rosella yang dihasilkan.
Sirup mangrove rosella dibuat dari buah mangrove jenis Sonneratia caseolaris dengan ditambah dengan pewarna alami dari kelopak bunga rosella.
Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pengulangan sebanyak tiga kali pada lima perlakuan yang diterapkan.
Perlakuan yang dilakukan yaitu penambahan konsentrasi karagenan diantaranya Kontrol (0%), P1 (0,50%), P2 (0,75%), P3 (1%), dan P4 (1,25%).
Parameter utama dalam penelitian ini yaitu gula reduksi, total asam, viskositas dan aktivitas antioksidan sedangkan parameter pendukungnya yaitu uji hedonik.
Analisis data menggunakan analisis varians (ANOVA) dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf tingkat kepercayaan 95%.
Hasil sidik ragam menunjukkan penambahan karagenan dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap gula reduksi, total asam, viskositas, aktivitas antioksidan dan kenampakan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan rasa sirup mangrove rosella yang dihasilkan.
Berdasarkan uji hedonik, sirup mangrove rosella terbaik pada penambahan karagenan 0,75% yang berpengaruh terhadap rata–rata skor 3,69 yang menunjukkan tingkat kesukaan.

Related Results

PENGARUH PEMBERIAN “KOMBUCHA” TEH ROSELLA TERHADAP PROFIL DARAH MENCIT (Mus musculus L)
PENGARUH PEMBERIAN “KOMBUCHA” TEH ROSELLA TERHADAP PROFIL DARAH MENCIT (Mus musculus L)
“Kombucha” rosella tea is a functional fermented beverage product solution from the petals of rosella tea and sugar using a microbial starter “Kombucha” (Acetobacter xylinum and se...
FORMULASI SIRUP HERBAL DAUN KELOR (Morringa oleifera) DENGAN EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.)
FORMULASI SIRUP HERBAL DAUN KELOR (Morringa oleifera) DENGAN EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.)
Sirup termasuk minuman instan yang memiliki rasa dan aroma tertentu. Beberapa tanaman dapatdimanfaatkan sebagai bahan baku untuk formulasi sirup herbal antara lain daun kelor dan b...
Pengaruh Kadar Karagenan Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ayam
Pengaruh Kadar Karagenan Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ayam
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan terhadap kualitas fisik dan organoleptik nugget ayam. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kua...
PENAMBAHAN KONSENTRASI BAHAN PENSTABIL DAN SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK SORBET MURBEI HITAM
PENAMBAHAN KONSENTRASI BAHAN PENSTABIL DAN SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK SORBET MURBEI HITAM
Sorbet merupakan salah satu makanan pencuci mulut dimana berasal dari pencampuran sari buah, sukrosa dan bahan penstabil yang memiliki bentuk menyerupai es krim. Penelitian ini ber...
Karagenan dan Aplikasinya di Bidang Farmasetika
Karagenan dan Aplikasinya di Bidang Farmasetika
Karagenan merupakan polisakarida linier tersulfasi dari D-galaktosa dan 3, 6-anhidro-D-galaktosa yang diekstraksi secara komersial dari rumput laut merah kelas Rhodophyceae. Nama k...
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA SIRUP MANGROVE PIDADA DENGAN PENAMBAHAN CMC DAN LAMA PEMANASAN
KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA SIRUP MANGROVE PIDADA DENGAN PENAMBAHAN CMC DAN LAMA PEMANASAN
Sirup adalah sari buah pekat yang diperoleh dengan cara pengepresan daging buah dan dilanjutkan dengan pemekatan baik dengan cara pendidihan biasa maupun dengan cara lain seperti p...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...

Back to Top