Javascript must be enabled to continue!
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Putih pada Berbagai Penambahan Lama Penyinaran Lampu LED Putih
View through CrossRef
Lampu LED dapat digunakan untuk menambah lama penyinaran pada tanaman bawang putih yang memerlukan panjang hari lebih dari 12 jam karena dapat membantu proses fotosintesis sebagai pengganti cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan lama penyinaran menggunakan lampu LED putih 100 watt dengan nilai intensitas 9685±385 lux terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang putih. Percobaan dilakukan pada bulan Mei sampai September 2021 di kebun percobaan Balitsa Lembang, Jawa Barat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah petak jalur dua faktor. Faktor pertama adalah penambahan lama penyinaran, yaitu 3 jam, 5 jam, 7 jam, dan kontrol. Faktor kedua adalah varietas bawang putih, yaitu Lumbu Hijau dan Tawangmangu Baru. Hasil penelitian menunjukkan penambahan lama penyinaran selama 5 jam pada varietas Tawangmangu Baru mampu meningkatkan tinggi tanaman, bobot tajuk tanaman dan lebar siung. Penambahan lama penyinaran selama 3, 5, dan 7 jam tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, SPAD index, luas daun, luas daun spesifik, biomassa tanaman, bobot umbi, diameter umbi dan ukuran siung bawang putih varietas Lumbu Hijau.
Kata kunci: fotoperiode, lampu LED, panjang hari, varietas
Department of Agronomy and Horticulture
Title: Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Putih pada Berbagai Penambahan Lama Penyinaran Lampu LED Putih
Description:
Lampu LED dapat digunakan untuk menambah lama penyinaran pada tanaman bawang putih yang memerlukan panjang hari lebih dari 12 jam karena dapat membantu proses fotosintesis sebagai pengganti cahaya matahari.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan lama penyinaran menggunakan lampu LED putih 100 watt dengan nilai intensitas 9685±385 lux terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang putih.
Percobaan dilakukan pada bulan Mei sampai September 2021 di kebun percobaan Balitsa Lembang, Jawa Barat.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah petak jalur dua faktor.
Faktor pertama adalah penambahan lama penyinaran, yaitu 3 jam, 5 jam, 7 jam, dan kontrol.
Faktor kedua adalah varietas bawang putih, yaitu Lumbu Hijau dan Tawangmangu Baru.
Hasil penelitian menunjukkan penambahan lama penyinaran selama 5 jam pada varietas Tawangmangu Baru mampu meningkatkan tinggi tanaman, bobot tajuk tanaman dan lebar siung.
Penambahan lama penyinaran selama 3, 5, dan 7 jam tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, SPAD index, luas daun, luas daun spesifik, biomassa tanaman, bobot umbi, diameter umbi dan ukuran siung bawang putih varietas Lumbu Hijau.
Kata kunci: fotoperiode, lampu LED, panjang hari, varietas.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan disfungsi endotel di dinding arteri sehingga menyebabkan penyempita...
Efektivitas Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.) Terhadap Penyembuhan Influenza dan Batuk
Efektivitas Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.) Terhadap Penyembuhan Influenza dan Batuk
Indonesia sebagai negara tropis memiliki berbagai ragam flora yang berpotensi besar untuk dikembangkan didalam dunia pengobatan. Pengobatan tradisional menggunakan tumbuh tumbuhan ...
OPTIMALISASI SOLAR CELL MENGGUNAKAN UMPAN BALIK LAMPU
OPTIMALISASI SOLAR CELL MENGGUNAKAN UMPAN BALIK LAMPU
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada saat ini menjadi energi terbarukan alternatif yang paling digemari pada saat ini. PLTS merupakan pembangkit yang menggunakan solar sel a...
PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAKTAKAN KOTA SERANG
PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAKTAKAN KOTA SERANG
Hipertensi mempunyai dampak lanjut Penyakit Jantung Koroner (PJK) serta dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain yang berbahaya jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat. Penanga...
Pengaruh Dosis Urea dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.)
Pengaruh Dosis Urea dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh urea dan zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.), untuk mengetahui pengaruh...

