Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

LEVEL BERPIKIR GEOMETRIS MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA BERDASARKAN TEORI VAN HIELE

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi level berpikir geometris mahasiswa calon guru matematika berdasarkan teori van Hiele. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2021/2022 di Universitas Tidar. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 112 mahasiswa, yang terdiri dari 39 mahasiswa semester II, 37 mahasiswa semester IV, dan 36 mahasiswa semester VI. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen tes yang digunakan berupa Van Hiele Geometry Test (VHGT) yang dikembangkan oleh Usiskin (1982) pada CDASSG Project yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. VHGT berupa tes pilihan ganda berisi 25 butir soal yang disusun ke dalam 5 subtes. Masing-masing subtes mewakili satu level berpikir geometris van Hiele. Setiap subtes terdiri dari 5 butir soal pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru matematika mencapai semua level van Hiele. Terdapat 6,25% mahasiswa pada level 1 (visualization), 50,00% mahasiswa berada pada level 2 (analysis), 11,61% mahasiswa berada pada level 3 (ordering), 1,79% mahasiswa berada pada level 4 (deduction), dan 0,89% mahasiswa berada pada level 5 (rigor). Selain itu, ditemukan bahwa sebanyak 29,46% mahasiswa pada kategori “no fit”.
Title: LEVEL BERPIKIR GEOMETRIS MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA BERDASARKAN TEORI VAN HIELE
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi level berpikir geometris mahasiswa calon guru matematika berdasarkan teori van Hiele.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.
Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2021/2022 di Universitas Tidar.
Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 112 mahasiswa, yang terdiri dari 39 mahasiswa semester II, 37 mahasiswa semester IV, dan 36 mahasiswa semester VI.
Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes.
Instrumen tes yang digunakan berupa Van Hiele Geometry Test (VHGT) yang dikembangkan oleh Usiskin (1982) pada CDASSG Project yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
VHGT berupa tes pilihan ganda berisi 25 butir soal yang disusun ke dalam 5 subtes.
Masing-masing subtes mewakili satu level berpikir geometris van Hiele.
Setiap subtes terdiri dari 5 butir soal pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru matematika mencapai semua level van Hiele.
Terdapat 6,25% mahasiswa pada level 1 (visualization), 50,00% mahasiswa berada pada level 2 (analysis), 11,61% mahasiswa berada pada level 3 (ordering), 1,79% mahasiswa berada pada level 4 (deduction), dan 0,89% mahasiswa berada pada level 5 (rigor).
Selain itu, ditemukan bahwa sebanyak 29,46% mahasiswa pada kategori “no fit”.

Related Results

PENINGKATAN KEMAMPUAN SPASIAL MELALUI PENERAPAN TEORI VAN HIELE TERINTEGRASI DENGAN MULTIMEDIA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN GAYA BELAJAR SISWA
PENINGKATAN KEMAMPUAN SPASIAL MELALUI PENERAPAN TEORI VAN HIELE TERINTEGRASI DENGAN MULTIMEDIA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN GAYA BELAJAR SISWA
Abstract : The Improvement of Students' Spatial Ability through Van Hiele???????????????????????????? ???????????????????????????????????????????? ???????????????????? ????????????...
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa ditinjau dari Level Geometri Van Hiele SMP Kelas VII
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa ditinjau dari Level Geometri Van Hiele SMP Kelas VII
This study aims to determine the distribution of student geometry levels based on Van Hiele's theory and find out the differences in students' mathematics learning outcomes in grad...
KEMAMPUAN BERPIKIR GEOMETRI MAHASISWA CALON GURU BERDASARKAN TEORI VAN HIELE
KEMAMPUAN BERPIKIR GEOMETRI MAHASISWA CALON GURU BERDASARKAN TEORI VAN HIELE
Kemampuan berpikir geometri seorang guru menurut Van Hiele berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan peserta didik dalam belajar. Kemampuan berpikir geometri mahasiswa calon gur...
IDENTIFIKASI LEVEL BERPIKIR GEOMETRIS SISWA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERDASARKAN TEORI VAN HIELE
IDENTIFIKASI LEVEL BERPIKIR GEOMETRIS SISWA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERDASARKAN TEORI VAN HIELE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat berpikir geometri siswa dalam menyelesaikan permasalahan geometri yang berkaitan dengan bangun ruang sisi data...
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIANKEMAMPUAN BERPIKIR KRITISGEOMETRISBAGI SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS MAZE CHASE
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIANKEMAMPUAN BERPIKIR KRITISGEOMETRISBAGI SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS MAZE CHASE
Kemampuan berpikir geometris pada pembelajaran matematika harus memahami berpikir tingkat awal agar dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya. Tahap kemampuan berpikir peserta didik d...
PROFIL KECEMASAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI LEVEL VAN HIELE DI SEKOLAH DASAR
PROFIL KECEMASAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI LEVEL VAN HIELE DI SEKOLAH DASAR
Abstrak Matematika merupakan salah satu bidang studi yang ada pada semua jenjang pendidikan. Kecemasan matematika timbul karena rasa tidak nyaman ketika berhadapan dengan mas...
Mathematics Mathematics Anxiety (MA) Pada Mahasiswa Calon Guru Matematika
Mathematics Mathematics Anxiety (MA) Pada Mahasiswa Calon Guru Matematika
Kecemasan Matematika merupakan salah satu faktor psikologis yang menentukan keberhasilan seseorang dalam belajar matematika pada setiap jenjang usia. Mathematics Anxiety (MA) adala...

Back to Top