Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

VERIFIKASI METODE PEMERIKSAAN ELEKTROLIT DENGAN ELECTROLYTE ANALYZER

View through CrossRef
Pemantapan mutu pada sebuah laboratorium sangat diperlukan untuk menjamin ketelitian dan ketepatan hasil pemeriksaan laboratorium. Laboratorium harus memverifikasi metode pemeriksaan untuk menunjukkan bahwa laboratorium tersebut sudah melakukan pemeriksaan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presisi (CV), trueness atau bias, total error dan nilai sigma pada pemeriksaan elektrolit metode ion selective electrode dengan electrolyte analyzer di salah satu rumah sakit di kota bandung. Desain penelitian yang digunakan berdasarkan CLSI EP15-A3 dimana dilakukan pemeriksaan setiap bahan kontrol sebanyak 5 kali setiap hari dan dilakukan selama 5 hari berturut-turut, total diperoleh 25 data hasil pada setiap parameter, kemudian dihitung rerata (mean), SD, CV, trueness atau bias, Total Error (TE) dan nilai sigma. Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran terhadap parameter elektrolit yaitu natrium, kalium, klorida dan kalsium ion. Hasil yang didapatkan dengan pengolahan data di Microsoft Excell yaitu nilai CV natrium < 2,13%, kalium < 1,85%, klorida < 1,65% dan kalsium ion < 3,30%. Nilai trueness atau bias didapatkan natrium < 0,23%, kalium < 1,81%, klorida < 0,5% dan kalsium ion < 0,6%, kecuali parameter natrium pada pengukuran bahan kontrol level 1 memiliki bias sebesar 0,782% dan kalsium ion pada level 3 memiliki bias sebesar 0,993%. Seluruh level bahan kontrol pada semua parameter elektrolit mempunyai nilai total error yang sangat baik dengan nilai total error natrium < 6,45%, kalium < 5,61%, klorida < 5% dan kalsium ion < 10% sehingga verifikasi pemeriksaan elektrolit dapat dikatakan berhasil berdasarkan TEa. Semua parameter elektrolit memiliki nilai sigma yang sangat baik yang memiliki nilai sigma > 6.
Title: VERIFIKASI METODE PEMERIKSAAN ELEKTROLIT DENGAN ELECTROLYTE ANALYZER
Description:
Pemantapan mutu pada sebuah laboratorium sangat diperlukan untuk menjamin ketelitian dan ketepatan hasil pemeriksaan laboratorium.
Laboratorium harus memverifikasi metode pemeriksaan untuk menunjukkan bahwa laboratorium tersebut sudah melakukan pemeriksaan dengan benar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presisi (CV), trueness atau bias, total error dan nilai sigma pada pemeriksaan elektrolit metode ion selective electrode dengan electrolyte analyzer di salah satu rumah sakit di kota bandung.
Desain penelitian yang digunakan berdasarkan CLSI EP15-A3 dimana dilakukan pemeriksaan setiap bahan kontrol sebanyak 5 kali setiap hari dan dilakukan selama 5 hari berturut-turut, total diperoleh 25 data hasil pada setiap parameter, kemudian dihitung rerata (mean), SD, CV, trueness atau bias, Total Error (TE) dan nilai sigma.
Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran terhadap parameter elektrolit yaitu natrium, kalium, klorida dan kalsium ion.
Hasil yang didapatkan dengan pengolahan data di Microsoft Excell yaitu nilai CV natrium < 2,13%, kalium < 1,85%, klorida < 1,65% dan kalsium ion < 3,30%.
Nilai trueness atau bias didapatkan natrium < 0,23%, kalium < 1,81%, klorida < 0,5% dan kalsium ion < 0,6%, kecuali parameter natrium pada pengukuran bahan kontrol level 1 memiliki bias sebesar 0,782% dan kalsium ion pada level 3 memiliki bias sebesar 0,993%.
Seluruh level bahan kontrol pada semua parameter elektrolit mempunyai nilai total error yang sangat baik dengan nilai total error natrium < 6,45%, kalium < 5,61%, klorida < 5% dan kalsium ion < 10% sehingga verifikasi pemeriksaan elektrolit dapat dikatakan berhasil berdasarkan TEa.
Semua parameter elektrolit memiliki nilai sigma yang sangat baik yang memiliki nilai sigma > 6.

Related Results

PENGARUH LAMANYA PENUNDAAN TERHADAP PEMERIKSAAN ELEKTROLIT KALIUM
PENGARUH LAMANYA PENUNDAAN TERHADAP PEMERIKSAAN ELEKTROLIT KALIUM
Latar belakang : Elektrolit memiliki peranan krusial pada tubuh manusia yang bisa memberi pengaruh pada metabolisme sehingga perlu dijaga keseimbangannya. Ketidakseimbangan kadar e...
KONTRIBUSI ADITIF SUCCINONITRILE (SN) PADA PERFORMA ELEKTROLIT PADAT LIBOB UNTUK BATERAI LI-ION
KONTRIBUSI ADITIF SUCCINONITRILE (SN) PADA PERFORMA ELEKTROLIT PADAT LIBOB UNTUK BATERAI LI-ION
Pengembangan elektrolit polimer padat untuk substitusi elektolit cair bertujuan untuk mengurangi kebocoran pada sistem baterai. Performa elektrolit polimer padat masih terus diting...
Peningkatan kualitas pendidikan sains melalui kegiatan MBKM mandiri :pelatihan alat uji elektronik dan non elektronik
Peningkatan kualitas pendidikan sains melalui kegiatan MBKM mandiri :pelatihan alat uji elektronik dan non elektronik
PendIdikan sains memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berwawasan luas dan mampu bersaing di era globalisasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melal...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
VERIFIKASI METODE HEMATOLOGY ANALYZER SYSMEX XN-330 DI LABORATORIUM KLINIK LABORA
VERIFIKASI METODE HEMATOLOGY ANALYZER SYSMEX XN-330 DI LABORATORIUM KLINIK LABORA
Agar pemeriksaan hematologi memberikan hasil yang cepat dan akurat maka diperlukan alat otomatis yang memiliki tingkat kecepatan dan keakuratan yang cukup tinggi. Pengunaan alat he...
Perbedaan Elektrolit Plasma dan Tekanan Darah antara Preload Ringer Asetat Malat Dibandingkan dengan Ringer Laktat
Perbedaan Elektrolit Plasma dan Tekanan Darah antara Preload Ringer Asetat Malat Dibandingkan dengan Ringer Laktat
Latar belakang : Pemberian preload untuk mencegah hipotensi pada anestesi spinal dapat mempengaruhi keseimbangan cairan tubuh.Tujuan : Untuk melihat perbedaan elektrolit plasma dan...

Back to Top