Javascript must be enabled to continue!
Manajemen Syok Kardiogenik pada Diseksi Aorta
View through CrossRef
<p>Pendahuluan: Diseksi aorta merupakan kegawat daruratan akibat robekan tunika intima aorta yang menyebabkan perdarahan ke dalam tunika media. Komplikasi syok terjadi pada lebih dari 20% kasus dan akan meningkatkan mortalitas. Kasus: Wanita 72 tahun dirujuk ke IGD dengan keluhan nyeri dada dan rasa tidak nyaman di perut dan punggung, disertai lemas, gelisah, dan klinis syok. Pada foto toraks didapatkan kesan aneurisma aorta. CT scan menunjukkan diseksi aorta asenden, arkus aorta, aorta desenden, aorta abdominalis, berlanjut sampai ke arteri iliaka eksterna, dan trombus di arkus aorta. Pasien dan keluarga menolak tindakan operasi; pasien diterapi secara konservatif.</p><p>Introduction: Aortic dissection is the result of aortic intima tear that leads to bleeding within the tunica media. Shock occurs in up to 20% patients and is associated with increased mortality. Case: A 72-year-old woman was referred to ED with chest pain and discomfort in the stomach and back, accompanied by weakness, anxiety, and clinical presentation of shock. Chest X-ray examination gave an impression of aortic aneurysm. CT scan showed dissection of the aorta ascendens, arcus aorta, aorta descendens, abdominal aorta, continues until the external iliac artery, and thrombus in the aortic arch. Patient and families reject surgical management; the patient was treated conservatively.</p><p> </p>
Title: Manajemen Syok Kardiogenik pada Diseksi Aorta
Description:
<p>Pendahuluan: Diseksi aorta merupakan kegawat daruratan akibat robekan tunika intima aorta yang menyebabkan perdarahan ke dalam tunika media.
Komplikasi syok terjadi pada lebih dari 20% kasus dan akan meningkatkan mortalitas.
Kasus: Wanita 72 tahun dirujuk ke IGD dengan keluhan nyeri dada dan rasa tidak nyaman di perut dan punggung, disertai lemas, gelisah, dan klinis syok.
Pada foto toraks didapatkan kesan aneurisma aorta.
CT scan menunjukkan diseksi aorta asenden, arkus aorta, aorta desenden, aorta abdominalis, berlanjut sampai ke arteri iliaka eksterna, dan trombus di arkus aorta.
Pasien dan keluarga menolak tindakan operasi; pasien diterapi secara konservatif.
</p><p>Introduction: Aortic dissection is the result of aortic intima tear that leads to bleeding within the tunica media.
Shock occurs in up to 20% patients and is associated with increased mortality.
Case: A 72-year-old woman was referred to ED with chest pain and discomfort in the stomach and back, accompanied by weakness, anxiety, and clinical presentation of shock.
Chest X-ray examination gave an impression of aortic aneurysm.
CT scan showed dissection of the aorta ascendens, arcus aorta, aorta descendens, abdominal aorta, continues until the external iliac artery, and thrombus in the aortic arch.
Patient and families reject surgical management; the patient was treated conservatively.
</p><p> </p>.
Related Results
DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA DINI DISEKSI AORTA
DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA DINI DISEKSI AORTA
Lebih dari 250 tahun sejak diseksi aorta torakalis pertama kali dijelaskan. Diseksi aorta merupakan komplikasi penyakit aorta torakalis paling membahayakan dan menjadi penyebab uta...
Manajemen Syok Kardiogenik: Suatu Panduan Singkat
Manajemen Syok Kardiogenik: Suatu Panduan Singkat
Kejadian syok kardiogenik (SK) memang menurun di era PCI, namun mortalitas jangka pendeknya masih tinggi sampai 80%. Syok kardiogenik paling banyak terjadi sebagai komplikasi dari ...
Hubungan Antara Jumlah Leukosit dengan Kejadian Syok pada Penderita DBD Anak di RS Al-Islam
Hubungan Antara Jumlah Leukosit dengan Kejadian Syok pada Penderita DBD Anak di RS Al-Islam
Abstract. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) can be fatal if it turns into SSD or DSS because Fatality Rate DSS can reach 10% or even more. However, if detected early,Fatality Rate can...
Literatur Review: Gambaran Penatalaksanaan Kejadian Syok Neurogenik pada Pasien dengan Cedera Tulang Belakang
Literatur Review: Gambaran Penatalaksanaan Kejadian Syok Neurogenik pada Pasien dengan Cedera Tulang Belakang
Syok neurogenik disebut juga syok spinal yang merupakan bentuk dari syok distributif, syok neurogenik terjadi akibat kegagalan pusat vasomotor karena hilangnya tonus pembuluh darah...
Emerging Evidence of IgG4-Related Disease in Pericarditis: A Systematic Review
Emerging Evidence of IgG4-Related Disease in Pericarditis: A Systematic Review
Abstract
Introduction
Immunoglobulin G4-related disease (IgG4-RD) is a recently identified immune-mediated condition that is debilitating and often overlooked. While IgG4-RD has be...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Assessment of Normal Diameter of Thoracic Aorta Using Computed Tomography Angiography
Assessment of Normal Diameter of Thoracic Aorta Using Computed Tomography Angiography
ObjectiveThis retrospectiv study aimed to asses normal diameter of the thoracic aorta in the healthy Sudanese population using Computed Tomography AngiographyMaterial and MethodAto...
Aktivitas Makrofag Meningkat Pada Aorta Tikus Hiperkolesterolemia
Aktivitas Makrofag Meningkat Pada Aorta Tikus Hiperkolesterolemia
Aterosklerosis merupakan, kondisi inflamasi kronik, faktor resiko penyakit kardiovaskular disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol. Tujuan penelitian ini mengevaluasi peran mielo...

