Javascript must be enabled to continue!
Pergeseran Tari Gundala-Gundala di Berastagi
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, fungsi, serta pergeseran makna dan fungsi Tari Gundala-Gundala di Berastagi. Tari Gundala-Gundala merupakan kesenian tradisional masyarakat Karo yang pada awalnya memiliki nilai sakral dan berkaitan erat dengan sistem kepercayaan Pemena. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa lalu Tari Gundala-Gundala berfungsi sebagai media komunikasi spiritual dalam upacara ndilo wari udan untuk memohon hujan. Tarian ini memiliki makna simbolik yang mencerminkan hubungan antara manusia, alam, dan roh leluhur. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan masuknya agama-agama baru, terjadi pergeseran makna dari yang bersifat sakral menjadi lebih simbolis. Fungsi tarian juga mengalami perubahan dari sarana ritual keagamaan menjadi sarana hiburan, pertunjukan budaya, dan media pelestarian identitas budaya. Pergeseran ini menunjukkan adanya proses adaptasi budaya dalam masyarakat Karo di Berastagi. Meskipun demikian, Tari Gundala-Gundala tetap dipertahankan sebagai bagian penting dari warisan budaya lokal.
Title: Pergeseran Tari Gundala-Gundala di Berastagi
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, fungsi, serta pergeseran makna dan fungsi Tari Gundala-Gundala di Berastagi.
Tari Gundala-Gundala merupakan kesenian tradisional masyarakat Karo yang pada awalnya memiliki nilai sakral dan berkaitan erat dengan sistem kepercayaan Pemena.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa lalu Tari Gundala-Gundala berfungsi sebagai media komunikasi spiritual dalam upacara ndilo wari udan untuk memohon hujan.
Tarian ini memiliki makna simbolik yang mencerminkan hubungan antara manusia, alam, dan roh leluhur.
Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan masuknya agama-agama baru, terjadi pergeseran makna dari yang bersifat sakral menjadi lebih simbolis.
Fungsi tarian juga mengalami perubahan dari sarana ritual keagamaan menjadi sarana hiburan, pertunjukan budaya, dan media pelestarian identitas budaya.
Pergeseran ini menunjukkan adanya proses adaptasi budaya dalam masyarakat Karo di Berastagi.
Meskipun demikian, Tari Gundala-Gundala tetap dipertahankan sebagai bagian penting dari warisan budaya lokal.
Related Results
GUNDALA-GUNDALA SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYA DI KABUPATEN KARO
GUNDALA-GUNDALA SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYA DI KABUPATEN KARO
ABSTRAK
Gundala-Gundala adalah seni pertunjukan tradisional masyarakat Karo di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang memadukan tarian, musik, dan nilai spiritual dengan filosofi ...
The Transformation of Karo Traditional Dance Movement in Modern Choreography Form Gegeh Gundala-Gundala
The Transformation of Karo Traditional Dance Movement in Modern Choreography Form Gegeh Gundala-Gundala
This study aims to form a choreography rooted in the motive movement of the Karo traditional dance in the form of the modern choreography Gegeh Gundala-Gundala. The three basic mot...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
The existence of the "Galombang Duo Baleh" Dance among the young generation of cultural heirs in Nagari Pitalah is in an alarming condition. It is clear that the lack of interest o...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
The Transformation of Karo Traditional Dance Movements in the Form of Modern Choreography of Gegeh Gundala-Gundala
The Transformation of Karo Traditional Dance Movements in the Form of Modern Choreography of Gegeh Gundala-Gundala
This study aims to form a choreography rooted in the motive movement of the Karo traditional dance in the form of the modern choreography Gegeh Gundala-Gundala. The three basic mot...

