Javascript must be enabled to continue!
Deteksi Kelainan Hemostasis pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Metode Tromboelastografi
View through CrossRef
Buku referensi ini merupakan kumpulan berbagai referensi dan hasil-hasil penelitian kondisi hemostasis pada diabetes melitus tipe 2, serta penggunaan metode tromboelastografi dalam pemeriksaan faal hemostasis. Ada beberapa komponen yang berperan dalam hemostasis, yaitu pembuluh darah, trombosit, faktor-faktor koagulasi darah, dan fibrinolisis. Hemostasis merupakan mekanisme fisiologis di dalam tubuh untuk menghentikan perdarahan melalui proses pembekuan darah, serta menjaga darah supaya tetap cair melalui proses fibrinolisis. Kelainan hemostasis pada proses pembekuan darah dapat menyebabkan perdarahan. Selain itu, kelainan hemostasis pada proses fibrinolisis dapat menyebabkan trombosis. Buku ini didahului dengan Bab 1 yang memaparkan sekilas tentang prevalensi penyakit diabetes melitus tipe 2, kelainan hemostasis, dan pemeriksaan hemostasis yang telah rutin dilakukan. Selanjutnya pada Bab 2 dijelaskan tentang diabetes melitus mulai dari definisi, patofisiologi, manifestasi klinis, kriteria diagnosis, hingga komplikasinya. Bab 3 menjelaskan tentang hemostasis, yang terdiri dari hemostasis primer, sekunder, dan tersier, kemudian dilanjutkan Bab 4 yang memaparkan tentang patofisiologi kelainan-kelainan hemostasis pada diabetes melitus tipe 2. Penjelasan mengenai pemeriksaan faal hemostasis dituliskan pada Bab 5, yang dilanjutkan dengan penjelasan tentang tromboelastografi pada Bab 6. Dalam Bab 7 dikupas tentang hasil-hasil penelitian pemeriksaan tromboelastografi pada diabetes melitus tipe 2 dan ditutup dengan kesimpulan pada Bab 8. Belum banyak dijumpai buku referensi terkait dengan penggunaan metode tromboelastografi pada kondisi diabetes melitus tipe 2, semoga buku ini dapat menambah wawasan bidang ilmu kedokteran mengenai penggunaan tromboelastografi untuk mendeteksi kelainan hemostasis pada diabetes melitus tipe 2.
Universitas Brawijaya Press
Title: Deteksi Kelainan Hemostasis pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Metode Tromboelastografi
Description:
Buku referensi ini merupakan kumpulan berbagai referensi dan hasil-hasil penelitian kondisi hemostasis pada diabetes melitus tipe 2, serta penggunaan metode tromboelastografi dalam pemeriksaan faal hemostasis.
Ada beberapa komponen yang berperan dalam hemostasis, yaitu pembuluh darah, trombosit, faktor-faktor koagulasi darah, dan fibrinolisis.
Hemostasis merupakan mekanisme fisiologis di dalam tubuh untuk menghentikan perdarahan melalui proses pembekuan darah, serta menjaga darah supaya tetap cair melalui proses fibrinolisis.
Kelainan hemostasis pada proses pembekuan darah dapat menyebabkan perdarahan.
Selain itu, kelainan hemostasis pada proses fibrinolisis dapat menyebabkan trombosis.
Buku ini didahului dengan Bab 1 yang memaparkan sekilas tentang prevalensi penyakit diabetes melitus tipe 2, kelainan hemostasis, dan pemeriksaan hemostasis yang telah rutin dilakukan.
Selanjutnya pada Bab 2 dijelaskan tentang diabetes melitus mulai dari definisi, patofisiologi, manifestasi klinis, kriteria diagnosis, hingga komplikasinya.
Bab 3 menjelaskan tentang hemostasis, yang terdiri dari hemostasis primer, sekunder, dan tersier, kemudian dilanjutkan Bab 4 yang memaparkan tentang patofisiologi kelainan-kelainan hemostasis pada diabetes melitus tipe 2.
Penjelasan mengenai pemeriksaan faal hemostasis dituliskan pada Bab 5, yang dilanjutkan dengan penjelasan tentang tromboelastografi pada Bab 6.
Dalam Bab 7 dikupas tentang hasil-hasil penelitian pemeriksaan tromboelastografi pada diabetes melitus tipe 2 dan ditutup dengan kesimpulan pada Bab 8.
Belum banyak dijumpai buku referensi terkait dengan penggunaan metode tromboelastografi pada kondisi diabetes melitus tipe 2, semoga buku ini dapat menambah wawasan bidang ilmu kedokteran mengenai penggunaan tromboelastografi untuk mendeteksi kelainan hemostasis pada diabetes melitus tipe 2.
Related Results
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self-Management Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Darul Imarah
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self-Management Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Darul Imarah
Abstrak
Manajemen mandiri pada penderita diabetes melitus saat ini belum optimal, sehingga perlu pengelolaan yang tepat untuk mencegah munculnya komplikasi. Self-management merupa...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN ULKUS KAKI DIABETIKUM
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN ULKUS KAKI DIABETIKUM
Prevalensi diabetes melitus tipe 2 mencapai 90-95% dari semua tipe. Salah satu komplikasi diabetes melitus yaitu ulkus kaki yang beresiko 5 kali lebih mudah terjadi pada penderita ...
Analisis Faktor Risiko Penyebab Diabetes Melitus dengan Menggunakan Regresi Logistik Biner
Analisis Faktor Risiko Penyebab Diabetes Melitus dengan Menggunakan Regresi Logistik Biner
Penyakit Diabetes Melitus adalah salah satu penyakit tidak menular dengan jumlah penderita yang meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar di tahun 2018, p...
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MODAYAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MODAYAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR
Penyakit Diabetes Melitus tipe II adalah penyakit tidak emenular yang menjadi masalah kesehatan di berbagai negara. Salah satu faktor resiko terjadinya penyakit Diabetes Melitus Ti...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus
Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Abstrak
Dukungan keluarga dalam perawatan penderita diabetes melitus sangatlah penting untuk meminimalkan terjadinya komplikasi, serta memperbaiki kadar gula darah serta meningka...
Hubungan Diabetes Melitus Tipe II Dengan Kejadian Benigna Prostat Hiperplasia Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung
Hubungan Diabetes Melitus Tipe II Dengan Kejadian Benigna Prostat Hiperplasia Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung
ABSTRACTBenign prostatic hyperplasia (BPH) is a typical histological disorder characterized by the proliferation of prostate cells. Accumulation of cells and gland enlargement is t...

