Javascript must be enabled to continue!
Mekanisme Seleksi Calon Peserta Didik Kelas Khusus Olahraga: Bakat dan Prestasi
View through CrossRef
Pengembangan mekanisme penjaringan calon siswa kelas khusus olahraga (KKO) SMA N 1 Kroya merupakan kegiatan sosial terkait penerimaan siswa pada jalur kesuksesan, yang bertujuan untuk membantu calon siswa yang memiliki kemampuan non-akademik mencapai hasil olahraga untuk meraih. Artinya, proses seleksi KKO bersifat publik sehingga transparan dan dapat dipahami. Siswa KKO merupakan aset bagi daerah dan negara karena berupaya menghasilkan siswa yang mampu berprestasi di bidang olahraga. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi pengumpulan, pemetaan, dan pengorganisasian data. Tujuan dari bakti sosial ini adalah untuk memperoleh data tentang sistem seleksi di KKO SMA N 1 Kroya. Sementara kebutuhan mendesak akan layanan ini adalah untuk melihat dan memahami proses seleksi, mulai dari pendaftaran, seleksi berkas, seleksi uji kompetensi, pengumuman, dan pendaftaran ulang. Pengumpulan data menggunakan metode yang menggunakan data primer dan data sekunder. Pemetaan, hal pertama dan terpenting yang meliputi pemetaan program IOS Panitia Program Kerja, pengelolaan pendaftaran dan penyiapan sarana dan prasarana, lokasi kegiatan dan peralatan yang diperlukan. Proses seleksi KKO meliputi empat rangkaian tes yang harus diikuti calon peserta didik. Tes seleksi terdiri dari tes psikologi, tes anthropometri, tes fisik, dan tes keterampilan cabang olahraga. Kegiatan pengabdian masyarakat di bidang tes praktik (tes anthropometri, tes psikologi, tes kondisi fisik, tes keterampilan cabang olahraga) hasilnya baik dan sangat antusias untuk mengikuti kegiatan. Saran unuk kegiatan selanjutnya monitoring atau tes berkala bagis siswa KKO.
Universitas Negeri Semarang
Title: Mekanisme Seleksi Calon Peserta Didik Kelas Khusus Olahraga: Bakat dan Prestasi
Description:
Pengembangan mekanisme penjaringan calon siswa kelas khusus olahraga (KKO) SMA N 1 Kroya merupakan kegiatan sosial terkait penerimaan siswa pada jalur kesuksesan, yang bertujuan untuk membantu calon siswa yang memiliki kemampuan non-akademik mencapai hasil olahraga untuk meraih.
Artinya, proses seleksi KKO bersifat publik sehingga transparan dan dapat dipahami.
Siswa KKO merupakan aset bagi daerah dan negara karena berupaya menghasilkan siswa yang mampu berprestasi di bidang olahraga.
Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi pengumpulan, pemetaan, dan pengorganisasian data.
Tujuan dari bakti sosial ini adalah untuk memperoleh data tentang sistem seleksi di KKO SMA N 1 Kroya.
Sementara kebutuhan mendesak akan layanan ini adalah untuk melihat dan memahami proses seleksi, mulai dari pendaftaran, seleksi berkas, seleksi uji kompetensi, pengumuman, dan pendaftaran ulang.
Pengumpulan data menggunakan metode yang menggunakan data primer dan data sekunder.
Pemetaan, hal pertama dan terpenting yang meliputi pemetaan program IOS Panitia Program Kerja, pengelolaan pendaftaran dan penyiapan sarana dan prasarana, lokasi kegiatan dan peralatan yang diperlukan.
Proses seleksi KKO meliputi empat rangkaian tes yang harus diikuti calon peserta didik.
Tes seleksi terdiri dari tes psikologi, tes anthropometri, tes fisik, dan tes keterampilan cabang olahraga.
Kegiatan pengabdian masyarakat di bidang tes praktik (tes anthropometri, tes psikologi, tes kondisi fisik, tes keterampilan cabang olahraga) hasilnya baik dan sangat antusias untuk mengikuti kegiatan.
Saran unuk kegiatan selanjutnya monitoring atau tes berkala bagis siswa KKO.
.
Related Results
EVALUASI PROGRAM KELAS KHUSUS OLAHRAGA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN KULONPROGO YOGYAKARTA
EVALUASI PROGRAM KELAS KHUSUS OLAHRAGA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN KULONPROGO YOGYAKARTA
AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kelas khusus olahraga tingkat Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Kulonprogo Yogyakarta. Penelitian ini berjenis evaluasi program mel...
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN CACAH GORI TERHADAP PRESTASIBELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN CACAH GORI TERHADAP PRESTASIBELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
Prestasi belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang sebagian masih ada yang belum mencapai nilai KKM. Berkaitan hal ini perlu adanya variasi dalam pembelajara...
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran minat dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran renang di Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggu...
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen peserta didik di MAS Salafiyah untuk mewujudkan visi dan misi sekolah. Penelitian ini m...
PROFIL KECEMASAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI LEVEL VAN HIELE DI SEKOLAH DASAR
PROFIL KECEMASAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI LEVEL VAN HIELE DI SEKOLAH DASAR
Abstrak
Matematika merupakan salah satu bidang studi yang ada pada semua jenjang pendidikan. Kecemasan matematika timbul karena rasa tidak nyaman ketika berhadapan dengan mas...
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
Abstract: The purpose of this study was to determine the role of PAI teachers in improving the discipline of students in the classroom VII SMP Preparation Tomi-Tomi District Waesa...
PENGARUH KELEKATAN GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN BTQ DI MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO
PENGARUH KELEKATAN GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN BTQ DI MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO
Artikel ini bertujuan: 1) Mendeskripsikan pengaruh kelekatan guru dan peserta didik terhadap motivasi menghafal al-Qur’an peserta didik pada mata pelajaran BTQ di MTs Madani Alaudd...
Persepsi Peserta Didik Tentang Kompetensi Pedagogik Guru BK di Kelas XII SMA Negeri 4 Kota Solok
Persepsi Peserta Didik Tentang Kompetensi Pedagogik Guru BK di Kelas XII SMA Negeri 4 Kota Solok
Penelitian ini bertujuan: 1) Persepsi peserta didik tentang kompetensi pedagogik guru BK ditinjau dari sisi memahami peserta didik. 2) Persepsi peserta didik tentang kompetensi ped...

