Javascript must be enabled to continue!
KELARUTAN MINERAL IKUTAN KASITERIT DALAM ASAM KLORIDA ENCER (HCl 10 %) MENGGUNAKAN REAKTOR YANG DILENGKAPI PENGADUK
View through CrossRef
Abstrak: Telah dilakukan penelitian kelarutan mineral ikutan kasiterit (SnO2) dalam larutan asam klorida (HCl) encer menggunakan reaktor yang dilengkapi pengaduk. Tujuan penelitian adalah melakukan investigasi dalam upaya memperoleh kondisi proses yang optimum dan efisien, khususnya temperature dan waktu proses pelindian untuk menghasilkan kasiterit dengan kemurnian tinggi. Proses yang dilakukan adalah hidrometalurgi dengan melakukan proses pelindian mineral kasiterit dalam larutan HCl 10% (encer) pada kondisi tekanan atmosferik dan variasi temperatur 35°C, 50°C, 70°C, 90°C, 110°C; waktu proses 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 jam. Proses pelindian menggunakan reaktor yang dilengkapi pengaduk dengan pengadukkan 300 rpm. Hasil penelitian menunjukkan larutan asam klorida (HCl) 10% mampu melarutkan mineral ikutan dari kasiterit diantaranya: besi, lantanum, cerium, titanium yang merupakan pengotor dengan jumlah besar dalam kasiterit. Kemurnian kasiterit yang diperoleh dari hasil pelindian menggunakan larutan HCl 10% (encer) adalah sebesar 82-83% SnO2 pada temperatur 110 oC selama 2 jam.Kata kunci: kasiterit, mineral ikutan, asam klorida, reaktor berpengaduk, pelindian
Title: KELARUTAN MINERAL IKUTAN KASITERIT DALAM ASAM KLORIDA ENCER (HCl 10 %) MENGGUNAKAN REAKTOR YANG DILENGKAPI PENGADUK
Description:
Abstrak: Telah dilakukan penelitian kelarutan mineral ikutan kasiterit (SnO2) dalam larutan asam klorida (HCl) encer menggunakan reaktor yang dilengkapi pengaduk.
Tujuan penelitian adalah melakukan investigasi dalam upaya memperoleh kondisi proses yang optimum dan efisien, khususnya temperature dan waktu proses pelindian untuk menghasilkan kasiterit dengan kemurnian tinggi.
Proses yang dilakukan adalah hidrometalurgi dengan melakukan proses pelindian mineral kasiterit dalam larutan HCl 10% (encer) pada kondisi tekanan atmosferik dan variasi temperatur 35°C, 50°C, 70°C, 90°C, 110°C; waktu proses 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 jam.
Proses pelindian menggunakan reaktor yang dilengkapi pengaduk dengan pengadukkan 300 rpm.
Hasil penelitian menunjukkan larutan asam klorida (HCl) 10% mampu melarutkan mineral ikutan dari kasiterit diantaranya: besi, lantanum, cerium, titanium yang merupakan pengotor dengan jumlah besar dalam kasiterit.
Kemurnian kasiterit yang diperoleh dari hasil pelindian menggunakan larutan HCl 10% (encer) adalah sebesar 82-83% SnO2 pada temperatur 110 oC selama 2 jam.
Kata kunci: kasiterit, mineral ikutan, asam klorida, reaktor berpengaduk, pelindian.
Related Results
PENGARUH PENGGUNAAN ASAM ASAM ASETAT, ASAM KLORIDA DAN ASAM SITRAT TERHADAP KARAKTERISTIK LEM DARI LIMBAH SISIK IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus)
PENGARUH PENGGUNAAN ASAM ASAM ASETAT, ASAM KLORIDA DAN ASAM SITRAT TERHADAP KARAKTERISTIK LEM DARI LIMBAH SISIK IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus)
ABSTRACT The aim of this study was to determine the effect of acetic acid, hydrochloric acid, and citric acid on the physical characteristics of glue from red snapper scale...
Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A Siwabesy (RSG-GAS)
Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A Siwabesy (RSG-GAS)
Keselamatan merupakan faktor utama dan pertama dalam pengoperasian suatu fasilitas atau instalasi, apalagi dalam pengoperasian reaktor nuklir yangmengandung potensi bahaya radioakt...
Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks Kloropentaaminakobalt(III) Klorida
Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks Kloropentaaminakobalt(III) Klorida
Pada penelitian sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks kloropentaaminakobalt(III) klorida, bertujuan untuk mengetahui cara sintesis senyawa kompleks kloropentaaminakobalt(III)...
INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5
INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5
ABSTRAK INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5. Reaktor modular daya-kecil (small modular reactor, S...
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI. Pengendalian reaktor dilakukan dengan beberapa tahapan seperti mengubah jumlah atau posisi bahan bakar, ...
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Background: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan komposisi asam lemak VCO dengan metode fermentasi dari berbagai varietas kelapa di Kecamatan Kajang Kabu...
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profil lemak hewani dari dua jenis daging babi daribangsa (breed) yang berbeda yaitu babi bali asli (babi lokal) dan babi la...
ANALISIS PENGATURAN POSISI CONTROL RODS PADA KONSEP REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL INDONESIA PASCA REACTOR SCRAM
ANALISIS PENGATURAN POSISI CONTROL RODS PADA KONSEP REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL INDONESIA PASCA REACTOR SCRAM
ANALISISPENGATURAN POSISI CONTROL RODS PADA KONSEP REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL INDONESIA PASCA REACTOR SCRAM POST REACTOR SCRAM CONTROL RODS POSITION ADJUSTMENT ANALYSIS FOR THE IN...

