Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENYISIHAN LOGAM PADA LINDI DENGAN SISTEM SUB-SURFACE CONSTRUCTED WETLAND

View through CrossRef
ABSTRAK Salah satu hasil dari proses pengolahan sampah yang dilakukan di TPA adalah air lindi. Sebagian besar sampah yang diolah di TPA Batu Layang berasal dari limbah domestik, walaupun demikian, di dalam air lindi tersebut juga memiliki kandungan logam. Keberadaannya di lingkungan harus dihindari karena apabila logam berat masuk ke dalam rantai makanan dalam kadar tertentu dapat mengganggu kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar efisiensi penyisihan logam Cu, Zn, dan Fe pada lindi dengan menggunakan sistem Sub-surface Constructed Wetland menggunakan tanaman Cyperus papyrus dan Echinodorus palaefolius, membandingkan besar efisiensi antara tanaman Cyperus papyrus dan Echinodorus palaefolius dalam penyisihan logam pada lindi dan menentukan waktu detensi yang efektif untuk menurunkan kadar logam pada lindi. Setelah dilakukan penelitian, efisiensi penyisihan logam Cu, Fe dan Zn pada lindi dalam bak I dengan tanaman echinodorus paleofolius berdasarkan hasil analisis sampel awal lindi masing-masing sebesar 34.5%, 85.5% dan 94.2% dan pada bak II dengan tanaman cyperus papyrus masing-masing sebesar -3.4%, 76.4% dan 91.4%. Apabila berdasarkan hasil analisis effluent hari ke-0, maka efisiensi penyisihan logam pada bak I masing-masing sebesar 87.7%, 99.3% dan 95.5% sedangkan pada bak II masing-masing sebesar 75.9%, 98.8% dan 93.4%. Tanaman echinodorus paleofolius mampu menyerap logam Cu, Fe dan Zn dengan efisiensi penyerapan masing-masing sebesar 82.9%, 92.3% dan 90.5%, lebih banyak dibandingkan dengan tanaman cyperus papyrus yang memiliki efisiensi penyerapan masing-masing 71.5%, 90.8% dan 87.6%. Waktu detensi yang efektif dalam penurunan logam Cu, Fe dan Zn pada bak I dengan tanaman echinodorus paleofolius adalah 6 hari, sedangkan pada bak II dengan tanaman cyperus papyrus, waktu detensi untuk ketiga logam adalah 9 hari. Kata kunci: Lindi, Logam, Constructed Wetland
Title: PENYISIHAN LOGAM PADA LINDI DENGAN SISTEM SUB-SURFACE CONSTRUCTED WETLAND
Description:
ABSTRAK Salah satu hasil dari proses pengolahan sampah yang dilakukan di TPA adalah air lindi.
Sebagian besar sampah yang diolah di TPA Batu Layang berasal dari limbah domestik, walaupun demikian, di dalam air lindi tersebut juga memiliki kandungan logam.
Keberadaannya di lingkungan harus dihindari karena apabila logam berat masuk ke dalam rantai makanan dalam kadar tertentu dapat mengganggu kesehatan.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar efisiensi penyisihan logam Cu, Zn, dan Fe pada lindi dengan menggunakan sistem Sub-surface Constructed Wetland menggunakan tanaman Cyperus papyrus dan Echinodorus palaefolius, membandingkan besar efisiensi antara tanaman Cyperus papyrus dan Echinodorus palaefolius dalam penyisihan logam pada lindi dan menentukan waktu detensi yang efektif untuk menurunkan kadar logam pada lindi.
Setelah dilakukan penelitian, efisiensi penyisihan logam Cu, Fe dan Zn pada lindi dalam bak I dengan tanaman echinodorus paleofolius berdasarkan hasil analisis sampel awal lindi masing-masing sebesar 34.
5%, 85.
5% dan 94.
2% dan pada bak II dengan tanaman cyperus papyrus masing-masing sebesar -3.
4%, 76.
4% dan 91.
4%.
Apabila berdasarkan hasil analisis effluent hari ke-0, maka efisiensi penyisihan logam pada bak I masing-masing sebesar 87.
7%, 99.
3% dan 95.
5% sedangkan pada bak II masing-masing sebesar 75.
9%, 98.
8% dan 93.
4%.
Tanaman echinodorus paleofolius mampu menyerap logam Cu, Fe dan Zn dengan efisiensi penyerapan masing-masing sebesar 82.
9%, 92.
3% dan 90.
5%, lebih banyak dibandingkan dengan tanaman cyperus papyrus yang memiliki efisiensi penyerapan masing-masing 71.
5%, 90.
8% dan 87.
6%.
Waktu detensi yang efektif dalam penurunan logam Cu, Fe dan Zn pada bak I dengan tanaman echinodorus paleofolius adalah 6 hari, sedangkan pada bak II dengan tanaman cyperus papyrus, waktu detensi untuk ketiga logam adalah 9 hari.
Kata kunci: Lindi, Logam, Constructed Wetland.

Related Results

Pengujian Toksisitas Lindi Instalasi Pengolahan Lindi TPA Piyungan pada Daphnia sp. dengan Whole Effluent Toxicity
Pengujian Toksisitas Lindi Instalasi Pengolahan Lindi TPA Piyungan pada Daphnia sp. dengan Whole Effluent Toxicity
Lindi adalah rembesan yang melalui tumpukan sampah hasil endapan yang berada di bawah landfill yang terakumulasi yang terdiri dari bahan organik dan anorganik. Lindi hasil pengolah...
Penyisihan Limbah Organik Air Lindi TPA Jatibarang Menggunakan Koagulasi-Flokulasi Kimia
Penyisihan Limbah Organik Air Lindi TPA Jatibarang Menggunakan Koagulasi-Flokulasi Kimia
Air lindi yang meresap ke dalam tanah yang berpotensi bercampur dengan air tanah sehingga menimbulkan pencemaran tanah, air tanah dan air permukaan. Komposisi limbah lindi dari ber...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Logam berat adalah unsur logam dengan berat/ massa atom tinggi. Dalam kajian lingkungan logam dikategorikan menjadi logam berat jika memilki berat jenis lebih besar dari 5 g/ml. Se...
Penyisihan BOD COD dari Air Limbah Greywater Menggunakan Tanaman Vetiveria pada Reaktor Lahan Basah Buatan
Penyisihan BOD COD dari Air Limbah Greywater Menggunakan Tanaman Vetiveria pada Reaktor Lahan Basah Buatan
Air limbah greywater yang dihasilkan semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Salah satu upaya untuk mengurangi beban beban yang berada di perairan diperlukan suatu ...
Pembuatan Mesin Tempa Logam Dengan System Forging Hammer
Pembuatan Mesin Tempa Logam Dengan System Forging Hammer
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penggunaan mesin tempa logam dalam pengolahan logam. Salah satu keuntungannya untuk mempercepat proses penempaan logam. Saat ini pr...

Back to Top