Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEANEKARAGAMAN JENIS DAN PERSEBARAN MOLLUSCA DI PANTAI BONDO DAN PANTAI PRAWEAN BANDENGAN KEBUPATEN JEPARA

View through CrossRef
ABSTRACTThis research was held in May 2016 and finished in June 2016. The objective of this research are to find out the diversity and the distribution of Mollusca on the Bondo beach and Prawean Bandengan Beach in Jepara. The method of obtaining the data is Line Transek and it is assisted with kuadran technique along 26 meters. The location is divided by two stations. The first station is on Bondo beach and the second station is on Prawean Bandengan beach. Each station consists of 5 transek. The distance of each transek is 50 meters. Each transek consists of 5 kuadran. The used kuadran is 2x2m2in size. The distance of each kuadran is 5 meters. The result in this research is the diversity level that consists of Shanon-Winner Index, equalization index, equation index, differentiation index and distribution of Mollusca which use descriptive analysis. The result shows that 11 species were found in Bondo beach and Prawean Bandengan Beach are classified as medium category in Mollusca diversity level categories which the diversity index (H’) in Bondo Beach and Prawean Bandengan Beach were 1,58 and 2,09 respectively. Mollusca were found at the different substrate like dead coral, rubble, sand, muddy sand and logs. Keywords : Bondo Beach, Diversity, Distribution, Mollusca, and Prawean Bandengan Beach ABSTRAKPenelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2016 sampai dengan bulan Juni 2016 bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan persebaran mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan Kabupaten Jepara. Pengambilan data kenanekaragaman jenis dan persebaran mollusca dilakukan dengan metode line transek berbantu kuadrat sepanjang 26 meter. Lokasi dibagi menjadi 2 stasiun. Stasiun 1 di Pantai Bondo dan stasiun 2 di Pantai Prawean Bandengan. Setiap stasiun terdiri dari 5 transek. Jarak antar transek yaitu 50 meter. Setiap transeknya terdiri 5 kuadrat. Kuadrat yang digunakan yaitu 2x2m2. Jarak tiap kuadrat yaitu 5 meter. Data yang didapat dari penelitian ini adalah tingkat keanekaragaman jenis meliputi Indeks Shanon-Winner, Indeks Kemerataan, Indeks Kesamaan dan Ketidaksamaan dan persebaran mollusca . Adapun analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil dari penelitian di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan Kabupaten Jepara ditemukan 11 spesies, dengan nilai tingkat keanekaragaman jenis mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan termasuk kedalam kategori melimpah sedang, dengan indeks keanekaragaman jenis (H’) di Pantai Bondo sebesar 1,58 dan Pantai Prawean Bandengan sebesar 2,09. Mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan ditemukan pada substrat yang berbeda-beda yaitu karang mati, pecahan karang, pasir, pasir berlumpur dan batang kayu. Kata kunci : Pantai Bondo, kenaekaragaman jenis, persebaran, Mollusca, , dan Pantai Prawean Bandengan.
Title: KEANEKARAGAMAN JENIS DAN PERSEBARAN MOLLUSCA DI PANTAI BONDO DAN PANTAI PRAWEAN BANDENGAN KEBUPATEN JEPARA
Description:
ABSTRACTThis research was held in May 2016 and finished in June 2016.
The objective of this research are to find out the diversity and the distribution of Mollusca on the Bondo beach and Prawean Bandengan Beach in Jepara.
The method of obtaining the data is Line Transek and it is assisted with kuadran technique along 26 meters.
The location is divided by two stations.
The first station is on Bondo beach and the second station is on Prawean Bandengan beach.
Each station consists of 5 transek.
The distance of each transek is 50 meters.
Each transek consists of 5 kuadran.
The used kuadran is 2x2m2in size.
The distance of each kuadran is 5 meters.
The result in this research is the diversity level that consists of Shanon-Winner Index, equalization index, equation index, differentiation index and distribution of Mollusca which use descriptive analysis.
The result shows that 11 species were found in Bondo beach and Prawean Bandengan Beach are classified as medium category in Mollusca diversity level categories which the diversity index (H’) in Bondo Beach and Prawean Bandengan Beach were 1,58 and 2,09 respectively.
Mollusca were found at the different substrate like dead coral, rubble, sand, muddy sand and logs.
 Keywords : Bondo Beach, Diversity, Distribution, Mollusca, and Prawean Bandengan Beach ABSTRAKPenelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2016 sampai dengan bulan Juni 2016 bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan persebaran mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan Kabupaten Jepara.
Pengambilan data kenanekaragaman jenis dan persebaran mollusca dilakukan dengan metode line transek berbantu kuadrat sepanjang 26 meter.
Lokasi dibagi menjadi 2 stasiun.
Stasiun 1 di Pantai Bondo dan stasiun 2 di Pantai Prawean Bandengan.
Setiap stasiun terdiri dari 5 transek.
Jarak antar transek yaitu 50 meter.
Setiap transeknya terdiri 5 kuadrat.
Kuadrat yang digunakan yaitu 2x2m2.
Jarak tiap kuadrat yaitu 5 meter.
Data yang didapat dari penelitian ini adalah tingkat keanekaragaman jenis meliputi Indeks Shanon-Winner, Indeks Kemerataan, Indeks Kesamaan dan Ketidaksamaan dan persebaran mollusca .
Adapun analisis data dilakukan secara deskriptif.
Hasil dari penelitian di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan Kabupaten Jepara ditemukan 11 spesies, dengan nilai tingkat keanekaragaman jenis mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan termasuk kedalam kategori melimpah sedang, dengan indeks keanekaragaman jenis (H’) di Pantai Bondo sebesar 1,58 dan Pantai Prawean Bandengan sebesar 2,09.
Mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan ditemukan pada substrat yang berbeda-beda yaitu karang mati, pecahan karang, pasir, pasir berlumpur dan batang kayu.
 Kata kunci : Pantai Bondo, kenaekaragaman jenis, persebaran, Mollusca, , dan Pantai Prawean Bandengan.

Related Results

Studi Kelimpahan Megabenthos di Padang Lamun Perairan Jepara
Studi Kelimpahan Megabenthos di Padang Lamun Perairan Jepara
Megabenthos adalah organisme berukuran lebih dari 1 cm yang tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan fungsi ekologis di padang lamun. Kelimpahan megabentos dipengaruhi oleh bebera...
Kesehatan Ekosistem Lamun di Pantai Kartini, Pantai Prawean, dan Pantai Semat Jepara
Kesehatan Ekosistem Lamun di Pantai Kartini, Pantai Prawean, dan Pantai Semat Jepara
Ekosistem lamun berperan penting sebagai peredam gelombang, perangkap sedimen, produsen primer, bahan obat, habitat dan tempat memijah biota di perairan. Kondisi ekosistem diperair...
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai September 2020 di Pantai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dengan tujuan untuk Menganalisis kesesuain kawasan ekowisata pantai kategori re...
Kelimpahan dan pola sebaran gastropoda di Pantai Blebak Jepara
Kelimpahan dan pola sebaran gastropoda di Pantai Blebak Jepara
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, kelimpahan dan pola sebaran gastropoda di Pantai Blebak Jepara. Penelitian ini berlokasi di Pantai Blebak, Desa Se...
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
ABSTRACTDrini and Krakal Beach are two beaches in the Gunungkidul area which are crowded with visitors. The high human activity, directly and indirectly will affect marine organism...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
Kota Bengkulu adalah ibukota dari Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai hanya ± 17,22 km. Wilayah pesisir Kota Bengkulu memanjang dari Sungai...

Back to Top