Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Apendictomy Dengan Sub-Arachnoid Block di Ruang Bougenville RSUD dr Abdul Rivai Kabupaten Berau

View through CrossRef
Sub-Arachnoid Block (SAB) merupakan teknik anestesi paling sering digunakan pada apendictomy. Mobilisasi dini merupakan intervensi keperawatan independent untuk mengurangi nyeri kasus appendictomy. Tujuan: Menganalisa pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeri pada pasien apendictomy dengan Sub-Arachnoid Block (SAB). Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment research dengan pendekatan post-test only with kontrol group design. Teknik penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien post-operasi Appendictomy masing-masing terbagi 2 kelompok, yaitu 15 orang kelompok mobilisasi dini dan 15 orang kelompok kontrol (istirahat). Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisa data digunakan uji Wilcoxon dan Mann-Withney Umenggunakan tingkat signifikasi 0,05. Hasil: Rata-rata tingkat nyeri sebelum intervensi kelompok mobilisasi dini 6,26 dan kelompok kontrol 6,20. Rata-rata tingkat nyeri setelah intervensi kelompok mobilisasi dini 4,20 dan kelompok kontrol 5,06. Terdapat pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan tingkat nyeri (Z-score -3,457; p-value 0,001); terdapat pengaruh intervensi istritahat terhadap penurunan tingkat nyeri (Z-score -2,850; p-value 0,004). Simpulan: intervensi mobilisasi dini (mean rank 12,13) memiliki pengaruh lebih baik dibandingkan kelompok kontrol (mean rank 18,87) terhadap penurunan tingkat nyeri pasien apendictomy dengan Sub-Arachnoid Block (SAB). Saran: Mobilisasi dini diimplementasikan intervensi keperawatan independen pada pasien post-operasi Appendictomy dengan Spinal Anesthesia Block (SAB).
Title: Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Apendictomy Dengan Sub-Arachnoid Block di Ruang Bougenville RSUD dr Abdul Rivai Kabupaten Berau
Description:
Sub-Arachnoid Block (SAB) merupakan teknik anestesi paling sering digunakan pada apendictomy.
Mobilisasi dini merupakan intervensi keperawatan independent untuk mengurangi nyeri kasus appendictomy.
Tujuan: Menganalisa pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeri pada pasien apendictomy dengan Sub-Arachnoid Block (SAB).
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment research dengan pendekatan post-test only with kontrol group design.
Teknik penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien post-operasi Appendictomy masing-masing terbagi 2 kelompok, yaitu 15 orang kelompok mobilisasi dini dan 15 orang kelompok kontrol (istirahat).
Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi.
Analisa data digunakan uji Wilcoxon dan Mann-Withney Umenggunakan tingkat signifikasi 0,05.
Hasil: Rata-rata tingkat nyeri sebelum intervensi kelompok mobilisasi dini 6,26 dan kelompok kontrol 6,20.
Rata-rata tingkat nyeri setelah intervensi kelompok mobilisasi dini 4,20 dan kelompok kontrol 5,06.
Terdapat pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan tingkat nyeri (Z-score -3,457; p-value 0,001); terdapat pengaruh intervensi istritahat terhadap penurunan tingkat nyeri (Z-score -2,850; p-value 0,004).
Simpulan: intervensi mobilisasi dini (mean rank 12,13) memiliki pengaruh lebih baik dibandingkan kelompok kontrol (mean rank 18,87) terhadap penurunan tingkat nyeri pasien apendictomy dengan Sub-Arachnoid Block (SAB).
Saran: Mobilisasi dini diimplementasikan intervensi keperawatan independen pada pasien post-operasi Appendictomy dengan Spinal Anesthesia Block (SAB).

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Apendiksitis merupakan kondisi gangguan pencernaan berupa peradangan pada usus buntu yang dipengaruhi beberapa faktor seperti konsumsi makanan cepat saji dan aktivitas yang berlebi...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Menganalisis pengaruh tenaga kerja subsektor Kehutanan secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor Kehutanan di Kabupaten Berau. ...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Jumlah pr...
HUBUNGAN MOTIVASI PASIEN DENGAN PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PASCA SECTIO CAESARIA
HUBUNGAN MOTIVASI PASIEN DENGAN PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PASCA SECTIO CAESARIA
Pendahuluan: Salah satu konsep dasar perawatan persalinan dengan sectio caesaria adalah mobilisasi dini. Keterlambatan melakukan mobilisasi dini pasca sectio caesaria dapat memperl...

Back to Top