Javascript must be enabled to continue!
Korelasi Pendidikan Agama Islam Dengan Pembentukan Akhlak Al-Karimah Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Campalagian
View through CrossRef
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pendapat para ahli yang menyatakan bahwa tujuan Pendidikan Agama Islam adalah pembentukan akhlak. Salah satu masalah yang banyak mendapat sorotan dari pengamat Islam adalah kurangnya jam pelajaran untuk materi Pendidikan Agama Islam di sekolah, sehingga hal tersebut dianggap sebagai penyebab utama kekurangnya kemampuan siswa dalam memahami dan menghayati ajaran agama sehingga siswa tidak memiliki bekal untuk membentengi dirinya sendiri dari pengaruh negatif globalisasi. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengangkat judul "Korelasi Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Akhlak Al-Karimah pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan korelasi Pendidikan Agama Islam dengan pembentukan sifat amanah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian; 2) Untuk menjelaskan korelasi Pendidikan Agama Islam dengan pembentukan sikap tawadhu’ siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian; dan 3) Untuk menjelaskan korelasi Pendidikan Agama Islam dengan pembentukan sikap tawakkal siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Campalagian berjumlah 135 siswa. Sampel sebanyak 40 siswa diambil dengan cara Proportional Random Sampling. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Pendidikan Agama Islam dan sebagai variabel bebas adalah akhlak al-karimah. Sumber data penelitian adalah responden dan dokumentasi. Metode dan instrumen pengumpulan datanya adalah angket dengan instrumen pedoman angket, observasi dengan instrumen pedoman observasi, dan dokumentasi dengan pedoman dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Ada korelasi yang signifikan antara pendidikan agama Islam dan pembentukan sifat amanah dengan koefisien korelasinya kurang dari taraf signifikansi; 2) Tidak ada korelasi antara pendidikan agama Islam dan pembentukan sikap tawadhu’ dengan koefisien korelasinya lebih dari taraf signifikansi; dan 3) Ada korelasi yang signifikan antara pendidikan agama Islam dan pembentukan sikap tawakkal dengan koefisien korelasinya kurang dari taraf signifikansi. Besarnya F hitung adalah 3.623 dengan nilai signifikan 0,027 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara Pendidikan Agama Islam dan pembentukan akhlak al-karimah pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian
Title: Korelasi Pendidikan Agama Islam Dengan Pembentukan Akhlak Al-Karimah Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Campalagian
Description:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pendapat para ahli yang menyatakan bahwa tujuan Pendidikan Agama Islam adalah pembentukan akhlak.
Salah satu masalah yang banyak mendapat sorotan dari pengamat Islam adalah kurangnya jam pelajaran untuk materi Pendidikan Agama Islam di sekolah, sehingga hal tersebut dianggap sebagai penyebab utama kekurangnya kemampuan siswa dalam memahami dan menghayati ajaran agama sehingga siswa tidak memiliki bekal untuk membentengi dirinya sendiri dari pengaruh negatif globalisasi.
Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengangkat judul "Korelasi Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Akhlak Al-Karimah pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan korelasi Pendidikan Agama Islam dengan pembentukan sifat amanah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian; 2) Untuk menjelaskan korelasi Pendidikan Agama Islam dengan pembentukan sikap tawadhu’ siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian; dan 3) Untuk menjelaskan korelasi Pendidikan Agama Islam dengan pembentukan sikap tawakkal siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Campalagian berjumlah 135 siswa.
Sampel sebanyak 40 siswa diambil dengan cara Proportional Random Sampling.
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Pendidikan Agama Islam dan sebagai variabel bebas adalah akhlak al-karimah.
Sumber data penelitian adalah responden dan dokumentasi.
Metode dan instrumen pengumpulan datanya adalah angket dengan instrumen pedoman angket, observasi dengan instrumen pedoman observasi, dan dokumentasi dengan pedoman dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Ada korelasi yang signifikan antara pendidikan agama Islam dan pembentukan sifat amanah dengan koefisien korelasinya kurang dari taraf signifikansi; 2) Tidak ada korelasi antara pendidikan agama Islam dan pembentukan sikap tawadhu’ dengan koefisien korelasinya lebih dari taraf signifikansi; dan 3) Ada korelasi yang signifikan antara pendidikan agama Islam dan pembentukan sikap tawakkal dengan koefisien korelasinya kurang dari taraf signifikansi.
Besarnya F hitung adalah 3.
623 dengan nilai signifikan 0,027 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara Pendidikan Agama Islam dan pembentukan akhlak al-karimah pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Campalagian
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha Berjama’ah Terhadap Hasil Belajar Aqidah Akhlak Pada Siswa Kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Al Irsyad Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023
Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha Berjama’ah Terhadap Hasil Belajar Aqidah Akhlak Pada Siswa Kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Al Irsyad Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023
Penelitian ini membahas pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap hasil belajar aqidah akhlak siswa kelas VIII di SMP Al Irsyad Surakarta Penelitian ini diantaranya: (1) Untuk meng...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Pengaruh Konsep diri dan Kepercayaan diri Terhadap Hasil Belajar Matematika
Pengaruh Konsep diri dan Kepercayaan diri Terhadap Hasil Belajar Matematika
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi konsep diri, kepercayaan diri, dan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako; (...
Akhlak Terhadap Keluarga, Akhlak Terhadap Tetangga, dan Akhlak Terhadap Lingkungan
Akhlak Terhadap Keluarga, Akhlak Terhadap Tetangga, dan Akhlak Terhadap Lingkungan
Manusia selayaknya mempunyai dua garis korelasi dalam menjalani kehidupan, yakni garis horizontal dan garis vertical ialah tentang bagaimana seorang manusia berhubungan dengan Tuha...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menjelaskan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa...
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Akhlakul Karimah untuk Meningkatkan Kemandirian Peserta Didik SMA-IT Miftahul Khoir Dago Bandung
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Akhlakul Karimah untuk Meningkatkan Kemandirian Peserta Didik SMA-IT Miftahul Khoir Dago Bandung
Abstract. There were students who still did not practice good morals, while at SMA-IT Miftahul Khoir there was already moral development. So from that moment on, fostering moral ch...
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Abstract. Human quality can not only be measured in terms of scientific excellence and expertise alone, but also measured by the quality of morals. High knowledge without being acc...

