Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TANGGUNG JAWAB PENGELOLA JALAN TOL ATAS KECELAKAAN DI JALAN TOL JAKARTA-CIKAMPEK

View through CrossRef
Jalan Tol merupakan jalan bebas hambatan, akan tetapi masih banyak pengguna jalan yang merasa tidak aman, seperti kasus pecahnya ban mobil pada KM 39+500 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Bagaimana Tanggung Jawab Pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada kecelakaan yang terjadi di KM 39 Tol Cikampek menurut Undang- Undang No. 38 Tahun 2004 Tentang Jalan dan bagaimana pemberian ganti rugi oleh Pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek terhadap korban kecelakaan di KM 39 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, merupakan pokok permasalahan yang dibahas. Metode penelitian yang dipergunakan merupakan penelitan normatif, bersifat deskriptif, dengan bersumber pada data sekunder dan data primer sebagai data pendukung. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pengelola jalan tol Jakarta-cikampek tidak bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan Pasal 42 UU 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, dan pemberian ganti rugi yang diberikan oleh pengelola jalan tol Jakarta-cikampek terhadap korban hanya sebatas kerugian materil saja, tidak mencakup kerugian immateril. PT (Persero) Jasa Marga Dianggap Lalai Karena Terbukti Masih Ada Ruas Jalan Yang Tidak Memenuhi Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol.
Title: TANGGUNG JAWAB PENGELOLA JALAN TOL ATAS KECELAKAAN DI JALAN TOL JAKARTA-CIKAMPEK
Description:
Jalan Tol merupakan jalan bebas hambatan, akan tetapi masih banyak pengguna jalan yang merasa tidak aman, seperti kasus pecahnya ban mobil pada KM 39+500 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Bagaimana Tanggung Jawab Pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada kecelakaan yang terjadi di KM 39 Tol Cikampek menurut Undang- Undang No.
38 Tahun 2004 Tentang Jalan dan bagaimana pemberian ganti rugi oleh Pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek terhadap korban kecelakaan di KM 39 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, merupakan pokok permasalahan yang dibahas.
Metode penelitian yang dipergunakan merupakan penelitan normatif, bersifat deskriptif, dengan bersumber pada data sekunder dan data primer sebagai data pendukung.
Analisis dilakukan secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif.
Hasil penelitian menggambarkan bahwa pengelola jalan tol Jakarta-cikampek tidak bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan Pasal 42 UU 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, dan pemberian ganti rugi yang diberikan oleh pengelola jalan tol Jakarta-cikampek terhadap korban hanya sebatas kerugian materil saja, tidak mencakup kerugian immateril.
PT (Persero) Jasa Marga Dianggap Lalai Karena Terbukti Masih Ada Ruas Jalan Yang Tidak Memenuhi Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol.

Related Results

Persepsi Pengguna Jalan Tol Terhadap Penyesuaian Tarif Tol Secara Berkala Untuk Mendorong Investasi Jalan Tol
Persepsi Pengguna Jalan Tol Terhadap Penyesuaian Tarif Tol Secara Berkala Untuk Mendorong Investasi Jalan Tol
Besaran tarif tol ideal adalah tarif yang memperhatikan kelayakan investasi yakni pengembalian investasi dan keuntungan yang wajar bagi investor dan juga memperhatikan kemampuan - ...
Kajian Karakteristik Lalu-Lintas Di Jalan Tol Serta Korelasi Dengan Pola Kecelakaan
Kajian Karakteristik Lalu-Lintas Di Jalan Tol Serta Korelasi Dengan Pola Kecelakaan
Penelitian ini dilakukan dengan membagi rumusan masalah menjadi 2 bagian yaitu bagaimana karakteristik lalu lintas (arus, kecepatan, dan kepadatan) di jalan Tol Jagorawi arah Bogor...
TINJAUAN METODE PEMBAYARAN KARTU TOL ELEKTRONIK (LOKASI DI GERBANG TOL BANYUMANIK, JALAN TOL SEMARANG-SOLO)
TINJAUAN METODE PEMBAYARAN KARTU TOL ELEKTRONIK (LOKASI DI GERBANG TOL BANYUMANIK, JALAN TOL SEMARANG-SOLO)
Jalan tol saat ini memiliki peran yang penting dalam mengefisienkan waktu tempuh perjalanan kendaraan roda 4 (empat) atau lebih dari satu tempat ke tempat yang lain. Sistem pembaya...
PEMETAAN RISIKO KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN TOL CIPULARANG
PEMETAAN RISIKO KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN TOL CIPULARANG
Salah satu tol yang tercatat rawan kecelakaan oleh Badan Pengusaha Jalan Tol (BPJT) Kota Bandung adalah Tol Cipularang. Mulai dari kecelakaan lalu lintas ringan yang tidak menimbul...
KARAKTERISTIK KECELAKAAN LALU LINTAS DAN LOKASI BLACK SPOT DI KAB. CILACAP
KARAKTERISTIK KECELAKAAN LALU LINTAS DAN LOKASI BLACK SPOT DI KAB. CILACAP
Kecelakaan dan kemacetan lalu lintas merupakan dua masalah transportasi yang perlu diatasi segera. Selama tahun 2012 tercatat sebanyak 25.131 nyawa hilang akibat kecelakaan lalu li...
Implementation and analysis of an adaptive multilevel Monte Carlo algorithm
Implementation and analysis of an adaptive multilevel Monte Carlo algorithm
Abstract. We present an adaptive multilevel Monte Carlo (MLMC) method for weak approximations of solutions to Itô stochastic differential equations (SDE). The work [...

Back to Top