Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH LATIHAN PEREGANGAN ISOMETRIK STATIS TERHADAP FLEKSIBILITAS HAMSTRING PADA PEMAIN PERSELA LAMONGAN FC
View through CrossRef
Fleksibilitas melibatkan otot dan persendian dalam gerakannya. Dalam kegiatan berolahraga, fleksibilitas sangat dibutuhkan agar gerakan sendi dan otot meregang secara maksimal. Supaya otot dan sendi dapat lebih optimal lagi dalam melakukan aktivitas, dibutuhkan latihan yang dapat meningkatkan kemampuan otot maupun sendi. Latihan isometrik statis merupakan latihan peregangan statis (diam) dengan keadaan otot relaksasi namun otot tidak mengalami pemanjangan atau pemendekan. Dalam sepak bola, paha belakang berperan aktif sepanjang siklus mulai gaya berjalan, mengayun (saat menendang), dan berlari. Selama fase ayunan, paha belakang (hamstring) berada diperlukan untuk berkontraksi dengan kuat sambil memanjangkan untuk memperlambat ekstensi dan fleksi lutut pinggul. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah experiment research. Penulis hanya menggunakan satu kelompok dengan satu kali tes (One Group Post-Test Only Design). Subjek yaitu 28 pemain Persela Lamongan FC berjenis kelamin laki-laki, dengan diberi treatment dan di akhir dilakukan post-test. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari, dimulai dari tanggal 8 Januari 2024 hingga 26 Februari 2024. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sit and Reach Test. Hasil post test dengan menggunakan teknik One-Sample Statistics fleksibilitas pemain Persela Lamongan FC pada Sit and Reach Test diperoleh rata-rata sebesar 29,6429 dengan standar deviasi 6,998. Jika hasil tersebut dilihat dari tabel norma instrumen sit and reach test, dalam kriteria Baik. Nilai signifikansi post test fleksibilitas pada pemain Persela Lamongan FC >0,05 (sig=.225) dengan metode One Sample Test, menunjukkan ada pengaruh pada fleksibiltas pemain setelah diberi latihan peregangan isometrik statis. Data fleksibilitas pemain menyesuaikan batas minimal kriteria Test Value sebesar 28, dengan t = 1,242 dan mean difference = 1,643. Simpulan dari penelitian ini adalah fleksibilitas pemain Persela Lamongan FC sebesar 29,6429 dengan kategori baik. Ada pengaruh latihan isometrik statis terhadap fleksibilitas hamstring pada pemain Persela Lamongan FC dengan nilai signifikansi >0,05 (sig=.225).
LPPM IKIP PGRI Pontianak
Title: PENGARUH LATIHAN PEREGANGAN ISOMETRIK STATIS TERHADAP FLEKSIBILITAS HAMSTRING PADA PEMAIN PERSELA LAMONGAN FC
Description:
Fleksibilitas melibatkan otot dan persendian dalam gerakannya.
Dalam kegiatan berolahraga, fleksibilitas sangat dibutuhkan agar gerakan sendi dan otot meregang secara maksimal.
Supaya otot dan sendi dapat lebih optimal lagi dalam melakukan aktivitas, dibutuhkan latihan yang dapat meningkatkan kemampuan otot maupun sendi.
Latihan isometrik statis merupakan latihan peregangan statis (diam) dengan keadaan otot relaksasi namun otot tidak mengalami pemanjangan atau pemendekan.
Dalam sepak bola, paha belakang berperan aktif sepanjang siklus mulai gaya berjalan, mengayun (saat menendang), dan berlari.
Selama fase ayunan, paha belakang (hamstring) berada diperlukan untuk berkontraksi dengan kuat sambil memanjangkan untuk memperlambat ekstensi dan fleksi lutut pinggul.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah experiment research.
Penulis hanya menggunakan satu kelompok dengan satu kali tes (One Group Post-Test Only Design).
Subjek yaitu 28 pemain Persela Lamongan FC berjenis kelamin laki-laki, dengan diberi treatment dan di akhir dilakukan post-test.
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari, dimulai dari tanggal 8 Januari 2024 hingga 26 Februari 2024.
Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sit and Reach Test.
Hasil post test dengan menggunakan teknik One-Sample Statistics fleksibilitas pemain Persela Lamongan FC pada Sit and Reach Test diperoleh rata-rata sebesar 29,6429 dengan standar deviasi 6,998.
Jika hasil tersebut dilihat dari tabel norma instrumen sit and reach test, dalam kriteria Baik.
Nilai signifikansi post test fleksibilitas pada pemain Persela Lamongan FC >0,05 (sig=.
225) dengan metode One Sample Test, menunjukkan ada pengaruh pada fleksibiltas pemain setelah diberi latihan peregangan isometrik statis.
Data fleksibilitas pemain menyesuaikan batas minimal kriteria Test Value sebesar 28, dengan t = 1,242 dan mean difference = 1,643.
Simpulan dari penelitian ini adalah fleksibilitas pemain Persela Lamongan FC sebesar 29,6429 dengan kategori baik.
Ada pengaruh latihan isometrik statis terhadap fleksibilitas hamstring pada pemain Persela Lamongan FC dengan nilai signifikansi >0,05 (sig=.
225).
Related Results
EFEKTIVITAS DURASI STATIC STRETCHING TERHADAP FLEKSIBILITAS HAMSTRING PADA PEKERJA PABRIK
EFEKTIVITAS DURASI STATIC STRETCHING TERHADAP FLEKSIBILITAS HAMSTRING PADA PEKERJA PABRIK
Latar belakang: pekerja pabrik atau buruh identik dengan seseorang yang bekerja di suatu pabrik. Seiring dengan kesibukannya seseorang utamanya pekerja sering tidak memperhatikan p...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pendidikan Kesehatan Tentang Latihan Peregangan Otot (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah
Pendidikan Kesehatan Tentang Latihan Peregangan Otot (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah
Peregangan merupakan bagian penting dari setiap latihan atau olahraga. Peregangan adalah bagian dari pemanasan yang dilakukan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. Peregangan ak...
Intrinsic Risk Factors for Hamstring Injuries Among Male Soccer Players
Intrinsic Risk Factors for Hamstring Injuries Among Male Soccer Players
Background: Strain injuries of the posterior thigh are common in soccer. It seems that previous injury and age are important risk factors, but the literature is limited. This study...
The Role of the Nordic Hamstring Curl in the Rehabilitation of Hamstring Injuries: A Narrative Review
The Role of the Nordic Hamstring Curl in the Rehabilitation of Hamstring Injuries: A Narrative Review
Background: Hamstring injuries are common in sports requiring high speed and power, such
as soccer, football, and field. Prevention and rehabilitation strategies are essential to a...
PENGARUH LATIHAN ZIG-ZAG RUN DAN LADDER DRILL TERHADAP KELINCAHAN DRIBBLING PEMAIN FUTSAL MTS NEGERI 1 LUBUKLINGGAU
PENGARUH LATIHAN ZIG-ZAG RUN DAN LADDER DRILL TERHADAP KELINCAHAN DRIBBLING PEMAIN FUTSAL MTS NEGERI 1 LUBUKLINGGAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh latihan zig-zag run terhadap kelincahan dribbling pemain futsal MTs Negeri 1 Lubuklnggau, (2) pengaruh latihan ladder drill ...
Pengaruh metode latihan dan kelincahan terhadap power pemain sekolah sepakbola
Pengaruh metode latihan dan kelincahan terhadap power pemain sekolah sepakbola
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh metode latihan plyometrics hurdle hops dan multiple box jump up-down terhadap power pemain sekolah sepakbola, (2) pengaruh k...
Analisis Antropometri dan Kebugaran Kardiovaskuler pada Pemain Sekolah Sepakbola Turatea Jeneponto
Analisis Antropometri dan Kebugaran Kardiovaskuler pada Pemain Sekolah Sepakbola Turatea Jeneponto
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran antropometri dan kardiovaskular pemain sekolah sepakbola Turatea Jeneponto. Penelitian ini merupakan penelitian desk...

