Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Self Instructional Module (SIM) Airway Management terhadap Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan

View through CrossRef
Pendahuluan : Praktik klinik merupakan bagian penting dari proses pendidikan keperawatan. Kebutuhan akan strategi pembelajaran dapat memfasilitasi pembelajaran mahasiswa agar terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan yaitu Self Instruction Metode (SIM) karena mahasiswa dapat belajar mandiri tanpa tergantung dengan orang lain. Harapannya mahasiswa dalam proses belajar mengajar dapat lebih aktif dan mudah dalam memperoleh ilmu pengetahuan khususnya pengetahuan kegawatdaruratan. Masalah kegawatdaruratan yang sering terjadi baik di tahap pra hopital dan intrahospital yaitu masalah jalan nafas atau airway. Pengetahuan yang cukup akan mempengaruhi performa mahasiswa nantinya dalam menghadapi lingkungan kegawatdaruratan yang sebenarnya terutama di lahan praktik. Tujuan: mengetahui pengaruh SIM sebagai metode pembelajaran terhadap  pengetahuan tentang airway management pada mahasiswa keperawatan. Metode : Penelitian pra eksperimen dengan menggunakan one group pretest posttest design. Sampel dipilih secara probability sampling dengan metode consecutive sampling sejumlah 38 orang mahasiswa IKesT Muhammadiyah Palembang. Instrumen penelitian menggunakan modul airway management dan kuesioner pengetahuan. Hasil : Berdasarkan analisa data dengan uji Wilcoxon didapatkan p value <0.05 dengan nilai median sebelum 52,5 dan setelah 65. Kesimpulan : Adanya pengaruh SIM terhadap pengetahuan mahasiswa tentang airway management.  
Title: Pengaruh Self Instructional Module (SIM) Airway Management terhadap Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan
Description:
Pendahuluan : Praktik klinik merupakan bagian penting dari proses pendidikan keperawatan.
Kebutuhan akan strategi pembelajaran dapat memfasilitasi pembelajaran mahasiswa agar terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.
Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan yaitu Self Instruction Metode (SIM) karena mahasiswa dapat belajar mandiri tanpa tergantung dengan orang lain.
Harapannya mahasiswa dalam proses belajar mengajar dapat lebih aktif dan mudah dalam memperoleh ilmu pengetahuan khususnya pengetahuan kegawatdaruratan.
Masalah kegawatdaruratan yang sering terjadi baik di tahap pra hopital dan intrahospital yaitu masalah jalan nafas atau airway.
Pengetahuan yang cukup akan mempengaruhi performa mahasiswa nantinya dalam menghadapi lingkungan kegawatdaruratan yang sebenarnya terutama di lahan praktik.
Tujuan: mengetahui pengaruh SIM sebagai metode pembelajaran terhadap  pengetahuan tentang airway management pada mahasiswa keperawatan.
Metode : Penelitian pra eksperimen dengan menggunakan one group pretest posttest design.
Sampel dipilih secara probability sampling dengan metode consecutive sampling sejumlah 38 orang mahasiswa IKesT Muhammadiyah Palembang.
Instrumen penelitian menggunakan modul airway management dan kuesioner pengetahuan.
Hasil : Berdasarkan analisa data dengan uji Wilcoxon didapatkan p value <0.
05 dengan nilai median sebelum 52,5 dan setelah 65.
Kesimpulan : Adanya pengaruh SIM terhadap pengetahuan mahasiswa tentang airway management.
 .

Related Results

Superresolution fluorescence microscopy with structured illumination
Superresolution fluorescence microscopy with structured illumination
The resolution of a conventional fluorescence microscope image is diffraction limited which achieves a spatial resolution of 200nm lateral and 500nm axial. Recently, many superreso...
Pediatric Difficult Airway Management: Assessment and Intervention
Pediatric Difficult Airway Management: Assessment and Intervention
Background: Pediatric airways exemplify the adage that children are not merely small adults. Their airway anatomical differences are markedly different than that of an adult system...
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan merupakan sebuah tonggak atau dasar bagi perawat untukmelakukan suatu asuhan keperawatan. Pasien datang ke fasilitas kesehatan tentu memilikikeluhan masing-mas...
SIFAT-SIFAT DALAM PROSES KEPERAWATAN
SIFAT-SIFAT DALAM PROSES KEPERAWATAN
Menurut Callista Roy (1976), keperawatan merupakan disiplin ilmu yang berorientasi kepadapratik keperawatan berdasarkan ilmu keperawatan, yang ditujukan untuk memberikanpelayanan k...
"PROSES KEPERAWATAN SEBAGAI METODE DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN"
"PROSES KEPERAWATAN SEBAGAI METODE DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN"
Latar belakang : Standar praktik keperawatan profesional di Indonesia telah dijabarkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada tahun 2000. Standar tersebut mengacu pa...
Penerapan artificial intelligence dalam praktik pendidikan keperawatan
Penerapan artificial intelligence dalam praktik pendidikan keperawatan
Latar belakang: Artificial Intelligence (AI) semakin banyak diterapkan dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan efisiensi praktik keperawatan. Imp...
PENGARUH PENDEKATAN REFLECTIVE JOURNALING TERHADAP NILAI EVALUASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN ANAK DI STIKES BUDI LUHUR CIMAHI
PENGARUH PENDEKATAN REFLECTIVE JOURNALING TERHADAP NILAI EVALUASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN ANAK DI STIKES BUDI LUHUR CIMAHI
Keperawatan anak merupakan salah satu mata kuliah dalam keperawatan di mana mahasiswanya perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan critical thinking agar mampu memberikan asuhan k...

Back to Top