Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS TAKSONOMI FINK

View through CrossRef
Taksonomi Fink adalah taksonomi yang diciptakan oleh L.Dee Fink pada tahun 2003 yang mengekspresikan kebutuhan untuk jenis belajar yang baru, yaitu jenis yang melampaui domain kognitif. Taksonomi Fink mengacu pada enam aspek pembelajaran yaitu foundational knowledge, application, integration, human dimension, caring, learning how to learn. Taksonomi Fink memiliki penekanan pada penilaian aspek afektif, metakognitif dan kognitif. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan proses, validitas dan reliabilitas pengembangan instrumen penilaian hasil belajar matematika berbasis taksonomi Fink. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research Development). metode penelitian pengembangan (Research Development) merupakan dasar untuk mengembangakan produk tertentu yang akan dihasilkan, yaitu pada penelitian ini akan mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar berbasis taksonomi Fink dengan menggunakan teknik penilaian tes tertulis dan penilaian observasi sikap. Metode dalam penelitian ini mengacu pada metode pengembangan Thiagarajan yaitu hanya dibatasi pada 3D, yaitu define (pendahuluan), design (perancangan), develop (pengembangan). Uji coba dilakukan pada 30 siswa kelas VI di MI Raudlatul Mubtadiin Ketapang Sampang. Data penelitian dianalisis dan diperoleh data sebagai berikut: kevalidan instrumen soal diperoleh butir soal nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 masing-masing dengan rata-rata total adalah 30,5, 30, 29, 30, 31,5, 30,5, 29,5 dan nilai akhir masing-masing butir soal 84,8, 83,3, 80,5, 83,3 87,5, 84,8 dan 82 dengan predikat B yaitu dapat digunakan dengan sedikit revisi, kevalidan instrumen pengamatan sikap memiliki rata-rata total 36,5 dengan nilai akhir yang diperolah adalah 83 dengan predikat B dapat digunakan dengan sedikit revisi. Perhitungan validitas menggunakan rumus korelasi product moment dan uji-t dibantu dengan perhitungan aplikasi Microsoft Excel, diketahui bahwa nilai butir soal nomor 1, 2, 3, 4, 6, dan 7 berturut-turut 1.613995, 1.813196, 1.533539, 1.613995, 4.652325, dan 6.422057 yang lebih besar dari nilai = 1,071. Dengan demikian, keenam butir soal tersebut dinyatakan valid. Sedangkan butir soal ke 5 dengan nilai adalah -1.31546 yang lebih kecil dari nilai = 1,071, maka butir soal tersebut tidak valid. Perhitungan reliabilitas instrumen penilaian, diperoleh nilai = 0.46096 dan reliabilitas instrumen penilaian dinyatakan reliabel dengan mendapat kategori moderat atau sedang.
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Ibrohimy Bangkalan
Title: PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS TAKSONOMI FINK
Description:
Taksonomi Fink adalah taksonomi yang diciptakan oleh L.
Dee Fink pada tahun 2003 yang mengekspresikan kebutuhan untuk jenis belajar yang baru, yaitu jenis yang melampaui domain kognitif.
Taksonomi Fink mengacu pada enam aspek pembelajaran yaitu foundational knowledge, application, integration, human dimension, caring, learning how to learn.
Taksonomi Fink memiliki penekanan pada penilaian aspek afektif, metakognitif dan kognitif.
Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan proses, validitas dan reliabilitas pengembangan instrumen penilaian hasil belajar matematika berbasis taksonomi Fink.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research Development).
metode penelitian pengembangan (Research Development) merupakan dasar untuk mengembangakan produk tertentu yang akan dihasilkan, yaitu pada penelitian ini akan mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar berbasis taksonomi Fink dengan menggunakan teknik penilaian tes tertulis dan penilaian observasi sikap.
Metode dalam penelitian ini mengacu pada metode pengembangan Thiagarajan yaitu hanya dibatasi pada 3D, yaitu define (pendahuluan), design (perancangan), develop (pengembangan).
Uji coba dilakukan pada 30 siswa kelas VI di MI Raudlatul Mubtadiin Ketapang Sampang.
Data penelitian dianalisis dan diperoleh data sebagai berikut: kevalidan instrumen soal diperoleh butir soal nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 masing-masing dengan rata-rata total adalah 30,5, 30, 29, 30, 31,5, 30,5, 29,5 dan nilai akhir masing-masing butir soal 84,8, 83,3, 80,5, 83,3 87,5, 84,8 dan 82 dengan predikat B yaitu dapat digunakan dengan sedikit revisi, kevalidan instrumen pengamatan sikap memiliki rata-rata total 36,5 dengan nilai akhir yang diperolah adalah 83 dengan predikat B dapat digunakan dengan sedikit revisi.
Perhitungan validitas menggunakan rumus korelasi product moment dan uji-t dibantu dengan perhitungan aplikasi Microsoft Excel, diketahui bahwa nilai butir soal nomor 1, 2, 3, 4, 6, dan 7 berturut-turut 1.
613995, 1.
813196, 1.
533539, 1.
613995, 4.
652325, dan 6.
422057 yang lebih besar dari nilai = 1,071.
Dengan demikian, keenam butir soal tersebut dinyatakan valid.
Sedangkan butir soal ke 5 dengan nilai adalah -1.
31546 yang lebih kecil dari nilai = 1,071, maka butir soal tersebut tidak valid.
Perhitungan reliabilitas instrumen penilaian, diperoleh nilai = 0.
46096 dan reliabilitas instrumen penilaian dinyatakan reliabel dengan mendapat kategori moderat atau sedang.

Related Results

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Penilaian yang dilaksanakan oleh guru masih didominasi oleh penilaian yang digunakan mengukur aspek kognitif yang bisa diterapkan dalam penilaian kurikulum. Atas dasar tersebut pen...
Pengaruh Kecemasan Matematika Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa MTs Miftahul Ulum Peganden
Pengaruh Kecemasan Matematika Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa MTs Miftahul Ulum Peganden
Di Indonesia, pembelajaran matematika masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Banyak siswa menghadapi tantangan saat memahami materi yang diajarkan, dan salah satu penyebab palin...
Korelasi Antara Lingkungan Belajar Dan Minat Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Matematika
Korelasi Antara Lingkungan Belajar Dan Minat Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Matematika
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Korelasi Antara Lingkungan Belajar dengan hasil belajar Matematika Siswa, Korelasi antara Minat Belajar dengan hasil belajar matematika Si...
Studi Literatur: Identifikasi Kecemasan Matematika dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Studi Literatur: Identifikasi Kecemasan Matematika dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Hasil belajar matematika merupakan salah satu tolok ukur untuk melihat sejauh mana tujuan pembelajaran matematika telah tercapai, banyak faktor yang mempengaruhi hasil belajar mate...
Nur fitrah
Nur fitrah
Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang sangat penting, karena matematika sebagai mata pelajaran yang memungkinkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan merupakan sar...

Back to Top