Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Instrumen Footwork pada Olahraga Tenis Meja (Ryu Seung Mon) Berbasis Internet of Things (IoT)
View through CrossRef
Footwork merupakan komponen penting dalam performa atlet tenis meja, namun pengukuran dan pelatihannya masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen footwork berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan Ryu Seung Mon guna meningkatkan akurasi, efektivitas, dan efisiensi pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang telah disederhanakan menjadi beberapa tahapan, yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi, dan uji coba terbatas. Samepl uji coba kelompok kecil 25 orang dan kelompok besar 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen footwork berbasis IoT ini mampu merekam gerakan atlet secara real-time, memberikan umpan balik langsung, serta menganalisis kecepatan dan ketepatan gerakan berdasarkan pola footwork Ryu Seung Mon. Validasi oleh ahli materi pertama sebesar (86,33%), ahli materi kedua sebesar (88,75%) dan ahli media pertama (91,66%), ahli media pertama (90,25%) serta teknologi menunjukkan bahwa produk ini layak digunakan dalam pelatihan tenis meja. Signifikansi hasil ini menunjukkan bahwa integrasi IoT dalam pelatihan olahraga dapat meningkatkan kualitas pembinaan secara kuantitatif dan objektif. Kesimpulannya, instrumen ini efektif sebagai alat bantu alat ukur footwork dan dapat menjadi inovasi teknologi dalam pengembangan performa atlet tenis meja. Keterbatasan utama penelitian ini terletak pada potensi rendahnya validitas eksternal dan reliabilitas jangka panjang instrumen karena ketergantungan pada stabilitas perangkat IoT.
Universitas Negeri Padang
Title: Pengembangan Instrumen Footwork pada Olahraga Tenis Meja (Ryu Seung Mon) Berbasis Internet of Things (IoT)
Description:
Footwork merupakan komponen penting dalam performa atlet tenis meja, namun pengukuran dan pelatihannya masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan objektif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen footwork berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan Ryu Seung Mon guna meningkatkan akurasi, efektivitas, dan efisiensi pelatihan.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang telah disederhanakan menjadi beberapa tahapan, yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi, dan uji coba terbatas.
Samepl uji coba kelompok kecil 25 orang dan kelompok besar 40 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen footwork berbasis IoT ini mampu merekam gerakan atlet secara real-time, memberikan umpan balik langsung, serta menganalisis kecepatan dan ketepatan gerakan berdasarkan pola footwork Ryu Seung Mon.
Validasi oleh ahli materi pertama sebesar (86,33%), ahli materi kedua sebesar (88,75%) dan ahli media pertama (91,66%), ahli media pertama (90,25%) serta teknologi menunjukkan bahwa produk ini layak digunakan dalam pelatihan tenis meja.
Signifikansi hasil ini menunjukkan bahwa integrasi IoT dalam pelatihan olahraga dapat meningkatkan kualitas pembinaan secara kuantitatif dan objektif.
Kesimpulannya, instrumen ini efektif sebagai alat bantu alat ukur footwork dan dapat menjadi inovasi teknologi dalam pengembangan performa atlet tenis meja.
Keterbatasan utama penelitian ini terletak pada potensi rendahnya validitas eksternal dan reliabilitas jangka panjang instrumen karena ketergantungan pada stabilitas perangkat IoT.
Related Results
Analisis Kemampuan Footwork Tenis Meja Mahasiswa UKO Tenis Meja Universitas Negeri Padang
Analisis Kemampuan Footwork Tenis Meja Mahasiswa UKO Tenis Meja Universitas Negeri Padang
Permasalahan dalam penelitian ini Masalah dala m penelitina ini adalah rendahnya prestasi UKO Tenis Meja UNP yang berkemungkinan disebabkan oleh rendahnya kemampuan footwork, tuju...
Survei Kemampuan Pukulan Drive Topspin dalam Permainan Tenis Meja Usia Kurang Dari 15 Tahun (U-15) Pada Atlet Putra PersatuanTenis Meja (PTM) Mandiri Kampar
Survei Kemampuan Pukulan Drive Topspin dalam Permainan Tenis Meja Usia Kurang Dari 15 Tahun (U-15) Pada Atlet Putra PersatuanTenis Meja (PTM) Mandiri Kampar
Kemampuan pukulan drive topspin merupakan sebuah pukulan serangan dalam permainan tenis meja. permasalahan yang ada di dalam penelitian ini yaitu bagaimana tingkat kemampuan pukula...
Motivasi Minat Siswa SMP N 3 Ujung Batu Terhadap Permainan Tenis Meja
Motivasi Minat Siswa SMP N 3 Ujung Batu Terhadap Permainan Tenis Meja
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan dimana pembelajaran Tenis Meja siswa kurang memiliki perhatian atau minat terhadap olahraga tenis meja sehingga siswa cenderung l...
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan pukulan forehand dan backhand drive antara atlet tenis lapangan yang mendapatkan pelatihan dengan metode latihan drill...
Pengembangan Buku Ajar Tenis Meja dengan Metode Multiball Mpa’a Kacaru
Pengembangan Buku Ajar Tenis Meja dengan Metode Multiball Mpa’a Kacaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar tenis meja berbasis metode multiball mpa’a kacaru guna meningkatkan kemampuan pukulan backhand drive pada mata kuliah tenis m...
Sosialisasi Buku Saku Perwasitan Tenis Meja Berbasis Flipbook
Sosialisasi Buku Saku Perwasitan Tenis Meja Berbasis Flipbook
Kurangnya pengetahuan wasit tentang peraturan-peraturan tenis meja mengakibatkan banyak terjadinya kesalahan dalam mengambil keputusan pada saat memimpin pertandingan. Hal ini dika...
Upaya Meningkatkan Keterampilan Permainan Tenis Meja dengan Menerapkan Latihan Kelincahan
Upaya Meningkatkan Keterampilan Permainan Tenis Meja dengan Menerapkan Latihan Kelincahan
Tenis meja adalah permainan yang susah dimainkan oleh siswa di SMA Budi Dharma Cancar, seperti mempraktekkan pukulan forehand dan backahnd tenis meja. Peneliti ingin meningkatkan ...
Hubungan Kelentukan Pergelangan Tangan dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil Smash Forehand dalam Permainan Tenis Meja Pada Ekstrakurikuler Tenis Meja di Sma Negeri 1 Tembilahan
Hubungan Kelentukan Pergelangan Tangan dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil Smash Forehand dalam Permainan Tenis Meja Pada Ekstrakurikuler Tenis Meja di Sma Negeri 1 Tembilahan
Absrtak: Jenis penelitian ini adalah korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana “Kelentukan Pergelangan Tangan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil Smas...

