Javascript must be enabled to continue!
Analisis Biaya Diferensial Terhadap Keputusan Memproduksi Sendiri atau Membeli Dari Luar Pada UMKM Baso Aci Teh Ela
View through CrossRef
UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena kemampuannya menciptakan lapangan kerja dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, UMKM sering menghadapi tantangan dalam pengambilan keputusan strategis, khususnya dalam memilih antara memproduksi sendiri atau pembeli dari pemasok luar. Penelitian ini mengekplorasi pengaruh analisis biaya diferensial terhadap pengambilan keputusan UMKM terkait produksi sendiri atau pembelian bahan baku. Pendekatan kualitatif digunakan dengan studi kasus pada UMKM “Baso Aci Teh Ela” di Garut, Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa produksi sendiri memberikan keuntungan lebih besar dengan laba diferensial sebesar Rp 1.590.000 dibandingkan dengan membeli dari pemasok. Selain itu, faktor non-finansial seperti kualitas bahan baku, ketersedian sumber daya, dan hubungan dengan pemasok juga memengaruhi keputusan. Studi ini menyimpulkan bahwa pemahaman tentang biaya diferensial sangat penting sangat penting bagi UMKM untuk mengoptimalkan profitabilitas dan daya saing. Peningkatan literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM direkomendasikan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data keberlanjutan usaha
STIE UniSadhuGuna Business School
Title: Analisis Biaya Diferensial Terhadap Keputusan Memproduksi Sendiri atau Membeli Dari Luar Pada UMKM Baso Aci Teh Ela
Description:
UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena kemampuannya menciptakan lapangan kerja dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun, UMKM sering menghadapi tantangan dalam pengambilan keputusan strategis, khususnya dalam memilih antara memproduksi sendiri atau pembeli dari pemasok luar.
Penelitian ini mengekplorasi pengaruh analisis biaya diferensial terhadap pengambilan keputusan UMKM terkait produksi sendiri atau pembelian bahan baku.
Pendekatan kualitatif digunakan dengan studi kasus pada UMKM “Baso Aci Teh Ela” di Garut, Indonesia.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan analisis dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa produksi sendiri memberikan keuntungan lebih besar dengan laba diferensial sebesar Rp 1.
590.
000 dibandingkan dengan membeli dari pemasok.
Selain itu, faktor non-finansial seperti kualitas bahan baku, ketersedian sumber daya, dan hubungan dengan pemasok juga memengaruhi keputusan.
Studi ini menyimpulkan bahwa pemahaman tentang biaya diferensial sangat penting sangat penting bagi UMKM untuk mengoptimalkan profitabilitas dan daya saing.
Peningkatan literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM direkomendasikan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data keberlanjutan usaha.
Related Results
ANALISIS BIAYA DIFERENSIAL DAN BIAYA PELUANG DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI ATAU MEMPRODUKSI SENDIRI PADA RM. PODO MORO
ANALISIS BIAYA DIFERENSIAL DAN BIAYA PELUANG DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI ATAU MEMPRODUKSI SENDIRI PADA RM. PODO MORO
Dunia usaha dewasa ini ditandai dengan semakin ketatnya persaingan diantara perusahaan yang ada. Persaingan ini terjadi di dalam semua sektor perekonomian baik industri, perdaganga...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
Teh merupakan minuman yang paling populer di masyarakat. Terdapat empat jenis teh : teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh putih. Keempatnya dibedakan berdasarkan proses pengolahan....
Penerapan Metode Analisis SWOT Dalam Menentukan Strategi Pemasaran Pada Baso Aci (Studi Kasus Pada Baso Aci Nyengir)
Penerapan Metode Analisis SWOT Dalam Menentukan Strategi Pemasaran Pada Baso Aci (Studi Kasus Pada Baso Aci Nyengir)
Naufal Adham Maulana, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang, Penerapan Metode Analisis SWOT dalam Menentukan Strategi P...
Analisis Biaya Diferensial Terhadap Keputusan Memproduksi Sendiri atau Membeli dari Luar Pada UKM XYZ
Analisis Biaya Diferensial Terhadap Keputusan Memproduksi Sendiri atau Membeli dari Luar Pada UKM XYZ
UKM XYZ merupakan sebuah UKM usaha kue yang sudah berdiri 5 tahun lebih, sejak tahun 2019 awal dan masih beroperasi sampai saat ini. UKM XYZ harus membuat banyak pilihan strategis ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Teh hijau diproduksi dengan cara inaktivasi enzim polifenol oksidase pada daun teh pada suhu 90-110°C. Kualitas teh hijau dipengaruhi oleh kualitas pucuk yang digunakan untuk pengo...

