Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB SISWA TERINDIKASI LAMBAN BELAJAR DI SDN 1 BONO KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG

View through CrossRef
Lamban belajar (slow learner) bisa juga dikatakan sebagai suatu bentuk kelainan yang menyebabkan siswa perlu waktu yang lebih lambat dalam bidang akademik dibandingkan dengan siswa seusianya, siswa memiliki prestasi yang lebih rendah atau sedikit di bawah rata-rata untuk memahami suatu materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan faktor penyebab anak terindikasi lamban belajar di SDN 1 BONO Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi Teknik dan triangulasi sumber. Hasil analisis penelitian ini menunjukan terdapat dua siswa yang terindikasi lamban belajar yang duduk dibangku kelas III dan IV SD. Kedua siswa tersebut sering tertinggal dalam kegiatan pembelajaran dibandingkan dengan teman-teman seusiannya, siswa selalu mendapatkan nilai dibawah (KKM), lebih pasif saat proses pembelajaran, sering bermain sendiri, memiliki daya ingat rendah, kurang fokus ketika mengikuti pelajaran, kesulitan berhitung, dan mengalami kesulitan menghafal serta pemahaman. Hal ini terjadi karena kongnitif siswa lamban belajar terbatas, sehingga ketika mengerjakan soal yang diberikan oleh guru, jawaban diisi semampunya dan menjadikan antara soal serta jawaban tidak sesuai. Sehingga membutuhkan waktu yang lama saat belajar. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kedua siswa terindikasi lambar belajar di SD Negeri 1 BONO yaitu faktor natal (saat proses kelahiran), faktor lingkungan, dan faktor masalah pribadi yang dimiliki siswa.
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: ANALISIS FAKTOR PENYEBAB SISWA TERINDIKASI LAMBAN BELAJAR DI SDN 1 BONO KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Description:
Lamban belajar (slow learner) bisa juga dikatakan sebagai suatu bentuk kelainan yang menyebabkan siswa perlu waktu yang lebih lambat dalam bidang akademik dibandingkan dengan siswa seusianya, siswa memiliki prestasi yang lebih rendah atau sedikit di bawah rata-rata untuk memahami suatu materi pelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan faktor penyebab anak terindikasi lamban belajar di SDN 1 BONO Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus.
Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Keabsahan data menggunakan triangulasi Teknik dan triangulasi sumber.
Hasil analisis penelitian ini menunjukan terdapat dua siswa yang terindikasi lamban belajar yang duduk dibangku kelas III dan IV SD.
Kedua siswa tersebut sering tertinggal dalam kegiatan pembelajaran dibandingkan dengan teman-teman seusiannya, siswa selalu mendapatkan nilai dibawah (KKM), lebih pasif saat proses pembelajaran, sering bermain sendiri, memiliki daya ingat rendah, kurang fokus ketika mengikuti pelajaran, kesulitan berhitung, dan mengalami kesulitan menghafal serta pemahaman.
Hal ini terjadi karena kongnitif siswa lamban belajar terbatas, sehingga ketika mengerjakan soal yang diberikan oleh guru, jawaban diisi semampunya dan menjadikan antara soal serta jawaban tidak sesuai.
Sehingga membutuhkan waktu yang lama saat belajar.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kedua siswa terindikasi lambar belajar di SD Negeri 1 BONO yaitu faktor natal (saat proses kelahiran), faktor lingkungan, dan faktor masalah pribadi yang dimiliki siswa.
.

Related Results

PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI DI SMK PEMBANGUNAN NASIONAL
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI DI SMK PEMBANGUNAN NASIONAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Kewirausahaan siswa kelas XI OTKP di SMK Pembangunan Nasional. D...
PENGELOLAAN PROGRAM ULANGAN HARIAN BERSAMA (UHB) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
PENGELOLAAN PROGRAM ULANGAN HARIAN BERSAMA (UHB) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari program Ulangan Harian Bersama (UHB) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.Data yang digunakan dalam penelitian ini didapat...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Pengaruh Kreativitas Guru dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri di Kecamatan Wanea
Pengaruh Kreativitas Guru dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri di Kecamatan Wanea
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas guru dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilakukan di 5 Sekolah Dasar ...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
Pemberdayaan Petani Lewat Pemakaian Pupuk Organik Cair pada Tumbuhan Cabai di Wilayah Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Pemberdayaan Petani Lewat Pemakaian Pupuk Organik Cair pada Tumbuhan Cabai di Wilayah Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Kabupaten Tulungagung memiliki jumlah petani yang cukup banyak dengan komoditas yang ditanam adalah cabai. Hal tersebut dapat dilihat dari demografi yang ada dalam bahwa muncul lah...

Back to Top