Javascript must be enabled to continue!
Beragama Di Tengah Kebhinekaan: Pemaknaan Keberagamaan Pemeluk Buddha Dan Islam Di Dusun Sodong Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji bagaimana pemeluk agama Islam dan Budha di Dusun Sodong memaknai agamanya sehingga tercipta kehidupan yang rukun di tengah-tengah masyarakat multi agama. Pemaknaan agama oleh para pemeluknya akan membawa dampak pada perilaku keberagamaan mereka sehingga hal tersebut penting untuk kaji. Pemaknaan yang inklusif akan memunculkan sikap toleran terhadap yang lain, sebaliknya pemaknaan yang eksklusif akan memunculkan sikap intoleran terhadap yang lain. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif, teknik pengumpulan datanya dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan corak keberagamaan yang inklusif di kalangan pemeluk Buddha dan Islam di Dusun Sodong. Inklusifitas pemeluk Buddha tampak pada pemaknaan bahwa semua agama memiliki tujuan yang baik, oleh sebab itu tidak menjadi masalah apapun agama yang dipilih, asalkan bisa membawa kebaikan. Sikap inklusif pemeluk Islam tampak dalam pemaknaan agama yang menitik beratkan pada aspek kemaslahatan bersama (rahmatan lil alamin). Pemaknaan ini menempatkan perbuatan baik (amal shalih) sebagai ruh untuk menciptakan kehidupan yang harmonis.
Title: Beragama Di Tengah Kebhinekaan: Pemaknaan Keberagamaan Pemeluk Buddha Dan Islam Di Dusun Sodong Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo
Description:
Penelitian ini mengkaji bagaimana pemeluk agama Islam dan Budha di Dusun Sodong memaknai agamanya sehingga tercipta kehidupan yang rukun di tengah-tengah masyarakat multi agama.
Pemaknaan agama oleh para pemeluknya akan membawa dampak pada perilaku keberagamaan mereka sehingga hal tersebut penting untuk kaji.
Pemaknaan yang inklusif akan memunculkan sikap toleran terhadap yang lain, sebaliknya pemaknaan yang eksklusif akan memunculkan sikap intoleran terhadap yang lain.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif, teknik pengumpulan datanya dengan wawancara dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan corak keberagamaan yang inklusif di kalangan pemeluk Buddha dan Islam di Dusun Sodong.
Inklusifitas pemeluk Buddha tampak pada pemaknaan bahwa semua agama memiliki tujuan yang baik, oleh sebab itu tidak menjadi masalah apapun agama yang dipilih, asalkan bisa membawa kebaikan.
Sikap inklusif pemeluk Islam tampak dalam pemaknaan agama yang menitik beratkan pada aspek kemaslahatan bersama (rahmatan lil alamin).
Pemaknaan ini menempatkan perbuatan baik (amal shalih) sebagai ruh untuk menciptakan kehidupan yang harmonis.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pembentukan Karakter Siswa Beragama Buddha di Sekolah Markus Tangerang
Pembentukan Karakter Siswa Beragama Buddha di Sekolah Markus Tangerang
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah pembentukankarakter siswa beragama Buddha melalui Pendidikan Agama Buddha diSekolah Markus Tangerang. Tujuan dari penelitian ...
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
PANDANGAN DASAR EKONOMI ISLAM Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia....
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia. Sehingga persoalan produksi, ...
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
Moderasi beragama direalisasikan dalam bentuk toleransi antar maupun intern umat beragama. Keberagaman agama dapat menimbulkan konsep yang berbeda dalam memahami makna moderasi. Tu...
Sodong Cave as a Geomythological Space: Integrating Geological Values and Sacred Narratives in The Ijen Geopark
Sodong Cave as a Geomythological Space: Integrating Geological Values and Sacred Narratives in The Ijen Geopark
The conservation of geological sites and geodiversity in the Ijen Geopark, particularly Sodong Cave, is essential for preserving geological heritage that is vulnerable to degradati...
Reog Ponorogo Museum with Historical Approach in Sampung Ponorogo Village
Reog Ponorogo Museum with Historical Approach in Sampung Ponorogo Village
Arts and culture are an integral part of a nation's identity and should be protected to preserve the values deeply rooted in the lives of Indonesian society. One such art form that...
Ekspresi Keberagamaan dan Penguatan Literasi Beragama Muallaf di Kecamatan Mantewe Tanah Bumbu
Ekspresi Keberagamaan dan Penguatan Literasi Beragama Muallaf di Kecamatan Mantewe Tanah Bumbu
Seorang muallaf tentu pengetahuannya masih terbatas terhadap ajaran-ajaran Islam. Hal ini terkadang menimbulkan konflik batin dalam diri mereka, adaptasi diri seorang muallaf tidak...

