Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kepemilikan dan Mitigasi Risiko pada Proyek Pembangunan Gedung SMP Negeri 16 Denpasar

View through CrossRef
Hal yang diperlukan dalam suatu proyek konstruksi adalah kemampuan untuk memperkirakan dan mengetahui serta mengantisipasi risiko yang mungkin berpengaruh. Adanya manajemen risiko, risiko-risiko yang mungkin terjadi dapat diatasi dan dapat diidentifikasi kemungkinan bahaya yang dapat mempengaruhi proyek. Ada beberapa langkah dalam manajemen risiko, antara lain identifikasi risiko, analisis risiko, dan mitigasi risiko. Studi ini didasarkan pada penelitian sebelumnya untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko. Ada 20 (dua puluh) risiko yang termasuk dalam klasifikasi risiko dominan, yaitu 2 (dua) risiko unacceptable dan 18 (delapan belas) risiko undesirable. Hasil pengalokasian kepemilikan risiko didapat pihak-pihak yang bertanggung jawab terkait risiko-risiko dominan dengan kepemilikan risiko terbanyak adalah Kontraktor. Risiko dominan (major risk) perlu dikelola untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin akan terjadi dengan melakukan tindakan mitigasi risiko. Hasil mitigasi risiko pada penelitian ini secara umum dapat disimpulkan yakni perlu adanya koordinasi yang baik antara semua pihak-pihak yang terlibat dan penerapan aturan-aturan yang berlaku di lapangan yang harus ditaati yang disertai dengan sangsi bagi para pelanggar aturan.
Title: Kepemilikan dan Mitigasi Risiko pada Proyek Pembangunan Gedung SMP Negeri 16 Denpasar
Description:
Hal yang diperlukan dalam suatu proyek konstruksi adalah kemampuan untuk memperkirakan dan mengetahui serta mengantisipasi risiko yang mungkin berpengaruh.
Adanya manajemen risiko, risiko-risiko yang mungkin terjadi dapat diatasi dan dapat diidentifikasi kemungkinan bahaya yang dapat mempengaruhi proyek.
Ada beberapa langkah dalam manajemen risiko, antara lain identifikasi risiko, analisis risiko, dan mitigasi risiko.
Studi ini didasarkan pada penelitian sebelumnya untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko.
Ada 20 (dua puluh) risiko yang termasuk dalam klasifikasi risiko dominan, yaitu 2 (dua) risiko unacceptable dan 18 (delapan belas) risiko undesirable.
Hasil pengalokasian kepemilikan risiko didapat pihak-pihak yang bertanggung jawab terkait risiko-risiko dominan dengan kepemilikan risiko terbanyak adalah Kontraktor.
Risiko dominan (major risk) perlu dikelola untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin akan terjadi dengan melakukan tindakan mitigasi risiko.
Hasil mitigasi risiko pada penelitian ini secara umum dapat disimpulkan yakni perlu adanya koordinasi yang baik antara semua pihak-pihak yang terlibat dan penerapan aturan-aturan yang berlaku di lapangan yang harus ditaati yang disertai dengan sangsi bagi para pelanggar aturan.

Related Results

Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi (Wilayah Tabanan dan Badung), Provinsi Bali
Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi (Wilayah Tabanan dan Badung), Provinsi Bali
Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, tidak terlewat dari risiko yang akan terjadi dalam tahapannya. Untuk meminimalisasi dampak negatif dari risiko tersebut maka perlu dilaku...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DOMINANMANAJEMEN RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PROYEK TAHAP KONSTRUKSI
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DOMINANMANAJEMEN RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PROYEK TAHAP KONSTRUKSI
Dalam setiap aktivitas proyek tentu mengandung unsur risiko, semakin komplek sebuah proyek semakin besarrisiko yang akan terjadi. Kurangnya perhatian terhadap manajemen risiko dapa...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
Perbandingan Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard
Perbandingan Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard
The purpose of this study is to compare the performance of two Honda service companies with the Balanced Scorecard method. The research locations are Aneka Motor Denpasar and Niki ...
ANALISIS RISIKO PROYEK KONSTRUKSI STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN SUMBERNANAS KABUPATEN MALANG
ANALISIS RISIKO PROYEK KONSTRUKSI STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN SUMBERNANAS KABUPATEN MALANG
Seperti halnya proyek konstruksi lainnya, pembangunan Jalan Sumbernanas di kabupaten Malang juga berpotensi memunculkan risiko yang bisa menghambat dan bahkan menggagalkan proses p...

Back to Top