Javascript must be enabled to continue!
BEBERAPA TEKNIK TRANSPORTASI IKAN LAUT HIDUP DAN FASILITASNYA PADA PERDAGANGAN IKAN LAUT DI BELITUNG
View through CrossRef
Permintaan produk perikanan laut di masa datang tidak dapat dipenuhi hanya dari hasil penangkapan, sehingga produksi hasil budidaya akan memegang peranan sangat penting pada pemenuhan kebutuhan ikan yang berkualitas, karena dapat disampaikan dalam kondisi hidup. Teknik transportasi ikan laut hidup menjadi faktor utama bagaimana menyampaikan produk budidaya sebaik mungkin. Observasi pada kegiatan transportasi ikan laut hidup dilakukan di wilayah budidaya laut di Belitung bertujuan untuk mengetahui perkembangan teknologi transportasi ikan laut hidup dan faktor-faktor penting dalam penyelenggaraannya. Wawancara dan dokumentasi dilakukan sebagai cara untuk menghimpun data dan informasi. Hasil observasi menunjukkan ada tiga bentuk teknik transportasi ikan laut hidup di wilayah Belitung, yaitu transportasi laut, transportasi darat, dan transportasi udara. Faktor yang berperan pada transportasi ikan laut hidup adalah kualitas media, pemuasaan, pendinginan, pembiusan, oksigenasi, dan kadar garam. Faktor-faktor tersebut berkaitan dengan proses-proses pencernaan, metabolisme hingga konsumsi oksigen. Butir penting dari transportasi ikan laut hidup adalah menurunkan tingkat konsumsi oksigen serendah mungkin, meniadakan pencemaran pada media pengangkut, menstabilkan kondisi oksigen terlarut dan suhu media pengangkut, serta meningkatkan daya angkut.
Title: BEBERAPA TEKNIK TRANSPORTASI IKAN LAUT HIDUP DAN FASILITASNYA PADA PERDAGANGAN IKAN LAUT DI BELITUNG
Description:
Permintaan produk perikanan laut di masa datang tidak dapat dipenuhi hanya dari hasil penangkapan, sehingga produksi hasil budidaya akan memegang peranan sangat penting pada pemenuhan kebutuhan ikan yang berkualitas, karena dapat disampaikan dalam kondisi hidup.
Teknik transportasi ikan laut hidup menjadi faktor utama bagaimana menyampaikan produk budidaya sebaik mungkin.
Observasi pada kegiatan transportasi ikan laut hidup dilakukan di wilayah budidaya laut di Belitung bertujuan untuk mengetahui perkembangan teknologi transportasi ikan laut hidup dan faktor-faktor penting dalam penyelenggaraannya.
Wawancara dan dokumentasi dilakukan sebagai cara untuk menghimpun data dan informasi.
Hasil observasi menunjukkan ada tiga bentuk teknik transportasi ikan laut hidup di wilayah Belitung, yaitu transportasi laut, transportasi darat, dan transportasi udara.
Faktor yang berperan pada transportasi ikan laut hidup adalah kualitas media, pemuasaan, pendinginan, pembiusan, oksigenasi, dan kadar garam.
Faktor-faktor tersebut berkaitan dengan proses-proses pencernaan, metabolisme hingga konsumsi oksigen.
Butir penting dari transportasi ikan laut hidup adalah menurunkan tingkat konsumsi oksigen serendah mungkin, meniadakan pencemaran pada media pengangkut, menstabilkan kondisi oksigen terlarut dan suhu media pengangkut, serta meningkatkan daya angkut.
Related Results
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan lokal tradisi Syukur Laut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pesisir pantai Pamayangsari. Kegiatan ini memiliki nilai nilai tradisi yang bisa dikaji...
Manfaat Riset Iktioplankton dalam Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Ikan di Indonesia
Manfaat Riset Iktioplankton dalam Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Ikan di Indonesia
Indonesia memiliki potensi perikanan sebesar 12,54 juta ton/tahun, dan tercatat ada lebih dari 3.650 spesies ikan yang hidup di perairan Indonesia. Agar sumber daya ikan (SDI) dapa...

