Javascript must be enabled to continue!
PENGGUNAAN REINFORCED CONCRETE SLABS UNTUK MENGURANGI PENURUNAN SESAAT PONDASI TIANG PANCANG PADA TANAH TIDAK KERAS
View through CrossRef
Kejadian penurunan sesaat pada pilar-pilar struktur jembatan tipe pelat tiang, pada saat kendaraan melintasi jembatan, merupakan pengaruh dari pondasi pegas. Efek ini umumnya terjadi karena pondasi tidak berada pada tanah yang keras. Penurunan sesaat tersebut menyebabkan pelebaran momen di ujung dermaga sehingga mengakibatkan peristiwa retak struktur, seperti yang terjadi pada salah satu ruas tol di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pilar struktur jembatan type pile slab yang pondasinya berada pada tanah yang tidak keras akan mengakibatkan pilar tersebut mengalami pergerakan vertikal. Pergerakan pada pilar dapat menyebabkan keretakan pada struktur pier head, selanjutnya pergerakan pada pier head juga dapat menyebabakan kerusakan pada lantai. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi terhadap perkuatan dengan tujuan mengetahui kinerja perkuatan pada pondasi. Salah satu cara untuk mengatasi penurunan sesaat pada pondasi yang berfungsi sebagai pilar adalah dengan mengurangi penurunan sementara dengan cara mendistribusikan beban pada tanah di sekitar pondasi dengan menggunakan pelat beton bertulang. Hasil analisis teoritis, penanganan menggunakan pelat bertulang dengan luas 2,5 x 2,5 meter, dengan pemasangan sedalam 0,5 meter dari permukaan tanah, mampu meredam pergerakan vertikal sebesar 73,68% (penurunan sebelum perkuatan sebesar 0,76 mm, dan setelah perkuatan sebesar 0,20 mm). Sedangkan dari hasil uji lapangan dengan penanganan seperti diatas mampu menurunkan penurunan sesaat sebesar 68,75%. (penurunan sebelum perkuatan sebesar 0,80 mm, dan setelah perkuatan sebesar 0,25 mm)
Title: PENGGUNAAN REINFORCED CONCRETE SLABS UNTUK MENGURANGI PENURUNAN SESAAT PONDASI TIANG PANCANG PADA TANAH TIDAK KERAS
Description:
Kejadian penurunan sesaat pada pilar-pilar struktur jembatan tipe pelat tiang, pada saat kendaraan melintasi jembatan, merupakan pengaruh dari pondasi pegas.
Efek ini umumnya terjadi karena pondasi tidak berada pada tanah yang keras.
Penurunan sesaat tersebut menyebabkan pelebaran momen di ujung dermaga sehingga mengakibatkan peristiwa retak struktur, seperti yang terjadi pada salah satu ruas tol di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Pilar struktur jembatan type pile slab yang pondasinya berada pada tanah yang tidak keras akan mengakibatkan pilar tersebut mengalami pergerakan vertikal.
Pergerakan pada pilar dapat menyebabkan keretakan pada struktur pier head, selanjutnya pergerakan pada pier head juga dapat menyebabakan kerusakan pada lantai.
Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi terhadap perkuatan dengan tujuan mengetahui kinerja perkuatan pada pondasi.
Salah satu cara untuk mengatasi penurunan sesaat pada pondasi yang berfungsi sebagai pilar adalah dengan mengurangi penurunan sementara dengan cara mendistribusikan beban pada tanah di sekitar pondasi dengan menggunakan pelat beton bertulang.
Hasil analisis teoritis, penanganan menggunakan pelat bertulang dengan luas 2,5 x 2,5 meter, dengan pemasangan sedalam 0,5 meter dari permukaan tanah, mampu meredam pergerakan vertikal sebesar 73,68% (penurunan sebelum perkuatan sebesar 0,76 mm, dan setelah perkuatan sebesar 0,20 mm).
Sedangkan dari hasil uji lapangan dengan penanganan seperti diatas mampu menurunkan penurunan sesaat sebesar 68,75%.
(penurunan sebelum perkuatan sebesar 0,80 mm, dan setelah perkuatan sebesar 0,25 mm).
Related Results
EFEK PREBORING TERHADAP DAYA DUKUNG SELIMUT PADA PONDASI TIANG PANCANG
EFEK PREBORING TERHADAP DAYA DUKUNG SELIMUT PADA PONDASI TIANG PANCANG
Bangunan yang berdiri di atas tanah lunak biasanya menggunakan pondasi tiang. Pondasi tiang yang umum digunakan adalah pondasi tiang pancang. Adakalanya ditemukan lapisan tanah ker...
Negative Skin Friction Tiang Pancang pada Tanah Lempung Studi Kasus Pabrik Tesktil, Bale Endah
Negative Skin Friction Tiang Pancang pada Tanah Lempung Studi Kasus Pabrik Tesktil, Bale Endah
Pada pabrik tekstil di Bale Endah terdapat beberapa masalah geoteknik. Masalah utama yang muncul pada pabrik ini adalah masalah penurunan pada tanah lempung lunak yang mengakibatka...
EVALUASI PONDASI TIANG DENGAN PERILAKU UJUNG BEBAS
EVALUASI PONDASI TIANG DENGAN PERILAKU UJUNG BEBAS
Pembangunan suatu konstruksi yang pertama kali dilaksanakan dan dikerjakan di lapangan adalah pekerjaan pondasi, kemudian melaksanakan pekerjaan struktur atas. Secara umum pondasi ...
RASIO DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN HASIL KALENDERING
RASIO DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN HASIL KALENDERING
Pondasi tiang (pile foundation) termasuk jenis pondasi dalam, umumnya ujung tiang diletakkan sampai menenbus tanah keras, kriteria tanah keras pada saat penyelidikan tanah dimaknai...
STUDI PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG TUNGGAL DAN TIANG KELOMPOK DENGAN BEBERAPA VARIASI DIMENSI PENAMPANG TIANG DITINJAU TERHADAP NILAI EKONOMIS (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rektorat UNISKA MAB Banjarmasin)
STUDI PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG TUNGGAL DAN TIANG KELOMPOK DENGAN BEBERAPA VARIASI DIMENSI PENAMPANG TIANG DITINJAU TERHADAP NILAI EKONOMIS (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rektorat UNISKA MAB Banjarmasin)
Gedung Rektorat Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) adalah proyek strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan d...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Evaluasi Proyek Pembangunan Ruang Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan
Evaluasi Proyek Pembangunan Ruang Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan
Setiap pondasi harus mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah ditentukan, termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi. Jenis pondasi yang sesuai dengan tan...
PENGARUH KONFIGURASI KELOMPOK TIANG TERHADAP PENURUNAN DAN GAYA DALAM PADA TIANG
PENGARUH KONFIGURASI KELOMPOK TIANG TERHADAP PENURUNAN DAN GAYA DALAM PADA TIANG
Fondasi memiliki peranan penting dalam perencanaan konstruksi karena berfungsi menyalurkan beban dari struktur bangunan ke lapisan tanah yang lebih stabil di bawah permukaan. Dalam...

