Javascript must be enabled to continue!
PERAN SERTA SUAMI DAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM PERAWATAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS WIROSARI I
View through CrossRef
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tren permasalahan kesehatan, dimana berdasarkan data SUPAS 2015 AKI berkisar 305/100.000 kelahiran hidup. Angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingka AKI tahun 2010 sebesar 346/100.000 kelahiran hidup. Akan tetapi AKI tahun 2015 di Indonesia masih jauh dari target MDGs, yang mentargetkan AKI pada kisaran angka 102/100.000 kelahiran hidup. Banyaknya faktor yang terkait tentang kematian ibu di Indonesia diantaranya kualitas perilaku ibu hamil yang tidak memanfaatkan ANC. Salah satu kegiatan dalam pelayanan antenatal terpadu dengan melibatkan ibu hamil, suami dan keluarga untuk menjaga kesehatan dan gizi ibu hamil, menyiapkan persalinan dan kesiagaan apabila terjadi penyulit/komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana peran serta suami dalam perawatan kehamilan yang diambil lokasi penelitian di Puskesmas Wirosari 1. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif, dimana peneliti akan mendeskripsikan peran suami dalam perawatan kehamilan. sampel yang diteliti diambil menggunakan teknik random sampling sejumlah 184 ibu hamil. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2018 – Juli 2019. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode wawancara terpimpin, yang selanjutnya akan diolah menggunakan analisis univariat. Karakteristik responden dilihat dari usia, pendidikan dan paritas. Sebagian besar responden kelompok usia 21-35 tahun sebanyak 167 responden (91%), dengan pendidikan terakhir mayoritas tamat SMA sebanyak 60 responden (33%) dan berdasarkan paritas mayoritas multigravida sebanyak 136 responden (74%). Dari hasil penelitian peran suami dalam perawatan kehamilan mayoritas mendukung ibu hamil melakukan perawatan kehamilan sebanyak 157 responden (85,3%) dan mayoritas ibu hamil melakukan perawatan kehamilan sebanyak 181 responden (98,4%). Dengan adanya dukungan suami pada ibu hamil dalam melakukan perawatan kehamilan, maka ibu akan tepat waktu dalam melakukan perawatan kehamilan, dengan adanya tepat waktu dalam melakukan perawatan kehamilan ataupun kunjungan antenatal care maka akan mempermudah tenaga kesahatan mendeteksi komplikasi kehamilan secara dini.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati
Title: PERAN SERTA SUAMI DAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM PERAWATAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS WIROSARI I
Description:
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tren permasalahan kesehatan, dimana berdasarkan data SUPAS 2015 AKI berkisar 305/100.
000 kelahiran hidup.
Angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingka AKI tahun 2010 sebesar 346/100.
000 kelahiran hidup.
Akan tetapi AKI tahun 2015 di Indonesia masih jauh dari target MDGs, yang mentargetkan AKI pada kisaran angka 102/100.
000 kelahiran hidup.
Banyaknya faktor yang terkait tentang kematian ibu di Indonesia diantaranya kualitas perilaku ibu hamil yang tidak memanfaatkan ANC.
Salah satu kegiatan dalam pelayanan antenatal terpadu dengan melibatkan ibu hamil, suami dan keluarga untuk menjaga kesehatan dan gizi ibu hamil, menyiapkan persalinan dan kesiagaan apabila terjadi penyulit/komplikasi.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana peran serta suami dalam perawatan kehamilan yang diambil lokasi penelitian di Puskesmas Wirosari 1.
Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif, dimana peneliti akan mendeskripsikan peran suami dalam perawatan kehamilan.
sampel yang diteliti diambil menggunakan teknik random sampling sejumlah 184 ibu hamil.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2018 – Juli 2019.
Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode wawancara terpimpin, yang selanjutnya akan diolah menggunakan analisis univariat.
Karakteristik responden dilihat dari usia, pendidikan dan paritas.
Sebagian besar responden kelompok usia 21-35 tahun sebanyak 167 responden (91%), dengan pendidikan terakhir mayoritas tamat SMA sebanyak 60 responden (33%) dan berdasarkan paritas mayoritas multigravida sebanyak 136 responden (74%).
Dari hasil penelitian peran suami dalam perawatan kehamilan mayoritas mendukung ibu hamil melakukan perawatan kehamilan sebanyak 157 responden (85,3%) dan mayoritas ibu hamil melakukan perawatan kehamilan sebanyak 181 responden (98,4%).
Dengan adanya dukungan suami pada ibu hamil dalam melakukan perawatan kehamilan, maka ibu akan tepat waktu dalam melakukan perawatan kehamilan, dengan adanya tepat waktu dalam melakukan perawatan kehamilan ataupun kunjungan antenatal care maka akan mempermudah tenaga kesahatan mendeteksi komplikasi kehamilan secara dini.
Related Results
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari pembuahan atau bertemunya sel telur dengan sperma sampai dengan lahirnya janin. Lamanya kehamilan normal yaitu 40 minggu. Kehamilan ini d...
Pemeriksaan Ante Natal Care dan Penyuluhan Deteksi Dini Kehamilan Resiko Tinggi pada Ibu Hamil Didesa Kutalimbaru Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
Pemeriksaan Ante Natal Care dan Penyuluhan Deteksi Dini Kehamilan Resiko Tinggi pada Ibu Hamil Didesa Kutalimbaru Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
ABSTRAK Kematian maternal atau kematian ibu menurut batasan dari The Tenth Revision of International Cassification of Diseases (ICD-10) adalah kematian wanita yang terjadi pada saa...
DETEKSI DINI KEHAMILAN BERESIKO
DETEKSI DINI KEHAMILAN BERESIKO
Komplikasi pada ibu hamil merupakan masalah yang kompleks, karena komplikasi kehamilan tersebut dapat menyebabkan kematian langsung ibu hamil dansaat melahirkan. Angka Kematian Ib...
Pendampingan Kelas Ibu Hamil untuk Pemenuhan Gizi dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Masa Pandemik Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi
Pendampingan Kelas Ibu Hamil untuk Pemenuhan Gizi dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Masa Pandemik Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi
Saat ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia. Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Ind...
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Kelas ibu hamil termasuk salah satu sarana belajar bersama yang diikuti ibu hamil mulai dari trimester II dan II, yang difasilitasi oleh bidan yang bertujuan membahas materi di buk...
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jati Bening Periode Januari – April T...
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
Background. One of the major obstacles to the slow decline in MMR and IMR in Indonesia is the low maternal knowledge associated with pregnancy. Riskesdas 2012 research results nati...
Upaya mengurangi keluhan kehamilan dengan prenatal yoga
Upaya mengurangi keluhan kehamilan dengan prenatal yoga
Kehamilan merupakan hal yang fisiologis terjadi pada ibu hamil namun pada kehamilan seringkali mengalami keluhan dan ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan yang sering dialami oleh ibu h...

