Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DAN MANGAN (Mn) PADA AIR SUMUR GALI DENGAN MENGGUNAKAN METODE AERASI DAN FILTRASI DI SUKODONO SIDOARJO

View through CrossRef
Kadar Fe dan kadar Mn pada air sumur gali di daerah Sukodono Sidoarjo yaitu   19,80 mg/l dan  7,65 mg/l . Kadar Fe dan Mn tersebut belum memenuhi standar baku PERMENKES No 490 tentang air bersih. Hal tersebut  dapat menyebabkan beberapa gangguan pada kesehatan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan. Pada penelitian ini yang dilakukan adalah aerasi dan filtrasi. Aerasi  digunakan untuk menurunkan kadar Fe dan Mn dengan menggunakan cascade aerator dan filtrasi yang digunakan menggunakan media pasir silika dan kerikil. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah kadar Fe dan kadar Mn. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah cascade aerator  yaitu cascade aerator I  dengan  luas area 1,4 m² kemiringan 45Ëš dan cascade aerator II dengan luas area 1,8 m² kemiringan 30Ëš. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kadar Fe dan kadar Mn sebelum dan sesudah  perlakuan serta mengkaji pengaruh luas cascade aerator terhadap efisiensi penurunan kadar Fe dan Mn. Penelitian ini diperoleh hasil  cascade aerator I dengan luas area 1,4 m² kemiringan 45Ëš dengan rata rata penurunan sebesar 58,36 % untuk kadar Fe dan 28,05 % untuk kadar Mn dan cascade aerator II dengan luas area cascade 1,8 m² kemiringan 30Ëš   dengan rata rata penurunan sebesar 72,52 % untuk kadar Fe dan  52,20 % untuk kadar Mn . Kesimpulan dari penelitian ini cascade aerator II dengan luas area cascade 1,8 m² kemiringan 30Ëš dapat menurunkan Fe dan Mn lebih baik dibanding cascade aerator I dengan luas area 1,4 m² kemiringan 45Ëš.
Title: PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DAN MANGAN (Mn) PADA AIR SUMUR GALI DENGAN MENGGUNAKAN METODE AERASI DAN FILTRASI DI SUKODONO SIDOARJO
Description:
Kadar Fe dan kadar Mn pada air sumur gali di daerah Sukodono Sidoarjo yaitu   19,80 mg/l dan  7,65 mg/l .
Kadar Fe dan Mn tersebut belum memenuhi standar baku PERMENKES No 490 tentang air bersih.
Hal tersebut  dapat menyebabkan beberapa gangguan pada kesehatan.
Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan.
Pada penelitian ini yang dilakukan adalah aerasi dan filtrasi.
Aerasi  digunakan untuk menurunkan kadar Fe dan Mn dengan menggunakan cascade aerator dan filtrasi yang digunakan menggunakan media pasir silika dan kerikil.
Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah kadar Fe dan kadar Mn.
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah cascade aerator  yaitu cascade aerator I  dengan  luas area 1,4 m² kemiringan 45Ëš dan cascade aerator II dengan luas area 1,8 m² kemiringan 30Ëš.
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kadar Fe dan kadar Mn sebelum dan sesudah  perlakuan serta mengkaji pengaruh luas cascade aerator terhadap efisiensi penurunan kadar Fe dan Mn.
Penelitian ini diperoleh hasil  cascade aerator I dengan luas area 1,4 m² kemiringan 45Ëš dengan rata rata penurunan sebesar 58,36 % untuk kadar Fe dan 28,05 % untuk kadar Mn dan cascade aerator II dengan luas area cascade 1,8 m² kemiringan 30Ëš   dengan rata rata penurunan sebesar 72,52 % untuk kadar Fe dan  52,20 % untuk kadar Mn .
Kesimpulan dari penelitian ini cascade aerator II dengan luas area cascade 1,8 m² kemiringan 30˚ dapat menurunkan Fe dan Mn lebih baik dibanding cascade aerator I dengan luas area 1,4 m² kemiringan 45˚.

Related Results

Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Pengabdian kepada masyarakat tentang Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi telah dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu Kota Kendari. ...
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Sumur gali adalah sumber mata air yang paling sering digunakan masyarakat perdesaan atau perkotaan. Terlebih pada masyarakat perdesaan air sumur gali memiliki manfaat sebagai keper...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DENGAN SISTEM AERASI DAN FILTRASI PADA AIR SUMUR GALI
PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DENGAN SISTEM AERASI DAN FILTRASI PADA AIR SUMUR GALI
Pengadaan air bersih di Indonesia khususnya untuk skala yang besar masih terpusat didaerah perkotaan, dan dikelola oleh Perusahaan Air Minum (PAM) kota yang bersangkutan. Namun dem...
Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Kandang ternak ayam yang berdekatan dengan sumur menimbulkan risiko terjadinya pencemaran air. Pencemaran air sumur dapat terjadi akibat kondisi fisik sumur yang buruk. Penelitian ...
Hubungan Kondisi Fisik Dan Sanitasi Sumur Gali Terhadap Keberadaan Bakteri Coliform Dalam Air Sumur Gali
Hubungan Kondisi Fisik Dan Sanitasi Sumur Gali Terhadap Keberadaan Bakteri Coliform Dalam Air Sumur Gali
Pendahuluan: Pencemaran air merupakan suatu proses masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energy, dan atau komponen lain kedalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas ...
SOSIALISASI PENGGUNAAN FILTRASI DENGAN VARIASI FABA UNTUK MENINGKATKAN pH AIR SUMUR WARGA DI DESA KARANG RAJA, SUMATERA SELATAN
SOSIALISASI PENGGUNAAN FILTRASI DENGAN VARIASI FABA UNTUK MENINGKATKAN pH AIR SUMUR WARGA DI DESA KARANG RAJA, SUMATERA SELATAN
Keberadaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi kelangsungan hidup manusia. Air bersih  pada pemukiman yang terletak pada radius terdekat dengan kegiatan pertambangan memil...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Modifikasi Alat Kaporisasi Pada Air Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Modifikasi Alat Kaporisasi Pada Air Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya
Salah satu upaya perlindungan air adalah dibangunnya sarana air bersih baik secara individual maupun berupa bantuan proyek dari pemerintah yang bertujuan untuk menyediakan air yang...

Back to Top