Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaplikasian Warna Sekunder dengan Teknik Makeup Bold terhadap Hasil Tata Rias Pesta

View through CrossRef
Tren makeup yang menggunakan warna sekunder semakin populer di kalangan pecinta kecantikan, menawarkan variasi yang menarik dan kreatif untuk menciptakan tampilan yang menonjol. Teknik makeup bold bertujuan sebagai tampilan yang berani, mencolok, dan menarik perhatian, terutama pada acara-acara khusus seperti pesta. Tujuan penelitian ini yaitu pertama, mengetahui perbedaan hasil tata rias pesta menggunakan warna sekunder (X1 (oranye-oranye-oranye), X2 (ungu-ungu-ungu), X3 (hijau-oranye-ungu)) dengan teknik makeup bold. Kedua, mengetahui nilai tertinggi dan terendah diantara X1 (oranye-oranye-oranye), X2 (ungu-ungu-ungu), X3 (hijau-oranye-ungu) dengan teknik makeup bold. Metode penelitian ini menggunakan true eksperimen. Penggunaan teknik makeup bold dengan warna sekunder merupakan variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan hasil tata rias pesta merupakan variabel dependen. Teknik analisis data menggunakan nilai rata-rata dan ANOVA one way pada SPSS 26. Hasil penelitian pertama, perbedaan hasil tata rias pesta menggunakan nilai rata-rata dengan X1 (oranye-oranye-oranye) mendapatkan nilai 3,26, X2 (ungu-ungu-ungu) mendapatkan nilai 3,21 dan X3 (hijau-oranye-ungu)  mendapatkan nilai 2,94. Hasil penelitian kedua, nilai tertinggi diperoleh oleh X1 (oranye-oranye-oranye) berdasarkan beberapa aspek penilaian, yaitu kesesuaian warna makeup dengan tone kulit model, keselarasan makeup, kerapian makeup, dan daya tahan terhadap hasil tata rias. Sebaliknya, nilai terendah dicapai oleh X3 (hijau-oranye-ungu), dengan hampir semua aspek penilaiannya lebih rendah dibandingkan dengan X1 (oranye-oranye-oranye) dan X2 (ungu-ungu-ungu). Berdasarkan hasil analisis ANOVA One Way, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok-kelompok yang dibandingkan (F(2, 87) = 4,510, p = 0,014). Nilai Sum of Squares antara kelompok sebesar 63,489 dengan derajat bebas (df) 2, sedangkan nilai Sum of Squares dalam kelompok sebesar 612,300 dengan derajat bebas 87. Total Sum of Squares adalah 675,789 dengan rata-rata kuadrat (Mean Square) antara kelompok sebesar 31,744 dan dalam kelompok sebesar 7,038. Kata Kunci: warna sekunder, teknik makeup bold, hasil tata rias pesta
Title: Pengaplikasian Warna Sekunder dengan Teknik Makeup Bold terhadap Hasil Tata Rias Pesta
Description:
Tren makeup yang menggunakan warna sekunder semakin populer di kalangan pecinta kecantikan, menawarkan variasi yang menarik dan kreatif untuk menciptakan tampilan yang menonjol.
Teknik makeup bold bertujuan sebagai tampilan yang berani, mencolok, dan menarik perhatian, terutama pada acara-acara khusus seperti pesta.
Tujuan penelitian ini yaitu pertama, mengetahui perbedaan hasil tata rias pesta menggunakan warna sekunder (X1 (oranye-oranye-oranye), X2 (ungu-ungu-ungu), X3 (hijau-oranye-ungu)) dengan teknik makeup bold.
Kedua, mengetahui nilai tertinggi dan terendah diantara X1 (oranye-oranye-oranye), X2 (ungu-ungu-ungu), X3 (hijau-oranye-ungu) dengan teknik makeup bold.
Metode penelitian ini menggunakan true eksperimen.
Penggunaan teknik makeup bold dengan warna sekunder merupakan variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan hasil tata rias pesta merupakan variabel dependen.
Teknik analisis data menggunakan nilai rata-rata dan ANOVA one way pada SPSS 26.
Hasil penelitian pertama, perbedaan hasil tata rias pesta menggunakan nilai rata-rata dengan X1 (oranye-oranye-oranye) mendapatkan nilai 3,26, X2 (ungu-ungu-ungu) mendapatkan nilai 3,21 dan X3 (hijau-oranye-ungu)  mendapatkan nilai 2,94.
Hasil penelitian kedua, nilai tertinggi diperoleh oleh X1 (oranye-oranye-oranye) berdasarkan beberapa aspek penilaian, yaitu kesesuaian warna makeup dengan tone kulit model, keselarasan makeup, kerapian makeup, dan daya tahan terhadap hasil tata rias.
Sebaliknya, nilai terendah dicapai oleh X3 (hijau-oranye-ungu), dengan hampir semua aspek penilaiannya lebih rendah dibandingkan dengan X1 (oranye-oranye-oranye) dan X2 (ungu-ungu-ungu).
Berdasarkan hasil analisis ANOVA One Way, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok-kelompok yang dibandingkan (F(2, 87) = 4,510, p = 0,014).
Nilai Sum of Squares antara kelompok sebesar 63,489 dengan derajat bebas (df) 2, sedangkan nilai Sum of Squares dalam kelompok sebesar 612,300 dengan derajat bebas 87.
Total Sum of Squares adalah 675,789 dengan rata-rata kuadrat (Mean Square) antara kelompok sebesar 31,744 dan dalam kelompok sebesar 7,038.
Kata Kunci: warna sekunder, teknik makeup bold, hasil tata rias pesta.

Related Results

PERBANDINGAN HASIL TEKNIK PENGAPLIKASIAN ALIS BOLD DENGAN TEKNIK ALIS SERATPADA TATA RIAS WAJAH PENGANTIN PADANG
PERBANDINGAN HASIL TEKNIK PENGAPLIKASIAN ALIS BOLD DENGAN TEKNIK ALIS SERATPADA TATA RIAS WAJAH PENGANTIN PADANG
Alis merupakan bingkai dari wajah yang sangat penting peranannya dalam riasan wajah. Bentuk alis ada bermacam – macam diantaranya yang sedang trend yaitu seperti alis bold yang dib...
PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN TRADISIONAL DI DESA SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN TRADISIONAL DI DESA SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Abstrak Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui perkembangan (1) tata rias wajah pengantin tradisional, (2) tata rias rambut, (3) tata busana (4) aksesoris pengantin tradisional ...
PERKEMBANGAN STANDARDISASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO BASAHAN
PERKEMBANGAN STANDARDISASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO BASAHAN
ABSTRACT Anggun Trisna Shinta Karnelis (Development of Standardization Bridal Makeup basahan Solo). A qualitative study in Surakarta, Central Java (2012). Thesis: Makeup Studies P...
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penata rias terhadap penggunaan teknik airbrush dalam tata rias wajah pengantin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pe...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
Tata rias pengantin Putri Jenggolo merupakan tata rias pengantin tradisional khas Sidoarjo. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa perias di Sidoarjo didapatkan hasil bahwa mi...
Adaptasi Dewi Nyx Pada Tata Rias Wajah Fantasi Untuk Pesta Halloween
Adaptasi Dewi Nyx Pada Tata Rias Wajah Fantasi Untuk Pesta Halloween
Adaptasi adalah praktik merubah objek menjadi sebuah karya seperti menjadikan objek dewi Nyx sebagai riasan wajah fantasi. Tata rias wajah fantasi merupakan suatu senu tata rias ya...
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
HANIFI ZIL AFI NASRIL, Video Tutorial Tata Rias Pengantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat, Tugas Akhir : Jakarta Program Studi Diploma 3 Tata Rias, Jurusan Tata Rias, Fakulta...

Back to Top