Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potensi Antiinflamasi Ekstrak Etanol Biji Kurma Ajwa Terhadap Tikus Wistar Jantan

View through CrossRef
Abstract. Inflammation is the body's response to damage in tissues which is characterized by symptoms such as redness, heat, swelling, pain, and loss of function. The ajwa date palm plant (Phoenix dactylifera L.) has secondary metabolite compounds, one of which is flavonoids and phenolic compounds that have anti-inflammatory activity. Based on this background, this study aims to determine the anti-inflammatory potential of ajwa date palm seeds (Phoenix dactylifera L.) in male wistar rats (Rattus norvegicus strain wistar). Samples were extracted by cold extraction using the maceration method. Then a standard solution was made with a concentration of ethanol extract of ajwa date palm seeds of 100, and 500 mg/Kg.BB. The method used for anti-inflammatory testing is the paw edema method and the results of the data obtained were analyzed by the Langford method. Then the results of statistical analysis of normality test and homogeneity test and non-parametric test. The results showed that ethanol extract of ajwa date palm seeds (Phoenix dactylifera L.) has anti-inflammatory activity by comparing the percentage of udem inhibition at the 60th minute, namely a dose of 100 mg/Kg.BB of 12, 1271% and a dose of 500 mg/Kg.BB of 3.3082% with the comparison, namely piroxicam tablets 20 mg of 22.1153%. Based on the results obtained, it can be concluded that the ethanol extract of ajwa date palm seeds (Phoenix dactylifera L.) has anti-inflammatory potential against male wistar rats (Rattus norvegicus strain wistar) as seen from the percentage value of udem and percentage of udem inhibition. Abstrak. Inflamasi merupakan respon tubuh terhadap adanya kerusakan dalam jaringan yang dimana ditandai dengan gejala-gejala seperti kemerahan, terasa panas, bengkak, nyeri, dan hingga kehilangan fungsi. Pada tanaman tumbuhan kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.) memiliki senyawa metabolit sekunder, salah satunya yaitu flavonoid serta senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antiinflamasi. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antiinflamasi pada biji kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.) terhadap tikus wistar jantan (Rattus norvegicus strain wistar). Sampel diekstraksi dengan ekstraksi cara dingin menggunakan metode maserasi. Kemudian dibuat larutan baku dengan konsentrasi ekstrak etanol biji kurma ajwa sebesar 100, dan 500 mg/Kg.BB. Metode yang digunakan untuk pengujian antiinflamasi yaitu metode edema paw dan hasil data yang didapatkan dianalisis dengan metode langford. Kemudian dilakukan hasil analisis statistik uji normalitas dan uji homogenitas serta pengujian secara non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.) memiliki aktivitas antiinflamasi dengan membandingkan persentase inhibisi udem pada menit ke-60 yaitu dosis 100 mg/Kg.BB sebesar 12, 1271% dan dosis 500 mg/Kg.BB sebesar 3,3082% dengan pembanding yaitu piroksikam tablet 20 mg sebesar 22,1153%. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.) memiliki potensi antiinflamasi terhadap tikus wistar jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang dilihat dari nilai persentase udem dan persentase inhibisi udem.
Title: Potensi Antiinflamasi Ekstrak Etanol Biji Kurma Ajwa Terhadap Tikus Wistar Jantan
Description:
Abstract.
Inflammation is the body's response to damage in tissues which is characterized by symptoms such as redness, heat, swelling, pain, and loss of function.
The ajwa date palm plant (Phoenix dactylifera L.
) has secondary metabolite compounds, one of which is flavonoids and phenolic compounds that have anti-inflammatory activity.
Based on this background, this study aims to determine the anti-inflammatory potential of ajwa date palm seeds (Phoenix dactylifera L.
) in male wistar rats (Rattus norvegicus strain wistar).
Samples were extracted by cold extraction using the maceration method.
Then a standard solution was made with a concentration of ethanol extract of ajwa date palm seeds of 100, and 500 mg/Kg.
BB.
The method used for anti-inflammatory testing is the paw edema method and the results of the data obtained were analyzed by the Langford method.
Then the results of statistical analysis of normality test and homogeneity test and non-parametric test.
The results showed that ethanol extract of ajwa date palm seeds (Phoenix dactylifera L.
) has anti-inflammatory activity by comparing the percentage of udem inhibition at the 60th minute, namely a dose of 100 mg/Kg.
BB of 12, 1271% and a dose of 500 mg/Kg.
BB of 3.
3082% with the comparison, namely piroxicam tablets 20 mg of 22.
1153%.
Based on the results obtained, it can be concluded that the ethanol extract of ajwa date palm seeds (Phoenix dactylifera L.
) has anti-inflammatory potential against male wistar rats (Rattus norvegicus strain wistar) as seen from the percentage value of udem and percentage of udem inhibition.
Abstrak.
Inflamasi merupakan respon tubuh terhadap adanya kerusakan dalam jaringan yang dimana ditandai dengan gejala-gejala seperti kemerahan, terasa panas, bengkak, nyeri, dan hingga kehilangan fungsi.
Pada tanaman tumbuhan kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.
) memiliki senyawa metabolit sekunder, salah satunya yaitu flavonoid serta senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antiinflamasi.
Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antiinflamasi pada biji kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.
) terhadap tikus wistar jantan (Rattus norvegicus strain wistar).
Sampel diekstraksi dengan ekstraksi cara dingin menggunakan metode maserasi.
Kemudian dibuat larutan baku dengan konsentrasi ekstrak etanol biji kurma ajwa sebesar 100, dan 500 mg/Kg.
BB.
Metode yang digunakan untuk pengujian antiinflamasi yaitu metode edema paw dan hasil data yang didapatkan dianalisis dengan metode langford.
Kemudian dilakukan hasil analisis statistik uji normalitas dan uji homogenitas serta pengujian secara non-parametrik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.
) memiliki aktivitas antiinflamasi dengan membandingkan persentase inhibisi udem pada menit ke-60 yaitu dosis 100 mg/Kg.
BB sebesar 12, 1271% dan dosis 500 mg/Kg.
BB sebesar 3,3082% dengan pembanding yaitu piroksikam tablet 20 mg sebesar 22,1153%.
Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.
) memiliki potensi antiinflamasi terhadap tikus wistar jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang dilihat dari nilai persentase udem dan persentase inhibisi udem.

Related Results

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Kopi merupakan salah satu tanaman yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat umumnya. Kopi merupakan tanaman yang memiliki kandungan kafein dengan salah satu manfaatnya untuk mening...
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata J.R Forst & G. Forst) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata J.R Forst & G. Forst) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN
Daun Matoa (Pometia pinnata) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Flavonoid merupakan zat yang dapat menghambat proses inflamasi, s...
Uji Efek Ekstrak Daun Ungu Terhadap Kadar Kreatinin Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin
Uji Efek Ekstrak Daun Ungu Terhadap Kadar Kreatinin Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin
senyawa metabolitsekunderpada ekstrak etanol daun ungu, pengaruh ekstrak etanol daun ungu terhadap  kadar kreatinin dan ureum   dan pengaruh  efek dosis bertingkat ekstrak etanol d...
UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN BENALU MANGGA (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT TIKUS JANTAN TROMBOSITOPENIA
UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN BENALU MANGGA (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT TIKUS JANTAN TROMBOSITOPENIA
Daun benalu mangga memiliki kemiripan kandungan dengan tanaman lain yang mempunyai aktivitas meningkatkan jumlah trombosit. Selain itu, tanaman ini termasuk suku Loranthaceae sama ...

Back to Top