Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Perbandingan Metode Naive Bayes dan Linear Discriminant Analysis Untuk Permasalahan Klasifikasi

View through CrossRef
Pemanfaatan teknologi tidak bisa lepas dari kehidupan manusia saat ini. Berbagai macam teknologi tersebut salah satunya seperti komputer atau laptop sangat penting dalam membantu urusan pengolahan data. Ada banyak metode yang dapat digunakan dalam melakukan pengolahan data. Salah satu metodenya disebut dengan klasifikasi. Permasalahan yang dibahas pada kasus kali ini yaitu membandingkan klasifikasi LDA dan Naive Bayes berdasarkan jumlah data, fitur dan kelas pada dataset yang berbeda dengan tujuan untuk menganalisis tingkat keakurasian pada setiap metode klasifikasi, kemudian akan dilihat metode klasifikasi yang lebih akurat berdasarkan bentuk dan jenis data yang telah diklasifikasi sebelumnya. Pengklasifikasian data menggunakan algoritma metode LDA dan Naive Bayes dengan keluarannya berbentuk matriks kekeliruan (Confusion Matrix) dan tingkat keakuratan agar dapat dibandingkan diantara klasifikasi tersebut. Pada dataset obesity, metode klasifikasi LDA mampu memprediksi 391 dari 423 data dengan tingkat akurasi 92,2%, sedangkan metode klasifikasi Naive Bayes hanya dapat memprediksi 307 dari 528 data dengan tingkat akurasi 58,1%. Pada dataset wine, terdapat 35 data prediksi pada klasifikasi LDA dengan tingkat akurasi 97,2% dan 44 data prediksi pada klasifikasi Naïve Bayes dengan tingkat akurasi 97,7% serta hanya satu data yang tidak dapat diprediksi dari setiap klasifikasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa klasifikasi LDA memiliki tingkat keakuratan yang lebih baik dibandingkan klasifikasi Naive Bayes.
Title: Studi Perbandingan Metode Naive Bayes dan Linear Discriminant Analysis Untuk Permasalahan Klasifikasi
Description:
Pemanfaatan teknologi tidak bisa lepas dari kehidupan manusia saat ini.
Berbagai macam teknologi tersebut salah satunya seperti komputer atau laptop sangat penting dalam membantu urusan pengolahan data.
Ada banyak metode yang dapat digunakan dalam melakukan pengolahan data.
Salah satu metodenya disebut dengan klasifikasi.
Permasalahan yang dibahas pada kasus kali ini yaitu membandingkan klasifikasi LDA dan Naive Bayes berdasarkan jumlah data, fitur dan kelas pada dataset yang berbeda dengan tujuan untuk menganalisis tingkat keakurasian pada setiap metode klasifikasi, kemudian akan dilihat metode klasifikasi yang lebih akurat berdasarkan bentuk dan jenis data yang telah diklasifikasi sebelumnya.
Pengklasifikasian data menggunakan algoritma metode LDA dan Naive Bayes dengan keluarannya berbentuk matriks kekeliruan (Confusion Matrix) dan tingkat keakuratan agar dapat dibandingkan diantara klasifikasi tersebut.
Pada dataset obesity, metode klasifikasi LDA mampu memprediksi 391 dari 423 data dengan tingkat akurasi 92,2%, sedangkan metode klasifikasi Naive Bayes hanya dapat memprediksi 307 dari 528 data dengan tingkat akurasi 58,1%.
Pada dataset wine, terdapat 35 data prediksi pada klasifikasi LDA dengan tingkat akurasi 97,2% dan 44 data prediksi pada klasifikasi Naïve Bayes dengan tingkat akurasi 97,7% serta hanya satu data yang tidak dapat diprediksi dari setiap klasifikasi.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa klasifikasi LDA memiliki tingkat keakuratan yang lebih baik dibandingkan klasifikasi Naive Bayes.
.

Related Results

Implementasi Data Mining Untuk Penjualan Mobil Menggunakan Metode Naive Bayes
Implementasi Data Mining Untuk Penjualan Mobil Menggunakan Metode Naive Bayes
Abstrak- Mobil adalah salah satu kendaraan yang paling sering dijumpai dengan berbagai type dan merek. Mobil memiliki  spesifikasi yang beraneka ragam. Metode Naive Bayes adalah sa...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENERAPAN METODE NAIVE BAYES UNTUK MEMPREDIKSI PENYAKIT JANTUNG
PENERAPAN METODE NAIVE BAYES UNTUK MEMPREDIKSI PENYAKIT JANTUNG
The heart is one of the human organs that has an important function to circulate blood throughout the body. In caring for the human heart, one must know how to take care of the hea...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Klasifikas Sampah Menggunakan Metode Naive Bayes
Klasifikas Sampah Menggunakan Metode Naive Bayes
Pengelolaan sampah merupakan permasalahan serius yang dihadapi di Indonesia akibat tingginya laju produksi sampah dari konsumsi masyarakat, perkembangan industri, serta rendahnya s...
Klasifikasi Level Stress Dengan Algoritma Naïve Bayes Menggunakan Rapidminer
Klasifikasi Level Stress Dengan Algoritma Naïve Bayes Menggunakan Rapidminer
Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengklasifikasikan Tingkat stress berdasarkan berbagai indicator psikologis, fisik, dan lingkungan menggunakan agoritma Naïve Bayes pada Ra...
Perfomance analysis of Naive Bayes method with data weighting
Perfomance analysis of Naive Bayes method with data weighting
Classification using naive bayes algorithm for air quality dataset has an accuracy rate of 39.97%. This result is considered not good and by using all existing data attributes. By ...
Peningkatan Kinerja Metode Naive Bayes Dengan Particle Swarm Object Untuk Dataset Pemilihan Metode Melahirkan
Peningkatan Kinerja Metode Naive Bayes Dengan Particle Swarm Object Untuk Dataset Pemilihan Metode Melahirkan
Melahirkan merupakan fase terakhir yang harus dilalui seorang ibu untuk bertemu dengan bayi yang dikandungnya selama kurang lebih 38 minggu. Pemilihan proses persalinan yang tepat ...

Back to Top