Javascript must be enabled to continue!
PENINGKATAN PRODUKSI CHIP PORANG MELALUI MESIN PENGERING PINTAR BERBASIS ULTRASONIC CHILL DI DESA REJOSARI
View through CrossRef
Abstrak: Keping (chip) porang merupakan produk yang dikomersilkan oleh Kelompok Pengelola Hutan Rakyat Alam Makmur Desa Rejosari. Luas lahan tanaman porang yang mencapai 150 ha yang dikelola oleh 254 petani mampu menghasilkan sebanyak 120 ton porang pertahunnya. Namun chip porang yang dihasilkan kelompok tani hanya sebesar 0,8 ton. Salah satu permasalahan kelompok tani yaitu penggunaan metode pengeringan konvensional yang memakan waktu selama 6 hari. Selain itu, metode pengeringan ini tidak mampu mengontrol suhu, kelembapan dan lamanya waktu pengeringan secara realtime yang berimbas pada turunnya kualitas chip porang yang dihasilkan. Oleh karena itu, teknologi mesin pintar AMORSON hadir untuk bisa membantu mitra dalam upaya peningkatan produksi chip porang yang berkualitas dan unggul melalui proses pengeringan menggunakan metode ultrasonic chill drying dengan monitoring real time. Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan studi literatur dilanjutkan dengan desain mesin, lalu animasi mesin, kemudian finalisasi produk, berikutnya sosialisasi kepada mitra, dan yang terakhir adalah monitoring dan evaluasi. Perhitungan hasil dari penerapan teknologi ini yang awalnya omset petani Rp 4.690.000,00 dari pengeringan konvensional menjadi Rp 11.200.000,00 jika menggunakan mesin pintar AMORSON.Abstract: Porang chip (chip) is a product that is commercialized by the Community Forest Management Group Makmur Rejosari Village. The area of porang plantations which reaches 150 ha which is managed by 254 farmers is able to produce as much as 120 tons of porang per year. However, the porang chips produced by the farmer groups were only 0.8 tonnes. One of the problems of farmer groups is the use of conventional drying methods which take 6 days. In addition, this drying method is unable to control temperature, humidity and the length of time of drying in real time which results in a decrease in the quality of the porang chips produced. Therefore, AMORSON's smart machine technology is here to be able to assist partners in efforts to increase the production of high-quality and superior porang chips through the drying process using the ultrasonic chill drying method with real time monitoring. The implementation of this activity begins with a literature study followed by machine design, then machine animation, then product finalization, then socialization to partners, and finally monitoring and evaluation.
State University of Malang (UM)
Title: PENINGKATAN PRODUKSI CHIP PORANG MELALUI MESIN PENGERING PINTAR BERBASIS ULTRASONIC CHILL DI DESA REJOSARI
Description:
Abstrak: Keping (chip) porang merupakan produk yang dikomersilkan oleh Kelompok Pengelola Hutan Rakyat Alam Makmur Desa Rejosari.
Luas lahan tanaman porang yang mencapai 150 ha yang dikelola oleh 254 petani mampu menghasilkan sebanyak 120 ton porang pertahunnya.
Namun chip porang yang dihasilkan kelompok tani hanya sebesar 0,8 ton.
Salah satu permasalahan kelompok tani yaitu penggunaan metode pengeringan konvensional yang memakan waktu selama 6 hari.
Selain itu, metode pengeringan ini tidak mampu mengontrol suhu, kelembapan dan lamanya waktu pengeringan secara realtime yang berimbas pada turunnya kualitas chip porang yang dihasilkan.
Oleh karena itu, teknologi mesin pintar AMORSON hadir untuk bisa membantu mitra dalam upaya peningkatan produksi chip porang yang berkualitas dan unggul melalui proses pengeringan menggunakan metode ultrasonic chill drying dengan monitoring real time.
Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan studi literatur dilanjutkan dengan desain mesin, lalu animasi mesin, kemudian finalisasi produk, berikutnya sosialisasi kepada mitra, dan yang terakhir adalah monitoring dan evaluasi.
Perhitungan hasil dari penerapan teknologi ini yang awalnya omset petani Rp 4.
690.
000,00 dari pengeringan konvensional menjadi Rp 11.
200.
000,00 jika menggunakan mesin pintar AMORSON.
Abstract: Porang chip (chip) is a product that is commercialized by the Community Forest Management Group Makmur Rejosari Village.
The area of porang plantations which reaches 150 ha which is managed by 254 farmers is able to produce as much as 120 tons of porang per year.
However, the porang chips produced by the farmer groups were only 0.
8 tonnes.
One of the problems of farmer groups is the use of conventional drying methods which take 6 days.
In addition, this drying method is unable to control temperature, humidity and the length of time of drying in real time which results in a decrease in the quality of the porang chips produced.
Therefore, AMORSON's smart machine technology is here to be able to assist partners in efforts to increase the production of high-quality and superior porang chips through the drying process using the ultrasonic chill drying method with real time monitoring.
The implementation of this activity begins with a literature study followed by machine design, then machine animation, then product finalization, then socialization to partners, and finally monitoring and evaluation.
Related Results
PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PERAJANGAN PORANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PERAJANG PORANG
PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PERAJANGAN PORANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PERAJANG PORANG
Pengolahan pasca panen dari porang merupakan suatu cara untuk dapat meningkatkan penghasilan para kelompok tani. Wilayah Kembiritan adalah salah satu Wilayah yang menghasilkan po...
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Penggunaan lemari pengering untuk pengeringan masih mempunyai kelemahan, yaitu temperatur pengering di dalam lemari pengering sering tidak seragam atau tidak sama di setiap rak yan...
Design of Porang Cultivation Development System Model in Madiun Regency
Design of Porang Cultivation Development System Model in Madiun Regency
Porang is a tuber plant with extensive benefits, so it has the potential to be developed. However, this potential is accompanied by many existing problems. Identification to overco...
ECONOMIC EFFICIENCY OF PORANG FARMING IN EAST LOMBOK REGENCY
ECONOMIC EFFICIENCY OF PORANG FARMING IN EAST LOMBOK REGENCY
Porang (Amorphophallus muelleri B) or known as elephant yam is one of the leading agricultural commodities which has economic potential. This potential is shown by its export value...
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
Desa Palangka memiliki potensi dibidang pertanian terkhususnya usaha tani porang dan merica yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan terlihat dari sumber daya alam yang memadai da...
Proses Manufaktur Mesin Pengering Cengkeh Rajangan Dengan Sistem Pemanas Heater
Proses Manufaktur Mesin Pengering Cengkeh Rajangan Dengan Sistem Pemanas Heater
ABSTRAK pengering sendiri adalah mesin tepat guna, dimana mesin ini berfungsi untuk mengeringkan produk – produk pertanian. Kebutuhan mesin pengering cengkeh rajangan dengan menggu...
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Pada penelitian terdahulu, alat pengering yang dianalisis adalah pengering surya dengan kolektor sekunder, rak bertingkat dan exhaust fan. Penelitian tersebut berhasil mengatasi fe...
Pengenalan Potensi Ekonomi Tanaman Porang Kepada Masyarakat Melalui Produk Batik
Pengenalan Potensi Ekonomi Tanaman Porang Kepada Masyarakat Melalui Produk Batik
Batik porang asal Madiun memiliki permasalahan modal yang membuat batik ini sulit berkembang sepertitidak adanya regenerasi. Dengan tidak adanya regenerasi membuat batik porang mas...

