Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai

View through CrossRef
Gunung Sindoro adalah gunung yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sungai progo yang mengalir. Sungai utama memiliki panjang sekitar 138 km dan mencakup luas daerah aliran sungai sekitar 243.833.086 hektar. Sungai Progo memiliki sejumlah anak sungai yang berasal dari beberapa gunung, salah satunya adalah Gunung Merapi, yang masih aktif. Beberapa sungai yang mengalir dari Merapi antara lain Sungai Pabelan, Sungai Blongkeng, Sungai Krasak dan beberapa sungai lainnya. Analisis yang dilakukan pada penelitian adalah analisis jumlah penambangan pasir, transportasi sedimen, serta degradasi atau agregasi di titik tinjauan, berdasarkan data primer dan sekunder yang diperoleh dari pengukuran laboratorium dan hasil pengujian. Penelitian ini dilakukan di tiga titik, yaitu Jembatan Bantar, Tikungan Sapon, dan Jembatan Srandakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pias 1, yaitu dari lokasi Bantar ke Sapon, terjadi degradasi atau penurunan dasar sungai dengan nilai degradasi sebesar -0,465041 m/tahun, yang dianalisis per pias atau sepanjang pias Bantar ke Sapon. Sementara itu, pada pias 2, yaitu dari Sapon ke Srandakan, terjadi aggradasi atau akumulasi pasir di dasar sungai dengan nilai aggradasi sebesar 0,18765477 m/tahun, yang dianalisis per pias atau sepanjang pias Sapon ke Srandakan
Title: Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai
Description:
Gunung Sindoro adalah gunung yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sungai progo yang mengalir.
Sungai utama memiliki panjang sekitar 138 km dan mencakup luas daerah aliran sungai sekitar 243.
833.
086 hektar.
Sungai Progo memiliki sejumlah anak sungai yang berasal dari beberapa gunung, salah satunya adalah Gunung Merapi, yang masih aktif.
Beberapa sungai yang mengalir dari Merapi antara lain Sungai Pabelan, Sungai Blongkeng, Sungai Krasak dan beberapa sungai lainnya.
Analisis yang dilakukan pada penelitian adalah analisis jumlah penambangan pasir, transportasi sedimen, serta degradasi atau agregasi di titik tinjauan, berdasarkan data primer dan sekunder yang diperoleh dari pengukuran laboratorium dan hasil pengujian.
Penelitian ini dilakukan di tiga titik, yaitu Jembatan Bantar, Tikungan Sapon, dan Jembatan Srandakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pias 1, yaitu dari lokasi Bantar ke Sapon, terjadi degradasi atau penurunan dasar sungai dengan nilai degradasi sebesar -0,465041 m/tahun, yang dianalisis per pias atau sepanjang pias Bantar ke Sapon.
Sementara itu, pada pias 2, yaitu dari Sapon ke Srandakan, terjadi aggradasi atau akumulasi pasir di dasar sungai dengan nilai aggradasi sebesar 0,18765477 m/tahun, yang dianalisis per pias atau sepanjang pias Sapon ke Srandakan.

Related Results

PENGENDALIAN TAMBANG PASIR ILEGAL DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT DEMI KEBERLANJUTAN EKOSISTEM PANTAI KAMPA WAKATOBI
PENGENDALIAN TAMBANG PASIR ILEGAL DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT DEMI KEBERLANJUTAN EKOSISTEM PANTAI KAMPA WAKATOBI
Pantai Kampa merupakan pantai yang berlokasi di kepulauan Tomia di Desa Dete kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi dengan panjang ± 929 m dengan luas 7,16 Ha. Kampa merupakan ka...
SEDIMENTASI PASIR SEPANJANG PANTAI KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
SEDIMENTASI PASIR SEPANJANG PANTAI KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Pesisir Kulon Progo secara fisiografi merupakan bagian dari zona pegunungan selatan Jawa, berbatasan disebelah timur nya adalah zona Solo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menget...
Resolusi Konflik Kebijakan Penambangan Pasir Laut Untuk Pembangunan Makassar New Port
Resolusi Konflik Kebijakan Penambangan Pasir Laut Untuk Pembangunan Makassar New Port
Konflik menjadi sebuah studi yang tidak dapat dipisahkan dari kebijakan publik dan interaksi politik antar stakeholders. Hanya saja dalam beberapa studi yang berkembang, konflik be...
Rekayasa Geometri Sungai Grindulu Melalui Penerapan Groundsill
Rekayasa Geometri Sungai Grindulu Melalui Penerapan Groundsill
Penambangan pasir liar/tidak berizin dalam area badan sungai merupakan salah penyebab kerusakanekosistem, lingkungan, dan infrastruktur dikarenakan eksploitasi sungai yang berlebih...
PENGARUH ELEVASI KAKI TERHADAP KESTABILAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI
PENGARUH ELEVASI KAKI TERHADAP KESTABILAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI
Hipotensi merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan pada tekanan darah arteri yang mencapai >20% dibawah nilai absolut atau dasar dari tekanan darah sistolik dibawah 90% ...
ANALISIS JENIS PASIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON
ANALISIS JENIS PASIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Beton merupakan material bangunan yang paling banyak digunakan dalam pembanguan konstruksi, baik pada konstruksi bangunan gedung dan bangunan lainnya. Salah satu keunggulan beton y...
Pemetaan Kualitas Air Sungai Akibat Penambangan Emas
Pemetaan Kualitas Air Sungai Akibat Penambangan Emas
Sungai Batang Palangki merupakan sungai yang terletak di Kecamatan IV Nagari di Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Di Sungai tersebut terdapat beberapa aktivitas penamban...

Back to Top