Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KASUS ABSES GIGI
View through CrossRef
Kondisi kesehatan tubuh termasuk gigi dan mulut menjadi bagian komponen penting yang dimiliki individu. Permasalahan kesehatan gigi seperti abses gigi yang dialami masyarakat Indonesia, seringkali terjadi akibat tingkat pengetahuan belum diwujudkan dalam perilaku menjaga kesehatan rongga mulut sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut dan kasus abses gigi. Penelitian survei analitik dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, serta perekrutan sampel melalui teknik purposive sampling sebanyak 33 responden. Data pengetahuan dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan riwayat abses melalui rekam medis pasien. Data diuji statistik menggunakan Kendall-Tau. Hasil penelitian ditemukan responden didominasi memiliki pengetahuan sedang (51,5%) dan kasus abses gigi (72,7%). Hasil uji diperoleh adanya hubungan pengetahuan dengan kejadian abses gigi (p = 0,022). Kesimpulannya, pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut berhubungan dengan kasus abses gigi. Peneliti merekomendasikan perlunya pelaksanaan kegiatan promosi dan pencegahan kesehatan gigi dan mulut secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan rongga mulut, sehingga dapat mencegah berbagai permasalahan kesehatan rongga mulut.
Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung
Title: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KASUS ABSES GIGI
Description:
Kondisi kesehatan tubuh termasuk gigi dan mulut menjadi bagian komponen penting yang dimiliki individu.
Permasalahan kesehatan gigi seperti abses gigi yang dialami masyarakat Indonesia, seringkali terjadi akibat tingkat pengetahuan belum diwujudkan dalam perilaku menjaga kesehatan rongga mulut sehari-hari.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut dan kasus abses gigi.
Penelitian survei analitik dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, serta perekrutan sampel melalui teknik purposive sampling sebanyak 33 responden.
Data pengetahuan dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan riwayat abses melalui rekam medis pasien.
Data diuji statistik menggunakan Kendall-Tau.
Hasil penelitian ditemukan responden didominasi memiliki pengetahuan sedang (51,5%) dan kasus abses gigi (72,7%).
Hasil uji diperoleh adanya hubungan pengetahuan dengan kejadian abses gigi (p = 0,022).
Kesimpulannya, pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut berhubungan dengan kasus abses gigi.
Peneliti merekomendasikan perlunya pelaksanaan kegiatan promosi dan pencegahan kesehatan gigi dan mulut secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan rongga mulut, sehingga dapat mencegah berbagai permasalahan kesehatan rongga mulut.
Related Results
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Ibu-Ibu PKK
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Ibu-Ibu PKK
Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang dapat membentuk perilaku seseorang, kurangnya pengetahuan akan membentuk perilaku yang keliru terhadap menjaga kebersihan gigi dan mulu...
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu hal yang penting, maka usaha perawatan kesehatan gigi dan mulut perlu dibina sejak dini. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelay...
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
ABSTRAK: Menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang penting untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Keberhasilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut juga di...
Gambaran Pengetahuan Kesehatan Gigi Mulut, Perilaku Kesehatan Gigi Mulut, dan Status Gigi Lansia di Panti Wreda Surakarta
Gambaran Pengetahuan Kesehatan Gigi Mulut, Perilaku Kesehatan Gigi Mulut, dan Status Gigi Lansia di Panti Wreda Surakarta
Lansia adalah setiap orang yang berusia 60 tahun atau lebih, yang secara fisik terlihat berbeda dengan kelompok usia lainnya. Pengetahuan merupakan faktor yang membentuk perilaku s...
Hubungan Pengetahuan, Sumber Informasi dan Perilaku tentang Kesehatan Gigi dan Mulut pada Ibu Hamil
Hubungan Pengetahuan, Sumber Informasi dan Perilaku tentang Kesehatan Gigi dan Mulut pada Ibu Hamil
Kehamilan menyebabkan perubahan fisiologis pada ibu hamil
antaranya di rongga mulut. Perubahan di rongga mulut
dipengaruhi oleh sistem hormonal karena peningkatan
hormon estroge...
Tingkat Kesadaran Pemeliharaan Kesehatan Rongga Mulut pada Anak Sekolah Dasar
Tingkat Kesadaran Pemeliharaan Kesehatan Rongga Mulut pada Anak Sekolah Dasar
Abstract: Dental and oral health in children is more vulnerable than in adults due to the progressive severity of disease in children. Awareness to maintain dental and oral health ...
Aplikasi Pemberdayaan Kader Kesehatan Gigi Dalam Upaya Kesehatan Gigi Dan Mulut Sebelum dan Saat Kehamilan di Kelurahan Rungkut Tengah Surabaya
Aplikasi Pemberdayaan Kader Kesehatan Gigi Dalam Upaya Kesehatan Gigi Dan Mulut Sebelum dan Saat Kehamilan di Kelurahan Rungkut Tengah Surabaya
Penduduk yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut tentu saja termasuk ibu hamil. Berat lahir pada umumnya sangat terkait dengan kematian janin, neonatal dan pascaneonatal, m...

