Javascript must be enabled to continue!
Rekayasa Kehadiran Gulma Dan Dosis Pupuk Fosfor Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyiangan gulma diberbagai waktu dan pengaruh pemberian beberapa taraf pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah penyiangan gulma 28 hari setelah tanam (HST), 42 HST, (28 dan 42) HST, dan terus menerus. Faktor kedua adalah pemberian pupuk fosfor 0 kg P2O5/ha, 25 kg P2O5/ha, 50 kg P2O5/ha dan 75 kg P2O5/ha. Enam belas kombinasi perlakuan yang didapat diulang sebanyak tiga kali, sehingga didapat empat puluh delapan unit percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pengamatan 30 HST tanaman kedelai tertinggi terdapat pada penyiangan gulma (28 dan 42) HST dan penyiangan terus menerus, sedangkan ukuran tanaman kedelai terendah terdapat pada perlakuan penyiangan gulma 28 HST dan 42 HST. Umur berbunga tercepat terdapat pada 28 HST dan 42 HST, penyiangan gulma terus menerus menyebabkan kedelai menjadi paling akhir berbunga. Umur panen kedelai tercepat terjadi pada penyiangan gulma 28 HST dan 42 HST, sedangkan umur panen terlama terdapat pada perlakuan penyiangan gulma (28 dan 42) HST dan penyiangan gulma terus menerus. Berat biji per tanaman terendah terdapat pada penyiangan gulma 28 HST dan 42 HST, sedangkan berat biji tertinggi terdapat pada penyiangan gulma (28 dan 42) HST dan penyiangan gulma terus menerus.
LPPM Universitas Malikussaleh
Title: Rekayasa Kehadiran Gulma Dan Dosis Pupuk Fosfor Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyiangan gulma diberbagai waktu dan pengaruh pemberian beberapa taraf pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali.
Faktor pertama adalah penyiangan gulma 28 hari setelah tanam (HST), 42 HST, (28 dan 42) HST, dan terus menerus.
Faktor kedua adalah pemberian pupuk fosfor 0 kg P2O5/ha, 25 kg P2O5/ha, 50 kg P2O5/ha dan 75 kg P2O5/ha.
Enam belas kombinasi perlakuan yang didapat diulang sebanyak tiga kali, sehingga didapat empat puluh delapan unit percobaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pengamatan 30 HST tanaman kedelai tertinggi terdapat pada penyiangan gulma (28 dan 42) HST dan penyiangan terus menerus, sedangkan ukuran tanaman kedelai terendah terdapat pada perlakuan penyiangan gulma 28 HST dan 42 HST.
Umur berbunga tercepat terdapat pada 28 HST dan 42 HST, penyiangan gulma terus menerus menyebabkan kedelai menjadi paling akhir berbunga.
Umur panen kedelai tercepat terjadi pada penyiangan gulma 28 HST dan 42 HST, sedangkan umur panen terlama terdapat pada perlakuan penyiangan gulma (28 dan 42) HST dan penyiangan gulma terus menerus.
Berat biji per tanaman terendah terdapat pada penyiangan gulma 28 HST dan 42 HST, sedangkan berat biji tertinggi terdapat pada penyiangan gulma (28 dan 42) HST dan penyiangan gulma terus menerus.
Related Results
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
Keberhasilan pengendalian gulma di pertanaman kedelai, selain di tentukan oleh jenis juga ditentukan dosis mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis mulsa o...
PENGARUH PUPUK Si DAN N, P, K TERHADAP KANDUNGAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccaharata)
PENGARUH PUPUK Si DAN N, P, K TERHADAP KANDUNGAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccaharata)
Pertumbuhan dan produksi tanaman dipengaruhi oleh berbagai karakteristik tanah terutama kesuburan tanah yang berkaitan dengan ketersediaan unsur hara. Pengelolaan kesuburan tanah ...
Pengaruh Populasi Gulma Rumput Belulang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharatasrurt)
Pengaruh Populasi Gulma Rumput Belulang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharatasrurt)
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh tekanan yang diberikan oleh gulma rumput belulang terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Pelaksanaan penelitian ...
Keanekaragaman Gulma Berdaun Lebar Dan Prediksi Kehilangan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merrill.) Akibat Kompetisinya Di Lahan Kering
Keanekaragaman Gulma Berdaun Lebar Dan Prediksi Kehilangan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merrill.) Akibat Kompetisinya Di Lahan Kering
Tujuan peneliti ini untuk mengetahui spesies gulma berdaun lebar yang berpengaruh terhadap kehilangan hasil tanaman kedelai, sehingga dalam usaha pengendaliannya dapat ditentukan s...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
PELATIHAN SERTA PENDAMPINGAN PENGELOLAAN GULMA PADA BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI DIGAMPONG CIBREK BAROH KECAMATAN SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA
PELATIHAN SERTA PENDAMPINGAN PENGELOLAAN GULMA PADA BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI DIGAMPONG CIBREK BAROH KECAMATAN SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA
Kehadiran gulma pada tanaman kedelai sangat tidak diinginkan oleh petani, gulma yang hadir selalu dikendalikan dengan berbagai upaya.Apabila gulma tersebut tidak dikendalikan maka...
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
Tanaman bawang daun merupakan sayuran yang potensial untuk diusahakan. Salah satu usaha untuk peningkatan produksi bawang daun adalah dengan pemberian nutrisi yang tepat yaitu pupu...
pemberian dosis pupuk kandang kambing dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt)
pemberian dosis pupuk kandang kambing dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt)
Penelitian ini tentang Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Organik Kotoran Kambing Dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt) di...

