Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Piwulang dalam Serat Darmasaloka

View through CrossRef
Serat Darmasaloka (selanjutnya disingkat SD) merupakan manuskrip yang ditulis menggunakan bahasa dan aksara Jawa dalam bentuk puisi atau tembang macapat . Teks SD menceritakan kisah Siti Maryam, anak dari Syeh Ngabdullah yang dibuang ke hutan karena difitnah telah berzinah. Teks SD banyak mengandung nasihat-nasihat atau piwulang dan pemikiran-pemikiran agama Islam. Dari berbagai katalog penyimpanan naskah di Indonesia maupun di luar Indonesia tercatat ada 3 naskah yang ditemukan dengan judul Sêrat Darmasaloka. Pertama, yaitu naskah dengan nomor katalog KS 539 B yang berjudul Serat Darmasaloka. Naskah kedua dengan nomor katalog KS 539 C dengan judul Pethikan saking sêrat Darmasaloka. Naskah ketiga dengan judul Sêrat Darmasalokayang tersimpan di Perpustakaan Indonesia dengan nomor katalog PW 26/KS 77. Naskah KS 539 B berdasarkan kolofonnya, selesai ditulis pada 29 Sura tahun Je 1814 AJ, atau 29 Muharram 1302 H, atau 18 November 1884 M. Naskah KS 539 C selesai ditulis pada Senin tanggal 28 bulan Ramadhan tahun 1816 AJ atau pada tanggal 20 Juni tahun 1887 M. Adapun naskah PW 26/KS 77 selesai ditulis pada 25 Jumadilawal tahun Je 1846 AJ, atau 30 Maret 1916 M.
Title: Piwulang dalam Serat Darmasaloka
Description:
Serat Darmasaloka (selanjutnya disingkat SD) merupakan manuskrip yang ditulis menggunakan bahasa dan aksara Jawa dalam bentuk puisi atau tembang macapat .
Teks SD menceritakan kisah Siti Maryam, anak dari Syeh Ngabdullah yang dibuang ke hutan karena difitnah telah berzinah.
Teks SD banyak mengandung nasihat-nasihat atau piwulang dan pemikiran-pemikiran agama Islam.
Dari berbagai katalog penyimpanan naskah di Indonesia maupun di luar Indonesia tercatat ada 3 naskah yang ditemukan dengan judul Sêrat Darmasaloka.
Pertama, yaitu naskah dengan nomor katalog KS 539 B yang berjudul Serat Darmasaloka.
Naskah kedua dengan nomor katalog KS 539 C dengan judul Pethikan saking sêrat Darmasaloka.
Naskah ketiga dengan judul Sêrat Darmasalokayang tersimpan di Perpustakaan Indonesia dengan nomor katalog PW 26/KS 77.
Naskah KS 539 B berdasarkan kolofonnya, selesai ditulis pada 29 Sura tahun Je 1814 AJ, atau 29 Muharram 1302 H, atau 18 November 1884 M.
Naskah KS 539 C selesai ditulis pada Senin tanggal 28 bulan Ramadhan tahun 1816 AJ atau pada tanggal 20 Juni tahun 1887 M.
Adapun naskah PW 26/KS 77 selesai ditulis pada 25 Jumadilawal tahun Je 1846 AJ, atau 30 Maret 1916 M.

Related Results

SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
Dalam proses perawatan prasarana perkeretaapian, dibutuhkan alat transportasi yang mampu mempercepat proses perawatan, efisiensi waktu, dan proses yang mudah dalam pengoperasian. L...
Anoman Angrĕrĕpi Munggeng Nagasĕkar: dari Rubrikasi Hingga Hubungan Intertekstual Sĕrat Rama Jayakusuman dengan Sĕrat Rama Yasadipuran
Anoman Angrĕrĕpi Munggeng Nagasĕkar: dari Rubrikasi Hingga Hubungan Intertekstual Sĕrat Rama Jayakusuman dengan Sĕrat Rama Yasadipuran
This research discusses the rubrication of "Anoman Angrĕrĕpi munggeng Nagasekar" in the manuscript of Sĕrat Rama (Jayakusuman) in the collection of the Sonobudoyo Yogyakarta Museum...
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Komposit didesain untuk menjadi material alternatif pengganti logam. Unsur utama dari komposit adalah serat dan matriks, serat adalah sumber dari kekuatan dan kekakuan pada komposi...
Piwulang Jawa Anak-anak Sedulur Sikep di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati
Piwulang Jawa Anak-anak Sedulur Sikep di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati
Sedulur Sikep Sukolilo Pati still holds the theory of laku sikep as a guide to their daily life. One of the theories is not sending their children to formal schools. They believed ...
Review: Pembuatan Serat Rayon
Review: Pembuatan Serat Rayon
Serat sintetis dari minyak bumi memiliki posisi penting dalam produk tekstil. Lebih dari 50% produksi serat dunia didominasi oleh serat sintetik. Meskipun serat sintetik lebih mura...
VARIASI SERAT GELAS PADA PAPAN SEMEN DENGAN MORTAR BUSA
VARIASI SERAT GELAS PADA PAPAN SEMEN DENGAN MORTAR BUSA
Mortar busa adalah bahan gabungan yang terdiri dari campuran cairan pembuat busa, semen, pasir, dan air. Teknologi mortar busa saat ini sedang dikembangkan dan dapat jadi pilihan u...

Back to Top