Javascript must be enabled to continue!
Manajemen Strategis Organisasi Nirlaba
View through CrossRef
Banyak pimpinan organisasi nirlaba kehabisan tenaga dan waktu melakukan manajemen operasional. Mereka tidak sempat berpikir strategis mengembangkan masa depan organisasi dan memberikan pelayanan bermutu yang memuaskan pelanggan. Manajemen strategis yang merupakan proses mengembangkan tujuan, rencana strategis, dan alokasi sumber daya mencakup analisis strategi, formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Analisis stategi mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal jang terkait sumber daya, struktur organisasi, strategi dan kinerja program, serta peluang dan ancaman eksternal yang terkait faktor politik, ekonomi, sosial dan teknologi. Selanjutnya, formulasi strategi adalah proses menyiapkan rencana strategis: mengembangkan nilai, misi, visi, gol, tujuan, identifikasi isu strategis dan memilih strategi pencapaian tujuan. Strategi yang sesuai dengan struktur organisasi, budaya, kepemimpinan, alokasi sumber daya, komunikasi, hambatan internal dan eksternal, diharapkan akan mempermudah implementasi. Monitoring yang mempelajari kemajuan dan evaluasi yang mempelajari pencapaian tujuan program merupakan bagian penting upaya pencapaian tujuan. Proses manajemen strategis menghasilkan pedoman yang diperlukan untuk menghadapi perubahan internal dan eksternal dengan menggunakan bisnis metoda baru, menerapkan praktik yang terbaik dan memelihara fleksibilitas. Melalui manajemen strategis pimpinan mampu mengembangkan nilai, misi,visi dan strategi untuk menghasilkan pelayanan unggulan secara efektif dan efisien.Kata kunci : Manajemen, strategis, nirlabaAbstractIn not for profit organizations, many of the organizations’ managers and executive officers spend energy and time to work more on operational management. They do not have enough time to deal with organizations’ future development. A strategic management is a process of developing an organization’s objectives, strategic plan, and allocating resources to implement the plan. Basically a strategic management covers strategy analysis, strategy formulation, strategy implementation, and strategy evaluation. A strategy analysis is to provide information on strengths and weaknesses of internal organization factors: human resources, organization structure, program performance; and information on opportunities and threats of external organization factors, politic, economy, social, and technology. A strategy formulation is a process of developing strategic plan including organization value, mission, vision, goal, strategic objectives, strategic issues, and strategy. A strategy implementation involves with the organization structure, value, operational activities, leadership, resource allocation, and communication. Strategy evaluation includes monitoring and evaluation activities to identify progress of the program implementation and to identify program achievement and its performance. A strategic management process provides a guide for addressing internal and external organizational challenges and changes using a new bussiness method and approach for practical application and maintaining flexibilities, Through a straqtegic management, the managers and executives will be able to provide better quality of services effecively and efficienly.Keywords: Management, strategic, not for profit
Title: Manajemen Strategis Organisasi Nirlaba
Description:
Banyak pimpinan organisasi nirlaba kehabisan tenaga dan waktu melakukan manajemen operasional.
Mereka tidak sempat berpikir strategis mengembangkan masa depan organisasi dan memberikan pelayanan bermutu yang memuaskan pelanggan.
Manajemen strategis yang merupakan proses mengembangkan tujuan, rencana strategis, dan alokasi sumber daya mencakup analisis strategi, formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi.
Analisis stategi mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal jang terkait sumber daya, struktur organisasi, strategi dan kinerja program, serta peluang dan ancaman eksternal yang terkait faktor politik, ekonomi, sosial dan teknologi.
Selanjutnya, formulasi strategi adalah proses menyiapkan rencana strategis: mengembangkan nilai, misi, visi, gol, tujuan, identifikasi isu strategis dan memilih strategi pencapaian tujuan.
Strategi yang sesuai dengan struktur organisasi, budaya, kepemimpinan, alokasi sumber daya, komunikasi, hambatan internal dan eksternal, diharapkan akan mempermudah implementasi.
Monitoring yang mempelajari kemajuan dan evaluasi yang mempelajari pencapaian tujuan program merupakan bagian penting upaya pencapaian tujuan.
Proses manajemen strategis menghasilkan pedoman yang diperlukan untuk menghadapi perubahan internal dan eksternal dengan menggunakan bisnis metoda baru, menerapkan praktik yang terbaik dan memelihara fleksibilitas.
Melalui manajemen strategis pimpinan mampu mengembangkan nilai, misi,visi dan strategi untuk menghasilkan pelayanan unggulan secara efektif dan efisien.
Kata kunci : Manajemen, strategis, nirlabaAbstractIn not for profit organizations, many of the organizations’ managers and executive officers spend energy and time to work more on operational management.
They do not have enough time to deal with organizations’ future development.
A strategic management is a process of developing an organization’s objectives, strategic plan, and allocating resources to implement the plan.
Basically a strategic management covers strategy analysis, strategy formulation, strategy implementation, and strategy evaluation.
A strategy analysis is to provide information on strengths and weaknesses of internal organization factors: human resources, organization structure, program performance; and information on opportunities and threats of external organization factors, politic, economy, social, and technology.
A strategy formulation is a process of developing strategic plan including organization value, mission, vision, goal, strategic objectives, strategic issues, and strategy.
A strategy implementation involves with the organization structure, value, operational activities, leadership, resource allocation, and communication.
Strategy evaluation includes monitoring and evaluation activities to identify progress of the program implementation and to identify program achievement and its performance.
A strategic management process provides a guide for addressing internal and external organizational challenges and changes using a new bussiness method and approach for practical application and maintaining flexibilities, Through a straqtegic management, the managers and executives will be able to provide better quality of services effecively and efficienly.
Keywords: Management, strategic, not for profit.
Related Results
Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba (Lembaga Masjid)
Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba (Lembaga Masjid)
Lembaga Masjid merupakan salah satu bentuk organisasi nirlaba dalam bidang keagamaan, sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 45 tahun 2011 tentang Org...
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
Manajemen sangat menentukan sebuah organisasi dalam mencapai suatu keberhasilan organisasi, organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, namun untuk mencapai tujuan secara ef...
Peran Auditor Internal dan Manajemen Resiko pada Perusahaan (Rudi Setiawan 165100105)
Peran Auditor Internal dan Manajemen Resiko pada Perusahaan (Rudi Setiawan 165100105)
Institute of Internal Auditors (IIA), menjelaskan kegiatan internal audit sebagai kegiatan independen yang mendukung pencapaian sasaran organisasi, dan aktivitas konsultasi yang di...
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi dan Perilaku Kewargaan Organisasi
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi dan Perilaku Kewargaan Organisasi
<p><em>ABSTRACT</em></p><p><em>Organizational commitment and extra role behavior of the employees in the workplace is needed by every institutio...
Bentuk Loyalitas Donatur Pada Organisasi Filantropi
Bentuk Loyalitas Donatur Pada Organisasi Filantropi
Baik organisasi laba maupun nonlaba, keduanya membutuhkan relasi yang baik dengan pelanggan (donatur). Relasi yang terjalin di antara donatur dan organisasi filantropi merupakan ku...
IMPLEMENTASI ISAK 35 MENGENAI LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA PADA GEREJA HKBP ALOBAN
IMPLEMENTASI ISAK 35 MENGENAI LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA PADA GEREJA HKBP ALOBAN
Gereja HKBP ALOBAN merupakan salah satu organisasi nirlaba dari antara banyaknya organisasi nirlaba. Setiap organisasi nirlaba diharapkan dapat menyusun laporan keuangannya sesuai ...
Penerapan Model Kotter Dalam Manajemen Perubahan Organisasi
Penerapan Model Kotter Dalam Manajemen Perubahan Organisasi
Manajemen perubahan organisasi adalah proses penting dalam upaya adaptasi dan peningkatan kinerja organisasi di tengah dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang. Salah satu ...
Teori Budaya Organisasi: Konsep, Model, dan Implikasi untuk Manajemen Organisasi
Teori Budaya Organisasi: Konsep, Model, dan Implikasi untuk Manajemen Organisasi
Budaya organisasi merupakan faktor fundamental yang menentukan identitas organisasi, efisiensi operasional, dan keberlanjutan jangka panjang. Studi ini bertujuan untuk menganalisis...


