Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Pasien Retinopati Hipertensi di Klinik JEC Orbita Makassar

View through CrossRef
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan kerusakan organ target, termasuk retina, melalui mekanisme mikrovaskular yang dikenal sebagai retinopati hipertensi. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan penglihatan hingga kebutaan apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien retinopati hipertensi di Klinik Utama Mata JEC ORBITA Makassar periode Januari 2023–2025 berdasarkan usia, jenis kelamin, derajat hipertensi, derajat retinopati hipertensi, dan ketajaman penglihatan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan rancangan potong lintang menggunakan data sekunder dari 70 rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah ≥60 tahun (50%), dengan perempuan lebih dominan (64,29%). Berdasarkan derajat hipertensi, sebagian besar pasien berada pada hipertensi derajat 1 (47,14%), sedangkan derajat retinopati hipertensi terbanyak adalah derajat II (35,71%). Sebagian besar pasien memiliki ketajaman penglihatan kategori ringan. Hasil ini menunjukkan bahwa retinopati hipertensi lebih sering terjadi pada kelompok usia lanjut dan perempuan, dengan gangguan penglihatan yang umumnya masih ringan. Oleh karena itu, pemeriksaan funduskopi rutin pada pasien hipertensi dan pengendalian tekanan darah secara teratur sangat penting untuk mencegah progresivitas retinopati hipertensi dan risiko kebutaan.
Title: Karakteristik Pasien Retinopati Hipertensi di Klinik JEC Orbita Makassar
Description:
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan kerusakan organ target, termasuk retina, melalui mekanisme mikrovaskular yang dikenal sebagai retinopati hipertensi.
Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan penglihatan hingga kebutaan apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien retinopati hipertensi di Klinik Utama Mata JEC ORBITA Makassar periode Januari 2023–2025 berdasarkan usia, jenis kelamin, derajat hipertensi, derajat retinopati hipertensi, dan ketajaman penglihatan.
Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan rancangan potong lintang menggunakan data sekunder dari 70 rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi.
Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik pasien.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah ≥60 tahun (50%), dengan perempuan lebih dominan (64,29%).
Berdasarkan derajat hipertensi, sebagian besar pasien berada pada hipertensi derajat 1 (47,14%), sedangkan derajat retinopati hipertensi terbanyak adalah derajat II (35,71%).
Sebagian besar pasien memiliki ketajaman penglihatan kategori ringan.
Hasil ini menunjukkan bahwa retinopati hipertensi lebih sering terjadi pada kelompok usia lanjut dan perempuan, dengan gangguan penglihatan yang umumnya masih ringan.
Oleh karena itu, pemeriksaan funduskopi rutin pada pasien hipertensi dan pengendalian tekanan darah secara teratur sangat penting untuk mencegah progresivitas retinopati hipertensi dan risiko kebutaan.

Related Results

Summary
Summary
RESUMÉKapitlet indeholder en kortfattet litteraturgennemgang med særligt vægt på epidemiologiske aspekter af diabetiske øjenmanifestationer samt en beskrivelse af formålet med den ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PASIEN HIPERTENSI TERHADAP TATALAKSANA HIPERTENSI DI KLINIK DOKTER 24 JAM MELATI TASIKMALAYA
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PASIEN HIPERTENSI TERHADAP TATALAKSANA HIPERTENSI DI KLINIK DOKTER 24 JAM MELATI TASIKMALAYA
Prevalensi penyakit hipertensi di kota Tasikmalaya masih tergolong tinggi. Salah satu penyebabnya adalah tingkat kesadaran penderita terhadap kesehatan masih rendah. Masih banyak p...
PREVALENSI RETINOPATI DIABETIK PADA POLIKLINIK ILMU KESEHATAN MATA SELANG SATU TAHUN
PREVALENSI RETINOPATI DIABETIK PADA POLIKLINIK ILMU KESEHATAN MATA SELANG SATU TAHUN
Abstract: Diabetic retinopathy  is a disease that tends to damage retinal microvasculature as chronic progressive, related with the old hyperglycaemia and also connected with diabe...
Karakteristik Penderita Retinopati Diabetic
Karakteristik Penderita Retinopati Diabetic
Diabetes ialah penyakit kronik yang seringkali menimbulkan komplikasi. Data dari International Diabetes Federation (IDF) memperlihatkan di tahun 2019, lebih dari 463 juta orang aka...
Diabetik Retinopati dan Penurunan Fungsi Kognitif pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Diabetik Retinopati dan Penurunan Fungsi Kognitif pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Abstract. Diabetes Mellitus is a metabolic disease cause various complications. According to International Diabetes Federation, 9.3% population aged 20-79 years suffer from diabete...
Hubungan Kadar HbA1c dengan Komplikasi Retinopati Diabetik di RSUD Al-Ihsan
Hubungan Kadar HbA1c dengan Komplikasi Retinopati Diabetik di RSUD Al-Ihsan
Abstract. Diabetic retinopathy is a microvascular complication of diabetes mellitus that may lead to visual impairment and blindness. Hemoglobin A1c (HbA1c) is commonly used as an ...

Back to Top