Javascript must be enabled to continue!
Kajian Kemampuan Berpikir Kritis (Critical Thinking Skill) Dari Sudut Pandang Filsafat
View through CrossRef
Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dibutuhkan dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 (21st Century Skill). Pendidikan sebagai salah satu usaha mencerdaskan kehidupan bangsa menempatkan kemampuan berpikir sebagai kompetensi penting. Tujuan dari sistem pendidikan adalah membentuk orang-orang terdidik yang mandiri dan dapat berpikir efektif serta kritis. Setiap individu membutuhkan keterampilan berpikir kritis agar berhasil memecahkan masalah dalam situasi sulit. Akar dari pemikiran kritis sama kunonya dengan dimulainya pemikiran-pemikiran filsafat. Sekitar 2500 tahun yang lalu, Sokrates menemukan metode penyelidikan pertanyaan. Konsep berpikir kritis kemudian mengalami perkembangan hingga pada zaman saat ini. Perkembangan konsep berpikir kritis dari sudut pandang filsafat menjadi penting dipelajari dengan tujuan agar mendapatkan pemahaman holistik mengenai kerangka berpikir kritis. Metode yang digunakan untuk menyusun artikel ini adalah studi kepustakaan. Beberapa definisi dari filsuf bersifat saling menguatkan maupun saling melengkapi. Konsep berpikir kritis dalam pandangan filsafat menekankan pada sifat, sikap dan kualitas berpikir kritis. Konsep berpikir kritis menekankan pada delapan hal yaitu: analisis, penalaran, inferensi, membandingkan, formulasi hipotesis, sintesis (membuat ide baru), pengujian dan kesimpulan komperhensif.
Title: Kajian Kemampuan Berpikir Kritis (Critical Thinking Skill) Dari Sudut Pandang Filsafat
Description:
Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dibutuhkan dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 (21st Century Skill).
Pendidikan sebagai salah satu usaha mencerdaskan kehidupan bangsa menempatkan kemampuan berpikir sebagai kompetensi penting.
Tujuan dari sistem pendidikan adalah membentuk orang-orang terdidik yang mandiri dan dapat berpikir efektif serta kritis.
Setiap individu membutuhkan keterampilan berpikir kritis agar berhasil memecahkan masalah dalam situasi sulit.
Akar dari pemikiran kritis sama kunonya dengan dimulainya pemikiran-pemikiran filsafat.
Sekitar 2500 tahun yang lalu, Sokrates menemukan metode penyelidikan pertanyaan.
Konsep berpikir kritis kemudian mengalami perkembangan hingga pada zaman saat ini.
Perkembangan konsep berpikir kritis dari sudut pandang filsafat menjadi penting dipelajari dengan tujuan agar mendapatkan pemahaman holistik mengenai kerangka berpikir kritis.
Metode yang digunakan untuk menyusun artikel ini adalah studi kepustakaan.
Beberapa definisi dari filsuf bersifat saling menguatkan maupun saling melengkapi.
Konsep berpikir kritis dalam pandangan filsafat menekankan pada sifat, sikap dan kualitas berpikir kritis.
Konsep berpikir kritis menekankan pada delapan hal yaitu: analisis, penalaran, inferensi, membandingkan, formulasi hipotesis, sintesis (membuat ide baru), pengujian dan kesimpulan komperhensif.
Related Results
Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan bertanya pada siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia disebabkan oleh pembelajaran yang masih terpusat pada guru, kurang bervariasi, dan b...
PERSPEKTIF ANALISIS PRESTASI PERUSAHAAN MENGGUNAKAN LAPORAN KEUANGAN PT SURYA SEMESTA INTERNUSA TBK PERIODE 2019-2021
PERSPEKTIF ANALISIS PRESTASI PERUSAHAAN MENGGUNAKAN LAPORAN KEUANGAN PT SURYA SEMESTA INTERNUSA TBK PERIODE 2019-2021
Latar Belakang : Penilaian keuangan suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan. Untuk mengetahui apakah keadaan keuangan perusahaan dalam kond...
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN QODE (QUESTIONING, ORGANIZING, DOING, EVALUATION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PAI PESERTA DIDIK DI SMK PGRI 4 BANDAR LAMPUNG
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN QODE (QUESTIONING, ORGANIZING, DOING, EVALUATION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PAI PESERTA DIDIK DI SMK PGRI 4 BANDAR LAMPUNG
ABSTRACT
Critical thinking is an essential competency that should be developed in Islamic Religious Education (PAI). However, previous studies have shown that students' critical th...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...

