Javascript must be enabled to continue!
Isu-Isu Pembelajaran Penjas Dan Olahraga Di Era Digital
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang dihadapi guru di era digital serta peningkatan literasi digital guru PJOK di Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan total sampling terhadap 30 guru PJOK. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara mendalam, dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan lima kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital guru PJOK berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 55%, meningkat signifikan menjadi 82% setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Isu-isu utama yang dihadapi meliputi: (1) rendahnya literasi digital guru (60%), (2) keterbatasan sarana dan prasarana digital (70%), (3) kurangnya inovasi pembelajaran berbasis digital (65%), dan (4) minimnya pengalaman menggunakan platform digital (68%). Kesimpulannya, literasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi guru PJOK agar mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Rekomendasi meliputi peningkatan infrastruktur digital, pelatihan berkelanjutan, dan pembentukan komunitas guru berbasis teknologi.
Title: Isu-Isu Pembelajaran Penjas Dan Olahraga Di Era Digital
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang dihadapi guru di era digital serta peningkatan literasi digital guru PJOK di Kabupaten Pandeglang.
Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan total sampling terhadap 30 guru PJOK.
Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara mendalam, dan observasi.
Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan lima kategori penilaian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital guru PJOK berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 55%, meningkat signifikan menjadi 82% setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Isu-isu utama yang dihadapi meliputi: (1) rendahnya literasi digital guru (60%), (2) keterbatasan sarana dan prasarana digital (70%), (3) kurangnya inovasi pembelajaran berbasis digital (65%), dan (4) minimnya pengalaman menggunakan platform digital (68%).
Kesimpulannya, literasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi guru PJOK agar mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.
Rekomendasi meliputi peningkatan infrastruktur digital, pelatihan berkelanjutan, dan pembentukan komunitas guru berbasis teknologi.
Related Results
OLAHRAGA PILIHAN
OLAHRAGA PILIHAN
Buku ini berjudul “Olahraga Pilihan”. Penulisan buku ini didasarkan kepada realitas yang terjadi di masyarakat bahwa olahraga hanya dipandang sebagai sesuatu yang melelahkan, dan a...
DAMPAK OLAHRAGA WISATA BAGI MASYARAKAT
DAMPAK OLAHRAGA WISATA BAGI MASYARAKAT
Olahraga wisata merupakan salah satu jenis kegiatan wisata yang perkembangannya cukup pesat di Indonesia karena memiliki pegunungan, lautan, sungai dan danau yang begitu luas. Oleh...
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang In...
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
Kondisi pandemi Covid-19 dan pasca-pandemi menuntut sekolah, para guru, siswa dan orang tua siswa memiliki kemampuan literasi digital agar keterampilan abad 21 dapat dikembangkan ...
Peluang Pengembangan Industri Keolahragaan dalam Meningkatkan Potensi Olahraga dan Perekonomian di Indonesia
Peluang Pengembangan Industri Keolahragaan dalam Meningkatkan Potensi Olahraga dan Perekonomian di Indonesia
Sejarah Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi besar di bidang olahraga. Negara yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau dengan jumlah penduduk terbesar keempat di duni...
PENGARUH SUMBER DAYA MANUSIA DAN FASILITAS OLAHRAGA TERHADAP PARTISIPASI DALAM KEGIATAN OLAHRAGA REMAJA
PENGARUH SUMBER DAYA MANUSIA DAN FASILITAS OLAHRAGA TERHADAP PARTISIPASI DALAM KEGIATAN OLAHRAGA REMAJA
Indonesia adalah negara yang memiliki populasi sekitar 270 juta jiwa, dengan sekitar 53.81% dari penduduknya terdiri dari generasi milenial dan Gen X. Potensi besar ada di Indonesi...
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Abstract
The era of disruption has presented a new phenomenon in wedding procedures, namely digital weddings. The emergence of digital marriage raises questions about its validity...
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring ...

