Javascript must be enabled to continue!
PEREMPUAN DALAM CERPEN BAHAGIA BERSYARAT KARYA OKKY MADASARI DAN BAU LAUT KARYA RATIH KUMALA [Women in Cerpen Bahagia Bersyarat by Okky Madasari and Bau Laut by Ratih Kumala]
View through CrossRef
The rise of women writers in Indonesian literary treasures shows encouraging progress. Okky Madasari and Ratih Kumala as a writer figured how a woman as wife accepts her destiny and nature in living her household life. The household that nodded by both female characters were expressed by Okky Madasari through her short story entitled "Bahagia Bersyarat" and Ratih Kumala through her short story entitled "Bau Laut". Both female characters were depicted very sincere, patient and accept what the will of her husband. The movement and behavior to rebel from the life that befell her was not done by the two female characters. Whether the two figures portrayed by these two female authors are embodiments of the lives of the two authors or only imaginary images, sociological analysis is necessary. For that, through this paper will be disclosed whether there is a sociological linkage between the work he wrote with the life of the author.Maraknya penulis perempuan dalam khasanah sastra Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Okky Madasari dan Ratih Kumala sebagai seorang penulis mengejawantahkan bagaimana perempuan sebagai seorang istri menerima takdir dan kodratnya dalam menjalani kehidupan rumah tangganya. Biduk rumah tangga yang dijalani kedua tokoh perempuan diungkapkan oleh Okky Madasari melalui cerpennya yang berjudul “Bahagia Bersyarat” dan Ratih Kumala melalui cerpennya yang berjudul “Bau Laut”. Kedua tokoh perempuan digambarkan sangat ikhlas, sabar dan menerima apa kehendak dari suaminya. Gerak dan perilaku untuk memberontak dari kehidupan yang menimpanya tidak dilakukan oleh kedua tokoh perempuan itu. Apakah kedua tokoh yang digambarkan oleh kedua penulis perempuan ini merupakan pengejawantahan dari kehidupan kedua penulis itu atau hanya gambaran imajiner saja, perlu analisis secara sosiologis. Untuk itu, melalui tulisan ini akan diungkapkan apakah ada keterkaitan secara sosiologis antara karya yang ditulisnya dengan kehidupan penulisnya.
Title: PEREMPUAN DALAM CERPEN BAHAGIA BERSYARAT KARYA OKKY MADASARI DAN BAU LAUT KARYA RATIH KUMALA [Women in Cerpen Bahagia Bersyarat by Okky Madasari and Bau Laut by Ratih Kumala]
Description:
The rise of women writers in Indonesian literary treasures shows encouraging progress.
Okky Madasari and Ratih Kumala as a writer figured how a woman as wife accepts her destiny and nature in living her household life.
The household that nodded by both female characters were expressed by Okky Madasari through her short story entitled "Bahagia Bersyarat" and Ratih Kumala through her short story entitled "Bau Laut".
Both female characters were depicted very sincere, patient and accept what the will of her husband.
The movement and behavior to rebel from the life that befell her was not done by the two female characters.
Whether the two figures portrayed by these two female authors are embodiments of the lives of the two authors or only imaginary images, sociological analysis is necessary.
For that, through this paper will be disclosed whether there is a sociological linkage between the work he wrote with the life of the author.
Maraknya penulis perempuan dalam khasanah sastra Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Okky Madasari dan Ratih Kumala sebagai seorang penulis mengejawantahkan bagaimana perempuan sebagai seorang istri menerima takdir dan kodratnya dalam menjalani kehidupan rumah tangganya.
Biduk rumah tangga yang dijalani kedua tokoh perempuan diungkapkan oleh Okky Madasari melalui cerpennya yang berjudul “Bahagia Bersyarat” dan Ratih Kumala melalui cerpennya yang berjudul “Bau Laut”.
Kedua tokoh perempuan digambarkan sangat ikhlas, sabar dan menerima apa kehendak dari suaminya.
Gerak dan perilaku untuk memberontak dari kehidupan yang menimpanya tidak dilakukan oleh kedua tokoh perempuan itu.
Apakah kedua tokoh yang digambarkan oleh kedua penulis perempuan ini merupakan pengejawantahan dari kehidupan kedua penulis itu atau hanya gambaran imajiner saja, perlu analisis secara sosiologis.
Untuk itu, melalui tulisan ini akan diungkapkan apakah ada keterkaitan secara sosiologis antara karya yang ditulisnya dengan kehidupan penulisnya.
Related Results
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Kumpulan cerpen Nelayan itu Berhenti Melaut karya Safar Banggai merupakan kumpulan dari 12 cerpen yang hampir seluruhnya erat dengan latar laut dan kemaritiman. Penceritaan yang di...
REPRESENTASI KETIDAKADILAN GENDER DALAM PRAKTIK PERDAGANGAN PEREMPUAN PADA NOVEL MIMI LAN MINTUNA [Representation of Gender Injustice in Women's Trafficking Practices in the Mimi lan Mintuna Novel]
REPRESENTASI KETIDAKADILAN GENDER DALAM PRAKTIK PERDAGANGAN PEREMPUAN PADA NOVEL MIMI LAN MINTUNA [Representation of Gender Injustice in Women's Trafficking Practices in the Mimi lan Mintuna Novel]
The practice of trafficking in women is still a phenomenon in various countries, including Indonesia. In fact, this problem has been raised into the literary work, Remi Silado's Mi...
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang peran perempuan dalam keluarga. Perempuan memiliki peran dan kontribusi yang sangat penting dalam kehidupan, baik secara individual, keluar...
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
<p>Penelitian berjudul “Mitos Tokoh Perempuan Lakon Abdulmuluk Jauhari Teater Dulmuluk Tunas Harapan” ini menganalisis tentang tokoh perempuan yang dimainkan oleh aktor laki-...
REPRESENTASI KEPRIBADIAN TOKOH SASANA DAN JAKA WANI DALAM NOVEL “PASUNG JIWA” KARYA OKKY MADASARI (REPRESENTATION PERSONALITY SASANA’S AND JAKA WANI’S CHARACTER IN NOVEL “PASUNG JIWA” BY OKKY MADASARI)
REPRESENTASI KEPRIBADIAN TOKOH SASANA DAN JAKA WANI DALAM NOVEL “PASUNG JIWA” KARYA OKKY MADASARI (REPRESENTATION PERSONALITY SASANA’S AND JAKA WANI’S CHARACTER IN NOVEL “PASUNG JIWA” BY OKKY MADASARI)
Abstract Representation Personality Sasana’s and Jaka Wani’s Character in Novel “Pasung Jiwa” by Okky Madasari. The purpose of the research are to describe the personality of Sasan...
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LA BARKA KARYA NH. DINI DAN KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM JOO (KAJIAN SASTRA BANDINGAN)
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LA BARKA KARYA NH. DINI DAN KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM JOO (KAJIAN SASTRA BANDINGAN)
Problematika mengenai stereotip perempuan tidak sedikit dimanfaatkan oleh pengarang dalam membangun struktur cerita. Citra perempuan dalam kajian sastra bandingan dalam novel La Ba...
CITRA PEREMPUAN ASMAT DALAM ROMAN NAMAKU TEWERAUT KARYA ANI SEKARNINGSIH: KAJIAN SASTRA FEMINIS
CITRA PEREMPUAN ASMAT DALAM ROMAN NAMAKU TEWERAUT KARYA ANI SEKARNINGSIH: KAJIAN SASTRA FEMINIS
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana citra perempuan suku Asmat dalam Roman Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih. Metode penelitian yang digunak...

