Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERMAINAN TRADISONAL “KAULINAN BARUDAK” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERSIKAP EMPATI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

View through CrossRef
Resolving disputes skills primary school students with their peers in Interaction implanted in school early. Also related with the skill of students for influence it give a positive response to their peers. Today, traditional games “kaulinan barudak” have been left by primary school-aged children .This study aims to to know about an increase in solving disputes skills and is able to provide a positive influence students of fifth grade between students who had conventional learning activities and students who had traditional games in learning activities. Method of research used quasi eksperimen Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design type. Population in this research was all student of fifth grsde at Elementary School 3 Panawangan and 2 Panawangan. An instrument used in this research was structured observation , field notes , and documentation. Based on the findings in the class, the results of the study stated that solving disputes skills and is able to provide a positive influence students the average score class experiment superior to on the value student average class control and expressed there are significant differences. The outcome of this research giving the meaning of that solving disputes skills and is able to provide a positive influence students student of fifth grade in Elementary School 3 panawangan has been an increase in higher 16,25%.   Abstrak Keterampilan menyelesaikan perselisihan siswa sekolah dasar dengan teman sebaya dalam interaksi di sekolah dapat ditanamkan sejak dini. Berkaitan juga dengan keterampilan siswa untuk memberikan pengaruh hal positif terhadap teman sebayanya. Dewasa ini seiring kemajuan teknologi permainan tradisional kaulinan barudak sudah banyak ditinggalkan oleh anak usia SD. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui sejauhmana peningkatan keterampilam menyelesaikan perselisihan dan mampu memberikan pengaruh positif siswa kelas V antara siswa yang kegiatan pembelajarannya konvensional dengan siswa yang kegiatan pembelajarannya menggunakan permainan tradisional. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan bentuk Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Panawangan dan SDN 2 Panawangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi terstruktur, catatan lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan temuan di lapangan, hasil penelitian menyatakan bahwa keterampilan menyelesaikan perselisihan dan keterampilan untuk memberikan pengaruh positif kelas eksperimen lebih unggul dari pada kelas kontrol dan dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian tersebut memberikan arti bahwa keterampilan menyelesaikan perselisihan dan keterampilan untuk memberikan pengaruh positif siswa kelas V di SDN 3 Panawangan terjadi peningkatan lebih tinggi dengan peningkatan sebesar 16,25%. Kata Kunci: Permainan Tradisonal “Kaulinan Barudak”, Keterampilan Sosial
Title: PERMAINAN TRADISONAL “KAULINAN BARUDAK” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERSIKAP EMPATI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Description:
Resolving disputes skills primary school students with their peers in Interaction implanted in school early.
Also related with the skill of students for influence it give a positive response to their peers.
Today, traditional games “kaulinan barudak” have been left by primary school-aged children .
This study aims to to know about an increase in solving disputes skills and is able to provide a positive influence students of fifth grade between students who had conventional learning activities and students who had traditional games in learning activities.
Method of research used quasi eksperimen Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design type.
Population in this research was all student of fifth grsde at Elementary School 3 Panawangan and 2 Panawangan.
An instrument used in this research was structured observation , field notes , and documentation.
Based on the findings in the class, the results of the study stated that solving disputes skills and is able to provide a positive influence students the average score class experiment superior to on the value student average class control and expressed there are significant differences.
The outcome of this research giving the meaning of that solving disputes skills and is able to provide a positive influence students student of fifth grade in Elementary School 3 panawangan has been an increase in higher 16,25%.
  Abstrak Keterampilan menyelesaikan perselisihan siswa sekolah dasar dengan teman sebaya dalam interaksi di sekolah dapat ditanamkan sejak dini.
Berkaitan juga dengan keterampilan siswa untuk memberikan pengaruh hal positif terhadap teman sebayanya.
Dewasa ini seiring kemajuan teknologi permainan tradisional kaulinan barudak sudah banyak ditinggalkan oleh anak usia SD.
Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui sejauhmana peningkatan keterampilam menyelesaikan perselisihan dan mampu memberikan pengaruh positif siswa kelas V antara siswa yang kegiatan pembelajarannya konvensional dengan siswa yang kegiatan pembelajarannya menggunakan permainan tradisional.
Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan bentuk Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design.
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Panawangan dan SDN 2 Panawangan.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi terstruktur, catatan lapangan, dan dokumentasi.
Berdasarkan temuan di lapangan, hasil penelitian menyatakan bahwa keterampilan menyelesaikan perselisihan dan keterampilan untuk memberikan pengaruh positif kelas eksperimen lebih unggul dari pada kelas kontrol dan dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan.
Hasil penelitian tersebut memberikan arti bahwa keterampilan menyelesaikan perselisihan dan keterampilan untuk memberikan pengaruh positif siswa kelas V di SDN 3 Panawangan terjadi peningkatan lebih tinggi dengan peningkatan sebesar 16,25%.
Kata Kunci: Permainan Tradisonal “Kaulinan Barudak”, Keterampilan Sosial.

Related Results

Proses Komunikasi dalam Atraksi Kaulinan Barudak Lembur di Desa Wisata Saung Ciburial
Proses Komunikasi dalam Atraksi Kaulinan Barudak Lembur di Desa Wisata Saung Ciburial
Abstract. Kaulinan Barudak Lembur is an important part of the traditions and culture of the Sundanese people in West Java, Indonesia. However, modernization and globalization have ...
Kaulinan Barudak sebagai Sumber Penciptaan Tari Anak-anak di Kabupaten Sumedang
Kaulinan Barudak sebagai Sumber Penciptaan Tari Anak-anak di Kabupaten Sumedang
ABSTRACT This article is the result of the children dance creation which is adopted from children’s play culture (Kaulinan Barudak) in Sumedang community. The purpose of the res...
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Sunda Anak Usia Dini Melalui Metode Permainan Tradisional di RA At-Taqwa Arcamanik Bandung
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Sunda Anak Usia Dini Melalui Metode Permainan Tradisional di RA At-Taqwa Arcamanik Bandung
Bahasa Sunda semakin ditinggalkan sebagai Bahasa Ibu. Sangat penting  untuk terus melestarikan Bahasa Sunda, utamanya pada anak-anak usia dini. Cara mengenalkan Bahasa Sunda kepada...
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di YMCA pada tanggal ...
Enkulturasi Budaya Islam Dalam Permainan Tradisional Anak Untuk Membangun Generasi Rabbani
Enkulturasi Budaya Islam Dalam Permainan Tradisional Anak Untuk Membangun Generasi Rabbani
Budaya islam  adalah suatu kebudayaan yang dikembangkan ada orang-orang muslim pada  orang-orang beraga islam dan pada zaman peradaban. Dan kebudayaan sendiri adalah suaatu pemikir...
Pengembangan model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan untuk anak sekolah dasar
Pengembangan model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan untuk anak sekolah dasar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran gerak dasar melompat berbasis permainan untuk siswa sekolah dasar kelas 2 materi gerak dasar melompat khusus...
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
Pembelajaran tematik dengan model inkuiri terbimbing bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, psikomotorik. Penelitian ini dilatarbelakangi ol...
LATIHAN PERMAINAN MENJALA IKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR
LATIHAN PERMAINAN MENJALA IKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR
Kemampuan jasmani merupakan dasar penting untuk membangun kemampuan jasmani seseorang. Dengan memiliki kemampuan jasmani yang baik, maka kemampuan jasmani seseorang akan berjalan b...

Back to Top