Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendampingan Pemanfaatan Inovasi Teknologi Layanan Puskesmas 7G (Gesit, Gak Antri, Gak Ribet, Gratis, Go Cashless, Gak Lemot, Gemati)

View through CrossRef
Citra Puskesmas sampai saat ini masih dianggap kurang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kota Semarang membuat program inovasi pemanfaatan teknologi yang diberi nama Layanan Puskesmas 7G (Gesit, Gak Antri, Gak Ribet, Gratis, Go Cashless, Gak Lemot, Gemati). Program ini telah mulai diluncurkan sejak September 2019 namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui layanan Puskesmas 7G. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan pemanfaatan layanan Puskesmas 7G ditujukan kepada 30 kader kesehatan di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Hasil pre dan post test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pendampingan. Setelah dilakukan kegiatan pendampingan, kader dibekali dengan berbagai media promosi yang akan disebarluaskan melalui media WhatsApp grup RT. Diharapkan, setelah masyarakat mengetahui berbagai layanan inovasi ini, mereka mau memanfaatkan layanan-layanan tersebut dan merasakan manfaatnya. Citra positif Puskesmas diharapkan dapat meningkat.
Title: Pendampingan Pemanfaatan Inovasi Teknologi Layanan Puskesmas 7G (Gesit, Gak Antri, Gak Ribet, Gratis, Go Cashless, Gak Lemot, Gemati)
Description:
Citra Puskesmas sampai saat ini masih dianggap kurang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Semarang membuat program inovasi pemanfaatan teknologi yang diberi nama Layanan Puskesmas 7G (Gesit, Gak Antri, Gak Ribet, Gratis, Go Cashless, Gak Lemot, Gemati).
Program ini telah mulai diluncurkan sejak September 2019 namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui layanan Puskesmas 7G.
Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan pemanfaatan layanan Puskesmas 7G ditujukan kepada 30 kader kesehatan di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Hasil pre dan post test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pendampingan.
Setelah dilakukan kegiatan pendampingan, kader dibekali dengan berbagai media promosi yang akan disebarluaskan melalui media WhatsApp grup RT.
Diharapkan, setelah masyarakat mengetahui berbagai layanan inovasi ini, mereka mau memanfaatkan layanan-layanan tersebut dan merasakan manfaatnya.
Citra positif Puskesmas diharapkan dapat meningkat.

Related Results

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pasien BPJS Mandiri dalam Memanfaatkan Layanan Rawat Jalan di Puskesmas Batunyala
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pasien BPJS Mandiri dalam Memanfaatkan Layanan Rawat Jalan di Puskesmas Batunyala
Pelayanan yang berkualitas dalam konteks pelayanan di Puskesmas adalah memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarganya sesuai standar kualitas untuk memenuhi kebutuhan dan keing...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Wilayah Pesisir di Puskesmas Kaleroang Kabupaten Morowali
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Wilayah Pesisir di Puskesmas Kaleroang Kabupaten Morowali
Pendahuluan: Wilayah pesisir, seperti yang terjadi di Puskesmas Kaleroang, menghadapi tantangan dalam penyediaan layanan kesehatan yang optimal, yang berimbas pada rendahnya tingka...
The cyclin G-associated kinase (GAK) inhibitor SGC-GAK-1 inhibits neurite outgrowth and synapse formation
The cyclin G-associated kinase (GAK) inhibitor SGC-GAK-1 inhibits neurite outgrowth and synapse formation
AbstractProtein kinases are responsible for protein phosphorylation and are involved in important signal transduction pathways; however, a considerable number of poorly characteriz...
<b>Cashless Policy, Transaction Costs, Public Perception, and Financial Inclusion in Adamawa State, Nigeria</b>
<b>Cashless Policy, Transaction Costs, Public Perception, and Financial Inclusion in Adamawa State, Nigeria</b>
This study investigates the effects of the cashless policy on bank customers in Adamawa State, Nigeria, utilizing a sample of 356 bank staff and customers employing Structural Equa...
MANAJEMEN INOVASI PELAYANAN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PAPERLESS (SIMPLE) DI PUSKESMAS TARIK KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO
MANAJEMEN INOVASI PELAYANAN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PAPERLESS (SIMPLE) DI PUSKESMAS TARIK KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO
Pemerintah  berupaya  meningkatkan  kualitas  pelayanan  publik  melalui  inovasi  dengan  memanfaatkan  teknologi informasi dan komunikasi dalam segala bidang, termasuk bidang kes...
HOW CASHLESS PAYMENTS SUPPORT SUSTAINABLE FINANCIAL INCLUSION
HOW CASHLESS PAYMENTS SUPPORT SUSTAINABLE FINANCIAL INCLUSION
Cashless payments are emerging as an important mechanism to expand financial access, especially in the context of underserved communities. QR-based technologies and digital banking...
Evaluasi Implementasi Manajemen Puskesmas Terakreditasi Utama di Kabupaten Kampar Tahun 2020
Evaluasi Implementasi Manajemen Puskesmas Terakreditasi Utama di Kabupaten Kampar Tahun 2020
Setiap puskesmas yang ada di Indonesia memiliki tingkatan akreditasi sebagai penentu kualitas. Manajemen puskesmas merupakan suatu upaya dalam peningkatan mutu dan kualitas pelayan...

Back to Top