Javascript must be enabled to continue!
Inovasi Bio-Kompos Berbasis Tea Waste dan Agens Hayati untuk Mendukung Produksi Pucuk Teh Berkelanjutan
View through CrossRef
Produktivitas tanaman teh yang berkelanjutan memerlukan pengelolaan kesuburan tanah yang optimal dan ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah teh (tea waste) sebagai bio-kompos diperkaya agens hayati menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik serta meningkatkan produksi pucuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas bio-kompos berbasis tea waste dan agens hayati terhadap produksi pucuk teh. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk konvensional terdiri atas 0%, 50%, 75%, dan 100% dosis standar serta dosis bio-kompos tea waste terdiri atas 0, 1, 2, dan 3 ton/ha. Pengamatan dilakukan pada periode September hingga Desember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bio-kompos tea waste yang diperkaya agens hayati memberikan pengaruh nyata terhadap produksi pucuk teh pada bulan November. Kombinasi perlakuan 75% pupuk konvensional dan 1 ton ha⁻¹ bio-kompos menghasilkan peningkatan produksi pucuk sebesar 40-50% dibandingkan kontrol. Selain itu, aplikasi bio-kompos mampu mempertahankan produktivitas pucuk meskipun penggunaan pupuk anorganik dikurangi hingga 25–30%. Hal ini menunjukkan bahwa biokompos tea waste memiliki potensi sebagai inovasi pemupukan ramah lingkungan untuk mendukung efisiensi penggunaan pupuk anorganik serta meningkatkan produksi pucuk teh secara berkelanjutan.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Inovasi Bio-Kompos Berbasis Tea Waste dan Agens Hayati untuk Mendukung Produksi Pucuk Teh Berkelanjutan
Description:
Produktivitas tanaman teh yang berkelanjutan memerlukan pengelolaan kesuburan tanah yang optimal dan ramah lingkungan.
Pemanfaatan limbah teh (tea waste) sebagai bio-kompos diperkaya agens hayati menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik serta meningkatkan produksi pucuk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas bio-kompos berbasis tea waste dan agens hayati terhadap produksi pucuk teh.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk konvensional terdiri atas 0%, 50%, 75%, dan 100% dosis standar serta dosis bio-kompos tea waste terdiri atas 0, 1, 2, dan 3 ton/ha.
Pengamatan dilakukan pada periode September hingga Desember.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bio-kompos tea waste yang diperkaya agens hayati memberikan pengaruh nyata terhadap produksi pucuk teh pada bulan November.
Kombinasi perlakuan 75% pupuk konvensional dan 1 ton ha⁻¹ bio-kompos menghasilkan peningkatan produksi pucuk sebesar 40-50% dibandingkan kontrol.
Selain itu, aplikasi bio-kompos mampu mempertahankan produktivitas pucuk meskipun penggunaan pupuk anorganik dikurangi hingga 25–30%.
Hal ini menunjukkan bahwa biokompos tea waste memiliki potensi sebagai inovasi pemupukan ramah lingkungan untuk mendukung efisiensi penggunaan pupuk anorganik serta meningkatkan produksi pucuk teh secara berkelanjutan.
Related Results
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
Teh merupakan minuman yang paling populer di masyarakat. Terdapat empat jenis teh : teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh putih. Keempatnya dibedakan berdasarkan proses pengolahan....
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Teh hijau diproduksi dengan cara inaktivasi enzim polifenol oksidase pada daun teh pada suhu 90-110°C. Kualitas teh hijau dipengaruhi oleh kualitas pucuk yang digunakan untuk pengo...
EVALUASI KESESUAIAN MUTU PRODUK TEH DENGAN PERSYARATAN STANDAR NASIONAL INDONESIA
EVALUASI KESESUAIAN MUTU PRODUK TEH DENGAN PERSYARATAN STANDAR NASIONAL INDONESIA
Indonesia merupakan produsen teh terbesar ke tujuh dunia dengan total produk mencapai 125 ribu ton pada 2016 yang berkontribusi sebesar 3% dari total produksi teh dunia. Kualitas p...
Indian Tea Industry Since the 1990's
Indian Tea Industry Since the 1990's
Tea is made from the young leaves and leaf buds of the tea bush Camellia sinensis. Ancient Chinese and Japanese legends refer to a beverage made from an infusion of dried tea leave...
Mediating Effect of Tea Perception on the Relationship between Tea Amenity and Tea Life Satisfaction: A Study of University Students in Gimhae
Mediating Effect of Tea Perception on the Relationship between Tea Amenity and Tea Life Satisfaction: A Study of University Students in Gimhae
This study empirically investigated the effects of tea amenity—reflecting the environmental, cultural, social, and value characteristics of tea—and tea perception on tea life satis...
Teh Kompos dan Pemanfaatannya sebagai Sumber Hara dan Agen Ketahanan Tanaman
Teh Kompos dan Pemanfaatannya sebagai Sumber Hara dan Agen Ketahanan Tanaman
Teh kompos akhir-akhir ini menarik perhatian para peneliti dan praktisi pertanian organik karena berfungsi ganda sebagai sumber unsur hara dan sekaligus sebagai biopestisida teruta...
Studi Pembuatan Teh Celup Daun Ruku-Ruku (Ocimum tenuiflorum L.) dengan Penambahan Bubuk Jahe sebagai Minuman Penyegar
Studi Pembuatan Teh Celup Daun Ruku-Ruku (Ocimum tenuiflorum L.) dengan Penambahan Bubuk Jahe sebagai Minuman Penyegar
Abstrak :Teh celup merupakan bubuk teh yang dibungkus didalam kertas berpori-pori halus yang tahan panas. Pembuatan teh celup yaitu dengan penyortiran bahan baku, pengeringan dibaw...

