Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

METODE DAKWAH PENCAK SILAT NH PERKASYA DALAM PEMBENTUKAN MENTAL KEAGAMAAN SISWA A. WAHID HASYIM JOMBANG

View through CrossRef
Fenomena degradasi moral dan kenakalan remaja menunjukkan pentingnya pembentukan mental keagamaan melalui pendekatan yang kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis metode dakwah pencak silat NH PERKASYA dalam pembentukan mental keagamaan siswa di SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang. Objek penelitian meliputi pelatih, anggota pencak silat, dan aktivitas pembinaan spiritual dalam organisasi NH PERKASYA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dakwah yang diterapkan menggunakan pendekatan dakwah bi al-lisan dan dakwah bi al-hal melalui pemberian nasihat, keteladanan, pembiasaan ibadah, dan penguatan disiplin dalam kegiatan latihan pencak silat. Proses tersebut mampu membentuk karakter religius siswa, meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta mengurangi kecenderungan perilaku menyimpang di kalangan remaja. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa pencak silat NH PERKASYA tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga efektif sebagai media dakwah dan pembinaan mental keagamaan berbasis budaya lokal. The phenomenon of moral degradation and juvenile delinquency highlights the importance of developing students’ religious mentality through contextual and practical approaches. This study aims to analyze the da’wah methods employed by NH PERKASYA pencak silat in shaping the religious mentality of students at SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang. The subjects of this study included trainers, pencak silat members, and spiritual development activities within the NH PERKASYA organization. This research employed a qualitative approach using a field research design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed descriptively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the da’wah methods applied consisted of da’wah bi al-lisan and da’wah bi al-hal through advice, exemplary behavior, habituation of worship practices, and reinforcement of discipline during pencak silat training activities. These processes were able to develop students’ religious character, improve discipline and responsibility, and reduce tendencies toward deviant behavior among adolescents. The study concludes that NH PERKASYA pencak silat functions not only as a martial art but also as an effective medium for da’wah and religious mental development based on local cultural values.
Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Title: METODE DAKWAH PENCAK SILAT NH PERKASYA DALAM PEMBENTUKAN MENTAL KEAGAMAAN SISWA A. WAHID HASYIM JOMBANG
Description:
Fenomena degradasi moral dan kenakalan remaja menunjukkan pentingnya pembentukan mental keagamaan melalui pendekatan yang kontekstual dan aplikatif.
Penelitian ini bertujuan menganalisis metode dakwah pencak silat NH PERKASYA dalam pembentukan mental keagamaan siswa di SMA A.
Wahid Hasyim Tebuireng Jombang.
Objek penelitian meliputi pelatih, anggota pencak silat, dan aktivitas pembinaan spiritual dalam organisasi NH PERKASYA.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research).
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dakwah yang diterapkan menggunakan pendekatan dakwah bi al-lisan dan dakwah bi al-hal melalui pemberian nasihat, keteladanan, pembiasaan ibadah, dan penguatan disiplin dalam kegiatan latihan pencak silat.
Proses tersebut mampu membentuk karakter religius siswa, meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta mengurangi kecenderungan perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Peneliti dapat menyimpulkan bahwa pencak silat NH PERKASYA tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga efektif sebagai media dakwah dan pembinaan mental keagamaan berbasis budaya lokal.
The phenomenon of moral degradation and juvenile delinquency highlights the importance of developing students’ religious mentality through contextual and practical approaches.
This study aims to analyze the da’wah methods employed by NH PERKASYA pencak silat in shaping the religious mentality of students at SMA A.
Wahid Hasyim Tebuireng Jombang.
The subjects of this study included trainers, pencak silat members, and spiritual development activities within the NH PERKASYA organization.
This research employed a qualitative approach using a field research design.
Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed descriptively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The findings reveal that the da’wah methods applied consisted of da’wah bi al-lisan and da’wah bi al-hal through advice, exemplary behavior, habituation of worship practices, and reinforcement of discipline during pencak silat training activities.
These processes were able to develop students’ religious character, improve discipline and responsibility, and reduce tendencies toward deviant behavior among adolescents.
The study concludes that NH PERKASYA pencak silat functions not only as a martial art but also as an effective medium for da’wah and religious mental development based on local cultural values.

Related Results

Pembuatan Alat Bantu Latihan Reaksi Pada Pencak Silat Kategori Tanding
Pembuatan Alat Bantu Latihan Reaksi Pada Pencak Silat Kategori Tanding
ABSTRAK Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk memodifikasi media alat bantu latihan aksi reaksi pada pencak silat kategori tandding, untuk memudahkan atlit dala...
MELESTARIKAN TRADISI PENCAK SILAT BETAWI DI ERA DIGITAL
MELESTARIKAN TRADISI PENCAK SILAT BETAWI DI ERA DIGITAL
Pencak silat is one of Indonesia's original martial arts that has been recognized by the world. There are various pencak silat schools in Indonesia, one of which is Betawi’s pencak...
Kegiatan Pencak Silat sebagai Sarana Pengembangan Nilai Religius Anak Usia Dini
Kegiatan Pencak Silat sebagai Sarana Pengembangan Nilai Religius Anak Usia Dini
This research discusses the relationship between pencak silat activities and religious values in early childhood as the initial stage of introduction. The formulation of the proble...
MENANGKAL INTOLERANSI DALAM PENCAK SILAT KEBERAGAMAN BUDAYA UNTUK HARMONI SOSIAL
MENANGKAL INTOLERANSI DALAM PENCAK SILAT KEBERAGAMAN BUDAYA UNTUK HARMONI SOSIAL
Organisasi perguruan seni beladiri pencak silat adalah merupakan organisasi kemasyarakatan, yang mengajarkan ilmu beladiri juga mengajarkan cara untuk menegakkan kebenaran dan memb...
EVALUASI KEBUTUHAN SISWA SMA NEGERI BALUNG MASUK ESKTRAKURIKULER PENCAK SILAT NUR HARIAS
EVALUASI KEBUTUHAN SISWA SMA NEGERI BALUNG MASUK ESKTRAKURIKULER PENCAK SILAT NUR HARIAS
The martial art of Pencak Silat consists of two distinct words, namely "Pencak" and "Silat." In the Indonesian Dictionary (KBBI), "pencak" refers to a game (skill) used for self-de...
PENGABDIAN DAN PELATIHAN PENCAK SILAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ATLET
PENGABDIAN DAN PELATIHAN PENCAK SILAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ATLET
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2023 pukul 15.00-18.00 WIB bertempat di Aula FIKES 2 Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Peserta berjumlah 30 ...
Pelatihan Metode Latihan Pencak Silat Tradisi
Pelatihan Metode Latihan Pencak Silat Tradisi
Pencak silat merupakan kebudayaan yang harus dijaga, dilestarikan dan kembangkan. Khususnya di Sumatera Barat, kebanyakan aliran-aliran masih menggunakan sistem latihan yang tradis...

Back to Top