Javascript must be enabled to continue!
PERAN PENDAMPING PKH DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KABUPATEN DOMPU
View through CrossRef
Penelitian mengenai peran pendamping PKH dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Dompu sangat perlu untuk dilakukan, mengingat ini adalah suatu fenomena yang perlu diungkap. Selain itu, stunting merupakan isu yang sangat menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja peran pendamping PKH dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Dompu. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis kualitatif deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah dua orang yang dipilih menggunakan teknik purposive. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yang mencari pola peran yang muncul dari data wawancara yang dicari dan didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga peran pendamping PKH dalam upaya pencegahan stunting adalah peran edukatif, peran fasilitatif dan peran teknis. Peran edukatif berkaitan dengan peran pembinaan dan pemberian materi stunting pada KPM PKH. Sementara, peran fasilitatif berkenaan dengan fasiltasi pencairan bansos dan penggunaan bansos untuk keperluan keluarga. Sedangkan peran teknis adalah berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi dan menggunakan teknologi.
Yayasan Umar Abdul Gani Bima
Title: PERAN PENDAMPING PKH DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KABUPATEN DOMPU
Description:
Penelitian mengenai peran pendamping PKH dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Dompu sangat perlu untuk dilakukan, mengingat ini adalah suatu fenomena yang perlu diungkap.
Selain itu, stunting merupakan isu yang sangat menarik untuk diteliti.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja peran pendamping PKH dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Dompu.
Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis kualitatif deskriptif.
Jumlah informan dalam penelitian ini adalah dua orang yang dipilih menggunakan teknik purposive.
Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yang mencari pola peran yang muncul dari data wawancara yang dicari dan didapatkan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga peran pendamping PKH dalam upaya pencegahan stunting adalah peran edukatif, peran fasilitatif dan peran teknis.
Peran edukatif berkaitan dengan peran pembinaan dan pemberian materi stunting pada KPM PKH.
Sementara, peran fasilitatif berkenaan dengan fasiltasi pencairan bansos dan penggunaan bansos untuk keperluan keluarga.
Sedangkan peran teknis adalah berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi dan menggunakan teknologi.
Related Results
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...
Hubungan Pengetahuan Kader tentang Stunting dengan Self-Efficacy Kader Dalam Menjalankan Peran sebagai Tim Pendamping Keluarga
Hubungan Pengetahuan Kader tentang Stunting dengan Self-Efficacy Kader Dalam Menjalankan Peran sebagai Tim Pendamping Keluarga
ABSTRACT Stunting remains a public health issue in Indonesia, including in Bandung City. Family Assistance Team cadres play a key role in preventing stunting through education and ...
Peran Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Balesono Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung
Peran Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Balesono Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung
The Family Hope Program (PKH) experiences a phenomenon, such as the status of the beneficiary community is more due to the encouragement of consumerism. Thus, the beneficiary commu...
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sumatera barat mencatat tahun 2024, angka kejadian stunting 23,6% masih diatas rata-rata nasional 21,6 % dan target pemerintah sebesar 14% di ta...
Upaya Pendampingan Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Stunting Di Desa Maccinibaji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa
Upaya Pendampingan Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Stunting Di Desa Maccinibaji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa
Penelitian ini membahas mengenai Upaya Pendampingan Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Stunting di Desa Maccinibaji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Pokok permasalahan pada penel...
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting melalui Aplikasi Gosting (Get Information of Imunization and Stunting)
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting melalui Aplikasi Gosting (Get Information of Imunization and Stunting)
ABSTRAK Kecamatan Gondangrejo menjadi prioritas utama dalam prioritas desa dengan Lokus penurunan stunting pada tahun 2021 dengan prevalensi 23,59 % atau 67 balita di desa Plesunga...
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Kenaikan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Puskesmas Gunung Kaler Tangerang
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Kenaikan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Puskesmas Gunung Kaler Tangerang
ABSTRACT WHO in 2020 stated that the prevalence of stunting under five worldwide was 22 percent or as many as 149.2 million. The prevalence of stunting in Indonesia (24.4%) is bett...
Peran ayah dalam penanganan stunting: A systematic review
Peran ayah dalam penanganan stunting: A systematic review
Background: Stunting is a significant malnutrition phenomenon faced by the world, including Indonesia. Various family factors, such as inadequate access to nutritious food, low exc...

