Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Minat Baca Terhadap Kemampuan Literasi Digital

View through CrossRef
Peserta didik kelas V memiliki kemampuan berpikir kritis yang masih belum baik karena masih rendahnya kemampuan untuk menganalisa soal dan membuat kesimpulan. Salah satu permasalahannya adalah minat baca yang kurang. Peserta didik hanya membaca ketika diperintah guru. Selain itu, kemampuan peserta didik untuk menganalisis informasi dan isi yang ada dalam media digital masih kurang, sehingga dapat disebutkan kemampuan literasi digital masih perlu diperbaiki. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan berpikir kritis dan minat baca secara parsial dan simultan terhadap kemampuan literasi digital peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menerapkan penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Kecamatan Jumapolo tahun pelajaram 2023/2024 sebanyak 522 siswa. Sampel penelitian peserta didik kelas  V  SD Negeri 01 Jumapolo, SDN 01 Jatirejo, SDN 01 Kwangsan, dan SDN 01 Paseban berjumlah 81 siswa. Penentuan  sampel  secara probability  sampling dengan  jenis  cluster  random  sampling. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah kuesioner serta soal tes. Tes dan kuisioner di lakukan validitas isi dan konstruk. Teknik analisis data dilaksanakan secaa deskriptif dan korelasi Product Moment. Hasil signifikansi (2-tailed) antara kemampuan berpikir kritis dengan literasi digital adalah 0,705; signifikansi (2-tailed) antara minat baca dengan kemapuan literasi digital adalah 0,002; Nilai signifikansi (2-tailed) antara kemampuan berpikir kritis dan minat baca dengan kemampuan literasi digital adalah 0,007.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpikir kritis tidak berkorelasi dengan kemampuan literasi digital sedangkan minat baca berkorelasi dengan dengan kemampuan literasi digital. Selain itu berpikir kritis secara bersama-sama dengan minat baca berkorelasi dengan kemampuan literasi  digital.
Title: Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Minat Baca Terhadap Kemampuan Literasi Digital
Description:
Peserta didik kelas V memiliki kemampuan berpikir kritis yang masih belum baik karena masih rendahnya kemampuan untuk menganalisa soal dan membuat kesimpulan.
Salah satu permasalahannya adalah minat baca yang kurang.
Peserta didik hanya membaca ketika diperintah guru.
Selain itu, kemampuan peserta didik untuk menganalisis informasi dan isi yang ada dalam media digital masih kurang, sehingga dapat disebutkan kemampuan literasi digital masih perlu diperbaiki.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan berpikir kritis dan minat baca secara parsial dan simultan terhadap kemampuan literasi digital peserta didik.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menerapkan penelitian korelasional.
Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Kecamatan Jumapolo tahun pelajaram 2023/2024 sebanyak 522 siswa.
Sampel penelitian peserta didik kelas  V  SD Negeri 01 Jumapolo, SDN 01 Jatirejo, SDN 01 Kwangsan, dan SDN 01 Paseban berjumlah 81 siswa.
Penentuan  sampel  secara probability  sampling dengan  jenis  cluster  random  sampling.
Instrumen untuk mengumpulkan data adalah kuesioner serta soal tes.
Tes dan kuisioner di lakukan validitas isi dan konstruk.
Teknik analisis data dilaksanakan secaa deskriptif dan korelasi Product Moment.
Hasil signifikansi (2-tailed) antara kemampuan berpikir kritis dengan literasi digital adalah 0,705; signifikansi (2-tailed) antara minat baca dengan kemapuan literasi digital adalah 0,002; Nilai signifikansi (2-tailed) antara kemampuan berpikir kritis dan minat baca dengan kemampuan literasi digital adalah 0,007.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpikir kritis tidak berkorelasi dengan kemampuan literasi digital sedangkan minat baca berkorelasi dengan dengan kemampuan literasi digital.
Selain itu berpikir kritis secara bersama-sama dengan minat baca berkorelasi dengan kemampuan literasi  digital.

Related Results

Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan bertanya pada siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia disebabkan oleh pembelajaran yang masih terpusat pada guru, kurang bervariasi, dan b...
Pengaruh Literasi Digital terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik
Pengaruh Literasi Digital terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi d...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN : A LITERATUR REVIEW
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN : A LITERATUR REVIEW
Berpikir kritis merupakan keterampilan fundamental yang harus dimiliki oleh perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Beberapa faktor memiliki pengaruh signifikan terhadap keter...
Berpikir Kritis Untuk Meningkatkan Pola Kesehatan Klien
Berpikir Kritis Untuk Meningkatkan Pola Kesehatan Klien
Berpikir kritis merupakan konsep dasar berpikir yang membahas tentang komponen berpikir kritis dalam keperawatan yang didalamnya dipelajari defenisi,elemen berpikir kritis,model be...
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DITINJAU DARI PENYELESAIAN SOAL LITERASI NUMERASI
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DITINJAU DARI PENYELESAIAN SOAL LITERASI NUMERASI
Penelitian ini mencari tahu bagaimana keterkaitan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi. Melihat seperti apa kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyel...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...

Back to Top